LAHIRNYA PENDEKAR NAGA

LAHIRNYA PENDEKAR NAGA
170 - Bentang Alam Ilusi


__ADS_3

Kemampuan Chu Kai yang bisa melihat warna energi spiritual membuatnya tahu bahwa dua sosok di hadapannya bukanlah manusia biasa. Jika saja bukan karena bantuan Wei Shezi yang menyembunyikan usia tulangnya, maka dapat dipastikan dia akan dalam masalah sekarang.


Di samping itu, meski kedua subjek ini memiliki kekuatan yang luar biasa, namun sifat mereka masih agak kekanakan. Apalagi jika melihat dari pria dengan riasan aneh di wajahnya itu.


"Kau menyebutkan nama samaran, untuk apa melakukan itu?" Xiao Shuxiang buka suara dan membuat Chu Kai menatapnya.


Dengan ramah, Chu Kai berkata. "Bukankah kalian juga memakai nama samaran. Jadi kulakukan hal yang sama,"


"Nama yang kusebutkan asli, berbeda dengan orang ini. Dia sangat pandai berbohong dan sering memalsukan identitasnya,"


"Itu untuk melindungi diri," pemuda dengan riasan aneh di wajahnya itu protes pada ucapan Xiao Shuxiang yang duduk di sampingnya.


Chu Kai mengangguk pelan, "Memakai nama samaran juga bagus. Bisa mencegah hal yang tidak diinginkan, itu adalah pilihan yang tepat."


Chu Kai kembali berkata. Dia menatap Xiao Shuxiang dan mulai memperkenalkan dirinya. "Namaku Kai, roh yang ditarik ke tempat ini karena orang di sampingmu."


!!!


Kedua pemuda yang ada di hadapan Chu Kai terlihat terkejut dan saling menatap satu sama lain. Subjek dengan riasan aneh di wajahnya yang disebut sebagai Bocah Pengemis Gila oleh Xiao Shuxiang itu menunjuk dirinya sendiri.


"A-aku?" Bocah Pengemis Gila tidak menyangka akan mendengar hal tersebut.


Chu Kai mengetahui keterkejutan subjek di hadapannya. Dia pun berkata, "Teknik Pernapasan Naga. Bukankah itu mengagumkan? Aku hanya tidak percaya bahwa teknik pernapasan itu bisa dipakai oleh orang aneh sepertimu. Serius, apa kau keluar rumah dengan tepung roti di wajahmu?"


Xiao Shuxiang terlihat menyenggol pemuda di sampingnya dan berkata, "Kurasa sekarang kau bertemu leluhurmu. Cepatlah bersujud dan memberinya hormat,"


Chu Kai berkedip. Dia mendengus dan berujar, "Kau ini bicara apa? Aku masih hidup tapi memang lebih tua sedikit daripada dia,"


Bisa melihat reaksi kaget dari kedua sosok di depannya ini membuat Chu Kai senang di dalam hati. Dia sudah sering memperhatikan sosok Wei Zhang Zihan yang penuh wibawa sehingga cukup mudah menirunya.


"Mereka berdua monster, tapi sangat payah. Bukankah begitu?" Chu Kai membatin dan tentu dia bicara dengan Wei Shezi.


Suara dari siluman ular kalajengking itu terdengar. Wei Shezi berkata, "Kau juga sama seperti mereka. Apa kau tidak sadar diri bahwa bakatmu juga sebanding dengan monster, huh?!"


Chu Kai bernapas pelan. Dia menatap Xiao Shuxiang dan Bocah Pengemis Gila sebelum berujar pelan. Dia berkata, "Iblis Mimpi sekarang ini sedang meningkatkan praktiknya. Dia membuat bentang alam mimpi sebagai perlindungan diri dan menarik pendekar yang praktiknya berada di tingkatan tertentu,"

__ADS_1


Chu Kai meminum kembali teh di cawan keramik miliknya dan melanjutkan, "Jika aku yang ditarik kemari maka itu adalah hal yang sangat normal. Tapi aku heran sebab kalian yang praktiknya masih berada di tingkatan belalang sembah ini kenapa bisa sampai kemari?"


"Bukankah ucapanmu itu keterlaluan untuk mereka yang lebih kuat darimu?" suara Wei Shezi terdengar di kepala Chu Kai.


"Hmph, kau baru tahu? Dalam hal bersilat lidah, tidak ada yang lebih ahli selain seorang pelayan kedai."


"Astaga, kau-"


"Belalang apa kau bilang?!"


Chu Kai tersentak ketika kedua pemuda di hadapannya berseru. Dia melihat bahwa kedua subjek ini terlibat kesal karena mendengar ucapannya barusan.


"Belalang sembah apa maksudmu? Kau mau mati?" Xiao Shuxiang membentak dan membuat Chu Kai berkedip.


Pemuda bermata hijau alami itu tersenyum, tatapan matanya berubah serius dan energi spiritual yang besar keluar dari tubuhnya, bersamaan ketika ia buka suara.


"Kalian bahkan tidak bisa memakai energi spiritual di tempat ini. Bagaimana bisa melawanku?"


!!!


Tindakan Chu Kai yang mengeluarkan aura pendekar naganya, apalagi aura itu sampai membentuk kepala makhluk raksasa membuat kedua pemuda di hadapannya terkejut bukan main.


"Apa.... Kau mengenalnya?" Xiao Shuxiang tanpa sadar menahan napas, suaranya pelan ketika menyenggol pemuda di sampingnya.


"Dia ini..." Bocah Pengemis Gila terlihat berpikir. Dia mengusap-usap dagunya dan Chu Kai sadar benar diperhatikan dengan sangat serius.


"Bocah Pengemis Gila, bagaimana?" Xiao Shuxiang penasaran, bahkan terlihat tidak sabar.


Bocah Pengemis Gila menatap Chu Kai dan dengan serius berkata, "Apa mungkin kau adalah.... Salah satu pelanggan yang pernah memakai jasaku?"


Chu Kai mengerutkan kening, nampak merasa heran. Bahkan sebelum ia kembali buka suara, pemuda dengan riasan wajah itu melanjutkan.


Bocah Pengemis Gila berkata, "Apa kita dahulu pernah mempunyai hubungan yang sangat dekat? Misalnya bertukar beberapa kenangan di tempat tidur bersama?"


!!!

__ADS_1


Xiao Shuxiang tersedak hingga terbatuk. Di sisi lain, Chu Kai sendiri syok dengan apa yang ia dengar barusan.


Chu Kai buka suara, "Apa maksudmu? Aku ini pria normal dan sangat menyukai perempuan. Kau pikir dengan wajah penuh tepung seperti itu bisa menggoyahkan hatiku?"


Chu Kai dalam hati menghela napas, "Tidak tahu malu. Pemuda ini sangat menggelikan. Serius, Wei Shezi. Apakah dia pendekar yang mewarisi Teknik Pernapasan Naga? Aduh... Kepalaku jadi sakit,"


"Aku rasa... Inilah alasan mengapa dia disebut sebagai Bocah Pengemis Gila. Dia memang jenis orang yang tidak normal,"


"Bocah Pengemis Gila, bisakah kau serius sedikit?" Xiao Shuxiang kelas dan spontan menjitak kepala subjek di sampingnya.


Sambil meringis dan dengan ekspresi wajah yang cemberut, Bocah Pengemis Gila pun berkata. "Kau pikir aku bercanda? Aku tidak mengenalnya, tapi orang ini baru saja membahas Teknik Pernapasan Naga. Ja-jadi kupikir dia mungkin salah satu pelanggan yang berbagi kisah di tempat tidur denganku,"


"Tidak tahu malu," Xiao Shuxiang menatap pemuda di sampingnya dan dengan sinis berkata, "Bisakah kau tidak mesum dengan seorang pria? Ada banyak wanita cantik di luar sana. Bersikaplah seperti layaknya pria yang normal, oke?"


"Tidak bisa. Aku kan orang gila,"


"Kau menyebalkan!"


Chu Kai melihat kedua pemuda di depannya terus mendebat dan ia pun menggeleng pelan. Dia pun mendengar suara Wei Shezi dari dalam kepalanya.


"Sikap mereka yang begitu kekanakan ini... Bukankah patut dicurigai?"


"Aku juga memikirkan hal yang sama," Chu Kai menarik napas, "Bila diperhatikan baik-baik... Kedua orang ini tidak begitu asing bagiku. Tapi mungkin itu disebabkan dengan Teknik Pernapasan Naga dan juga pedang pusaka itu."


Chu Kai memegang cawan keramik miliknya dan dengan tenang berkata, "Wei Shezi. Aku punya rencana,"


"Apa yang sedang kau pikirkan?"


"Musuhku tidak hanya Sekte Bulan Mati dan anggota mereka yang disebut Pilar Bulan, tetapi juga makhluk dari klan kuno seperti yang pernah kau katakan."


"Kai, jangan bilang kau..."


"Aku membutuhkan kekuatan mereka. Kedua pemuda ini... Bisa menolongku,"


"Tapi apa kau yakin mereka akan melakukannya?" Wei Shezi berkata, "Kau harus tahu bahwa meskipun dua pemuda ini sedikit kekanakan, namun mereka bukanlah sosok yang mudah dimanfaatkan. Karena sifat mereka, keduanya menjadi sulit diprediksi."

__ADS_1


"Aku tahu, dan karena itulah aku harus melakukannya. Kau... Usahakan saja agar mereka tidak bisa mengetahui usia tulangku bahkan tingkatan praktikku,"


******


__ADS_2