Kandas

Kandas
Kepastian


__ADS_3

Aku yang sibuk dengan dunia perkuliahan membuat aku dan Dika saling tidak memberi kabar. Hingga suatu saat aku mendapat kabar bahwa Dika kembali ke pulau seberang tanpa memberitahuku. Jelas saja aku marah, tapi semua sudah diluar kendali. Seandainya Dika memberitahuku mungkin aku akan mengantarnya. namun nyatanya Dika malah pergi sendiri tanpa mengatakan apa-apa padaku. Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik padanya. Jujur saja, aku bingung dengan hubungan kami, tidak ada kata putus atau kata pacaran, tapi rindu dan kecewa masih melekat dalam pikiran. Ingin ku minta penjelasan dari Dika tapi nyatanya dia selalu menghindar.


Hingga akhirnya masuk perkuliahan untuk semester baru. saat itu akuendapat notif dari Dika


*Pesan singkat*


"Semangat ya kuliahnya. aku mendukung mu walau jauh" kata Dika


"Kamu juga ya semangat kerjanya" kataku dengan membalas cepat


"Semoga betah disini bersama mereka" kata Dika


"Mereka ? Maksudnya siapa ?" kataku dengan heran


"Tentu saja Joel dan Putra" kata Dika


"Ha ? Kalian kok bisa sama ?" kataku


"Mereka kan bekerja di tempat kerja ku juga, makanya kami sama-sama berangkat waktu itu" kata Dika menjelaskan


"Ah... begitu ya... Semangat deh untuk kalian ya" kataku


"Baiklah, aku kerja dulu ya " kata Dika

__ADS_1


Heran sudah pasti, bagaimana bisa mereka melakukan hal ini tanpa pemberitahuan apa-apa padaku. Ditambah lagi Dika dan Putra memiliki salah paham, apakah mereka sudah baikan, tapi kenapa mereka tidak mrmberitahuku ?. Semua pertanyaan yang tidak ada jawabannya membuatku pusing sendiri. Ingin bertanya juga aku tidak tahu harus kemana. Tapi rasa penasaran ku membuatku selalu ingin mencari tahu. Aku yang ingin mencari tahu dari Joel, akhirnya memberi pesan singkat padanya


*Pesan singkat*


"Joel sibuk gak ?" tanya ku


"Wes tumben amat nih, ada apa?" tanya Joel kembali


"Ah... pertanyaan ku gak di jawab malah di tanya balik, gimana sih" kataku


"Enggak sih, mang kenapa?" kata Joel


"Lagi sama siapa sekarang?" kataku


"Ini sama Putra dan pacar mu" kata Joel


"Halo" kataku


"Kenapa tanya Joel daripada aku?" tanya Dika


"Ah... itu ku pikir kamu kerja ?" kataku mencari alasan


"Tapi aku kan pacarmu" kata Dika

__ADS_1


Mendengar hal itu tentu saja aku bahagia, ternyata aku dan Dika masih memiliki hubungan. Walau begitu aku pura-pura marah padanya


"Pacar ? Kalau aku pacarmu, kenapa kamu gak kasih tahu aku kalau kalian satu tempat tinggal?" kataku


"Oh itu karena mereka belum tahu tempat, makanya aku dan mereka sama" kata Dika


"Alasan, bilang aja biar kalian buat masalah lagi" kataku


"Masalah apa ? Kayaknya gak tuh... Udah deh jangan aneh-aneh bahasnya" kata Dika


"Ya lah tuh... Oh iya kalian gak kerja ?" kataku


"Besok pagi kerjanya, kalau sekarang gak soalnya kami besok masuk malam" kata Dika


"Oh pantasan kalian ribut disana" kataku mengejek


"Yah mau gimana lagi, kalau kami gabung memang pada rusuh semua" kata Dika


"Vit, mau gabung gak ?" kata seseorng yang berteriak di telepon


"Siapa itu ?" tanya ku


"Itu Joel " kata Dika dengan singkat

__ADS_1


"Entah apalah kalian ya" kataku dengan nada ketawa.


Yah malam itu merupakan malam yang begitu panjang untukku, karena akhirnya aku mendapat kabar darinya begiut juga dengan hubungan kami. Hubungan yang kini akhirnya berjalan kembali. Walau banyak halangan tapi hubungan itu ternyata masih bertahan di antara sikap kami yang tidak mau mengalah


__ADS_2