
Lambat laun Dika semakin terbiasa meminta uang pada ku. tanpa berpikir panjang aku selalu memberi padanya. Aku yang sudah terlalu mencintai Dika menghabiskan tabunganku untuknya. Karena bagiku, dia akan selalu ada padaku tanpa berpikir bagaimana selanjutnya. Namun pada akhirnya Dika datang dan memberi kabar padaku disaat Dika hanya meminta bantuan padaku. Tapi setelah itu Dika seperti lupa denganku yang menanti dari kejauhan. Dan semakin lama perasaan ku untuknya tidak pernah berubah. Mungkin bagi mereka yang mengetahui keadaan ku. menganggap bahwa aku adalah wanita terbodoh akan hubungan yang seperti ini. Tapi jujur saja. rasa itu tidak bisa aku hindari bahkan rasa itu semakin lama semakin dalam walaupun Dika memperlakukan aku seperti ini.
****
Awal bulan november adalah hari ulang tahun ku dan akhir bulan november adalah hari jadian kami. Dika yang mengetahui hari ulang tahun ku, telah menyiapkan kado padaku. Tentu saja aku bahagia karena Dika masih menyempatkan waktunya padaku walau hanya memberi kado tanpa ada sebuah kue, tapi bagiku itu adalah hal yang berharga. Dika pun mengirim pesan padaku saat itu.
"Pesan Singkat"
"Kamu dimana ?" kata Dika
"Ini di rumah teman yang dekat dengan tempat mu" kataku
"Tunggu sebentar disitu ya ?" kata Dika
Aku yang membaca pesan itu tidak membalas kembali. Dan yang ku lakukan hanyalah menunggu kedatangannya, hingga bunyi klakson pun terdengar dari luar ruangan. Dengan cepat aku menghampiri suara itu dan melihat Dika yang melihat sekeliling daerah itu.
"Ada apa ?" kata ku
"Ini, maaf ya aku hanya bisa kasih ini" kata Dika
__ADS_1
"Apa ini ?" kataku berpura-pura
"Sok gak tahu dia" kata Dika tertawa
"Hahha, ya deh" kataku tersenyum
"Sini tangan kamu " kata Dika
Aku pun menyodorkan tangan ku, dan Dika memegang tangan ku sambil berkata
"Selamat ulang tahun ya, semoga yang terbaik untukmu" kata Dika padaku
Aku hanya tersenyum dengan kata-kata Dika. Setelah beberapa menit bersama, Dika langsung pamit dariku. Jujur saja aku ingin Dika menemaniku menghabiskan waktu untuk mengakhiri hari kelahiran ku, tapi Dika yang sibuk dengan pekerjaannya membuat kami hanya sebentar bertemu. Aku melihat Dika semakin jauh, dan akhirnya aku hanya menghela napas dengan keadaan.
(Aaahh sebuah surat ternyata) kataku dalam hati
Ku buka dengan berlahan dengan detak jantung yang tak karuan.
*Surat*
__ADS_1
Hari ini adalah hari dimana seorang wanita yang ku cintai telah lahir didunia ini. Selamat ulang tahun sayang, semoga di ulang tahun ini sehat selalu semakin dewasa.
Ingatlah ini aku akan menepati semua janji yang pernah aku katakan pada mu. Percayalah pada ku
Aku yang membaca kata demi kata begitu bahagia dengan apa yang disampaikan Dika padaku. Karena ini kedua kalinya Dika memberikan ku sebuah surat. Surat yang akan menjadi bukti akan hubungan yang kami jalani. Aku benar-benar semakin mencintai Dika yang ternyata juga menyayangi ku.
Setelah aku mencoba gaun yang di beri Dika. aku pun pulang. Dalam perjalanan pulang pun aku masih saja senyum-senyum. Lalu mengirim pesan pada Dika
*Pesan singkat*
"Terima kasih untuk kadonya" kataku
"Kamu udah buka ?" kata Dika
"Udah kok dan juga sebuah surat" kataku
"Jangan ngejek deh" kata Dika
"Hahaha aku sayang kamu" kataku mengakhiri pesan dati Dika
__ADS_1
"Aku juga sayang kamu" kata Dika
Ulang tahun yang benar-benar membahagiakan walau pun hanya sederhana bagiku.