Kandas

Kandas
Hari yang indah


__ADS_3

Setelah beberapa minggu kemudian, Dika menghubungiku saat aku berada di kelas. Dengan cepat aku langsung permisi keluar ruangan.


"Halo, ada apa ?" kataku


"Pulang kampus aku jemput ya" kata Dika


"Kirain ada apa, kan bisa di chat" kataku


"Udah deh pokoknya kabari aja ya" kata Dika yang langsung mengakhiri telponan saat itu.


Aku hanya bisa tersenyum dengan tingkah Dika yang seperti itu. Setelah perkuliahan selesai, dengan cepat aku langsung menghubungi Dika.


"Aku sudah pulang, ku tunggu ditempat biasa ya" kataku sambil mengakhiri telponan itu.


Sambil berjalan di tempat biasa, aku dan teman-teman membeli makanan dikarenakan lapar yang sudah melanda. Karena memesan terlalu banyak, membuat aku pun belum berada di tempat biasa, sedangkan Dika sudah berada disana


"Dimana sih ?. Aku bosan ini" kata Dika


"Ah, iya..iya aku datang" kataku


Dengan cepat aku langsung menghampiri Dika yang sudah mulai kepanasan saat itu.


"Maaf ya" kataku


"Udah deh, cepat naik" kata Dika dengan nada kesal


Aku pun menurut saja tanpa mengatakan apa-apa saat itu. Sesampainya disana, Dika langsung memberiku sebuah kertas. Aku yang membacanya tidak paham saat itu dan langsung bertanya padanya

__ADS_1


"Ini apa ?" kataku


"Masa sih kamu gak tahu itu apa ?" kata Dika


"Yah ini memang email, tapi untuk apa ?" kataku


"Kirim lamaranku ke email itu" kata Dika


"Ha kok aku yang kirim ?" kataku lagi


"Kamu kan bisa kirim pake laptop, sekalian buat lamaran ku sama berkas-berkas yang dibutuhkan. Kalau gak ada minta sama adek" kata Dika yang menjelaskan padaku


"Mang ini kerja dimana ?" kataku


"Di hotel, ada keluarga yang kasih" kata Dika


"Oke, istirahat aja kalau gitu" kata Dika yang langsung pergi fan meninggalkan aku


Aku yang benar-benar lelah akhirnya tertidur saat itu, tanpa memikirkan hal lain. Hingga waktu yang berjalan begitu cepat membuat aku kesorean untuk pulang.


"Vit, ayo bangun" kata Dika yang berusaha membangunkan aku


"Hhmmm... sebentar lagi" kataku yang masih menutup mata


"Ini udah jam berapa, nanti kamu kemalaman pulang nya ?" kata Dika


Aku pun terbangun saat itu juga dan melihat Dika yang duduk disampingku dan dengan cepat aku memeluknya.

__ADS_1


"Hem, ada apa dengan mu" kata Dika


"Kenapa menanyakan alasan yang sudah tahu jawabannya" kataku


"Mang apa jawaban yang ingin kamu sampaikan" kata Dika


Mendengar perkataan Dika yang seperti itu membuat aku jengkel, aku yang melepaskan pelukan itu membuat Dika langsung menarik tangan ku


"Itu saja kamu sudah marah?" tanya Dika yang memegang kedua tanganku dan menaruh tangan ku kembali pada pelukan


"Habisnya kamu nyebelin" kataku


"Bukankah panggilan itu sesuai dengan namaku di kontak mu ?" Dika yang langsung melihatku


"Ah... Kenapa emangnya ?" kataku dengan terkejut


"Tidak apa sih" kata Dika yang masih melihatku


"Jangan lihat aku seperti itu" kataku yang menarik tangan ku dari genggamannya


"Kenapa ? Apa ada yang salah ?" kata Dika yang dengan kuat menarik tangan ku kembali


"Tentu saja salah" kataku


"Dimananya salah? kamu kan pacarku, jadi tidak ada yang bisa larang kan ?" kata Dika yang masih melihatku


Mendengar hal itu membuat aku terdiam, lalu dengan cepat ku balas tatapan yang begitu hangat dan lembut itu. Hingga tiba-tiba Dika kembali mencium keningku. Aku hanya bisa tersenyum dengan tingkahnya yang menggemaskan....

__ADS_1


__ADS_2