Kandas

Kandas
Ungkapan yang tulus


__ADS_3

Beberapa hari kemudian....


Aku menyibukkan diriku dengan pergi mendaftarkan perkuliahan ku. Aku sibuk mengurus hal-hal yang di perlukan untuk berangkat saat itu. Aku merapikan bajuku dalam koper dan berfikir semua akan baik-baik saja. Nada handphone berbunyi kembali dan aku tidak memperdulikannya saat itu. Hingga handphone yang terus berbunyi membuatku kesal dan langsung mengangkatnya


"Halo" kataku


"Kenapa ksu jahat sama ku?" kata seseorang


"Ha ? maksudnya ?" kataku dengan heran, dengan cepat aku langsung melihat nama yag menghubungi ku


"Dika"


"Apa salah ku" kata Dika


"Kau gak salah apa-apa" kataku


"Asal kamu tahu ya Vita, si Dika itu sayang bangat sama mu" kata Dika


Mendengar hal itu, aku hanya tertawa sendiri


(Ahh.... dia mabuk lagi ya, tapi dia imut juga kalau mabuk ya) kataku dalam hati


"Kau dengar gak, Dika sayang bangat sama mu" kata Dika


"Iya...iya aku tahu kalau dia sayang aku" kataku

__ADS_1


"Jangan sakiti dia lagi ya" kata Dika


"Iya, dan maaf ya, aku memang salah" kataku


"Bagus, nanti aku sampaikan sama dia" kata Dika


Aku hanya senyum-senyum sendiri mendegar apa yang di katakan saat itu. Karena itu adalah hal yang menggemaskan bagi ku. Lalu panggilan itu pun di akhiri. Aku tidak menghubunginya lagi begitu juga dengan nya. Tapi malam ini akhirnya aku sadar bahwa dia benar-benar menyayangiku. Dan saat itulah aku akan berusaha menjadi seorang yang berarti untuknya.Aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku akan selalu menyayangi nya dan tidak akan berpaling darinya.


Besok paginya. aku berangkat ke tempat dimana aku akan melaksanakan kuliahku selama empat tahun. Lalu notif pesan pun datang


*Pesan Singkat*


"Hati-hati ya disana" kata Dika


"Bagus-bagus kuliahnya nanti ya" kata Dika kembali


"Iya, kamu juga baik-baik ya di pulau seberang" kataku


"Baiklah" kata Dika


"Apa kau ingat apa yang kau katakan pada ku semalam ?" tanya ku


Notif pesan tak berbunyi lagi...


Saat itu aku hanya senyum-senyum sendiri mengingatnya, bagaimana dia mengatakan hal itu pada ku. Apakah dia lupa ? Atau dia ingin menghindari, ntahlah tapi sampai saat ini aku masih mengingat kata-kata itu. Karena kelamaan menunggu pesan darinya, aku pun tertidur.

__ADS_1


Sesampainya di tempat aku akan tinggal, aku memberesin segalanya baik koperku maupun baju-bajuku. Setelah semua selesai, aku kembali melihat hndphone ku dan mendapati satu pesan


*Pesan singkat*


"Jangan bahas itu lagi" balas Dika


" Kenapa ? Lucu tahu" jawabku


"Udah deh, anggap aja angin berlalu" kata Dika


"Ihhh.... enak aja, itu ungkapan dari seseorang untukku tahu" kataku


"Ungkapan apa" kata Dika


"Ungkapan dari seseorang yang berarti untukku, dan tentu saja itu tidak akan ku lupakan" kataku


"Terserah kamu deh. oh iya udah sampai?" kata Dika


"Udah dong, ini lagi istirahat" kataku


"Baguslah" kata Dika


Aku pun begitu bahagia saat itu, karena bagiku itu adalah ungkapan yang begitu tulus untukku. Dan aku berharap kata-kata itu akan selalu ku dengar dari dirinya dimana pun dan kapan pun. Karena itu adalah keinginanku, keinginan untuk bersama walau rintangan akan selalu ada tapi aku percaya bahwa dia juga akan memberikan hal yang terbaik untuk hubungan ini....


Dan aku menantikannya.....

__ADS_1


__ADS_2