
Aku berangkat bersama teman ku ke tempat magang yang akan aku jalani selama 3 bulan. Dan aku berharap aku bisa melupakan masalah yang saat ini aku hadapi. Aku pergi tanpa mengatakan apa-apa pada Dika. Karena bagiku dia sudah tidak penting lagi. Aku sudah berusaha membuang perasaan ku untuknya. Karena bagiku itu adalah jalan terbaik dengan hubungan yang memuakkan ini. Aku berangkat dengan santai nya seperti tidak ada kendala sama sekali dan jelas saja itu membuat ku nyaman.
Selama di stasiun, aku selalu melihat handphone, dimana walau aku bertekad untuk melupakannya tetap saja aku selalu kepikiran akan dirinya. Aku berharap Dika menghubungiku dan menanyakan aku ada dimana dan sedang apa. Tapi nyatanya tidak seperti itu, sepi dan tenang. Hingga akhirnya aku harus naik ke bus. Aku dengan sedikit kecewa, naik ke bus dan mencari tempat duduk.
Setelah ketemu, aku duduk dan melihat sekeliling. Yah harapan apa yang ku nanti, aku yang tidak mengabarinya, aku yang pergi tanpa mengatakan apa-apa padanya. Lalu kenapa aku harus merasa kecewa. Saat itu juga kendaraan kami melaju ke jalan yang akan ku tempuh selama 4 jam. Cukup jauh dan cukup melelahkan, tapi dengan jarak yang sejauh itu, aku akan dengan mudah melangkah tanpa ada hadirnya dalam hidupku.
__ADS_1
Selama diperjalanan, aku asik melihat lingkungan yang belum pernah aku jalani. Hingga akhirnya aku tertidur sejenak. Aku tidak tahu apa yang terjadi setelah tertidur, tapi yang pasti aku sedang berusaha menenangkan pikiran ku untuk bisa melepaskan segalanya. Aku berharap di tempat baru ini, walau hanya sebentar aku berharap aku sudah bisa melepaskan dirinya, bahkan aku ingin melupakannya. Yah itu adalah tekad ku yang tinggi.. Semua akan baik-baik saja.
***
Tapi dari pagi sampai saat ini bahkan tidak ada. Yah mau tidak mau aku hanya terdiam sendiri dan kembali tertidur pada dunia yang sepi. Hingga suasana menunjukkan sore hari, aku dengan cepat bangun dan langsung mandi. Karena aku harus keluar untuk mencari makan pastinya.
__ADS_1
Aku keluar dengan udara yang berbeda dengan tempatku, ditempatku suhu disana adalah panas, sedangkan disini aku harus menggunakan selimut, dan biasanya aku tidak menggunakan jaket. Tapi udara disini yang dingin mewajibkan aku memakia jaket. Aku melangkahkan kaki ku dengan suasana baru, menikmati setiap Langkah dengan ditemani music yang sedang berputar di telinga ku.
Bukan kah itu adalah hal yang menyenangkan bagiku yang sendiri untuk menenangkan pikiran yang sudah acak-acakkan ?. Aku yang melihat sekitar, merasakan perbedaan yang sangat jauh pastinya dari sebuah kota berada di perkampungan. Suasana dimana aku hanya biasanya melihat rumah-rumah dan perkantoran, bahkan banyak kendaraan yang membuat aku merasa sesak, kini merasa nyaman karena ditempat ini lebih banyak tumbuhan hijau yang menyegarkan bahkan kendaraan disini pun bisa dikatakan sedikit.
Aku menikmati yang saat ini aku rasakan. Walau sebenarnya untuk magangku masih tinggal 3 hari lagi, tapi dengan kedatangan ku yang dari awal membuat aku merasa tenang.
__ADS_1