Kandas

Kandas
Janji


__ADS_3

Aku tidak tahu harus berbuat apa saat itu. Bisa dikatakan hubungan yang ku jalani dengan Dika begitu rumit. Bahkan aku tidak tahu akhir hubungan ini seperti apa nantinya. Bagaimana tanggapam keluarga ku bila mereka tahu tentang keluarga Dika yang seperti ini ?. Apa yang harus ku lakukan agar keluarga ku menyetujui hubungan kami ?. Mama yang sering menentang hubungan kami membuat aku selalu berusaha agar hubungan ini berjalan dengan baik. Aku tidak bisa menjauhkan diriku pada Dika bahkan dengan kata lain aku tidak mau berpisah dengan Dika. Dika pun tahu akan hal itu, aku yang memujanya bahkan selalu ingin berada di dekatnya membuat Dika terkadang merasa lucu akan tingkah ku. Aku berharap semua akan baik-baik saja, tapi nyatanya tidak. Saat adek Dika menikah terlebih dahulu, orangtua ku tidak mengetahui hal itu, dan itu adalah hal yang membuat aku selamat. Tapi saat Ibu Dika akan menikah lagi. dan orangtuaku mengetahui hal itu. Maka semua akan buyar begitu saja. Aku menjadi berfikir bagaimana selanjutnya dan apa yang harus ku lakukan.


Melarang hubungan Ibu ??


Jika aku bisa, maka pasti akan ku lakukan. Tapi ini bukan keluarga ku. Aku tidak punya hak akan hal itu, bahkan aku hanyalah ornag yang datang dalam kehidupan anaknya yang di pertemukan dengan keluarganya. Aku yang berpura-pura mendukung Ibu untuk menikah lagi adalah kemunafikan ku sendiri. Kehidupan Dika tanpa sosok seorang ayah telah dirasakan saat beranjak remaja.Begitu juga dengan adek-adek Dika saat itu, mereka hanya mendapat kasih sayang dari seorang ibu. Aku bisa tahu bagaimana bahagianya adek-adek Dika ketika seorang lelaki dewasa akan memasuki kehidupan mereka yang akan dipanggil ayah dalam keluarga kecil itu. Aku tahu kenapa Ibu memiliki keinginan untuk menikah kembali. Keluarga tanpa adanya sosok ayah di rumah, akan terus terasa sepi walau semua penuh canda tawa. Mereka tidak merasakan bagaimana sosok seorang ayah yang marah karena tingkah kita, atau bahkan saat ayah memanjakan putrinya. Aku tahu akan hal itu dan karena itulah aku mendukung pernikahan ini.

__ADS_1


Ibu yang menahan segalanya seorang diri, pada akhirnya membutuhkan topangan untuk melanjutkan hidup. Dan keputusan itu telah ditentukan dimasa depan. Aku pun seotang wanita begitu juga dengan Ibu. Aku tahu apa yang dirasakan seorang wanita ketika dia mengalami hal berat, tapi tidak tahu harus berbagi dengan siapa. Itu adalah hal yang tersulit, dan karena itu aku berusaha membujuk Dika agar bisa menerima keputusan ibu. Berat sudah pasti, karena dia bukanlah ayah kandung. Tapi kebahagiaan ibu juga adalah hal terpenting. Aku memang egois, aku mengatakan kepada Dika untuk tidak melarang Ibu menikah lagi, tapi aku juga tidak ingin Ibu melangsungkan pernikahan itu. Semua dilema kembali ku jalani, melihat hal ini telah terjadi, akhirnya aku memutuskan untuk melepaskan Dika. Karena semua akan semakin sulit untuk ku jalani bersama dia.


Yah.... awalnya aku berpikir begitu, tapi nyatanya aku tidak bisa. Dika yang selalu datang padaku ketika dia memiliki masalah, membuat aku selalu luluh akan dirinya. Dika yang terdiam seorang diri membuat aku berusaha untuk memberinya semangat. Bahkan saat aku ingin mengakhiri semua ini, Dika datang padaku sambil bersandar di pundakku


"Jangan tinggalkan aku, cukup keluargaku yang meninggalkan aku. Kamu jangan, hanya kamu yang aku punya saat ini" kata Dika

__ADS_1


"Aaahhh kembali pada hari yang melelahkan" kataku dalam hati


Saat itu juga aku pun melihatnya dan berkata


"Yakinlah, sampai kapan pun aku tidak akan meninggalkanmu dan itu janjiku. Takutnya kamu lagi yang ninggalkan aku" kata ku balik

__ADS_1


"Aku tidak akan meninggalkan mu, karena bagiku kamu adalah malaikatku" kata Dika


Aku hanya bisa terdiam mendengar hal itu. Semua rencanaku pada akhirnya gagal untuk dilakukan.


__ADS_2