
Mendapatkan tawaran kerja sama dari seorang wanita jadi-jadian seperti Wei Shezi ini tentu saja membuat Chu Kai terkejut. Pemuda itu memperhatikan subjek di sampingnya dan lantas buka suara.
Chu Kai bertanya, "Kau ingin bekerja sama mengenai apa denganku?"
"Bantu aku memulihkan kekuatan jiwaku dan membalas dendam, lalu akan kubuat kau menjadi kuat."
"Kekuatan jiwa? Balas dendam?" Chu Kai mengerutkan kening sebelum mengembuskan napas. Dia pun berkata, "Tidak. Terima kasih, aku baik-baik saja. Tidak perlu menjadi kuat,"
!!
Wei Shezi syok hingga tercengang. Dia melihat Chu Kai mendekati tebing dan seperti mencari sesuatu di bawah sana. Dirinya pun angkat bicara.
"Kau ini bodoh atau apa?! Ada banyak pendekar yang mengincar kekuatan, mereka berlomba-lomba bahkan sampai saling membunuh. Dan ada seseorang yang sedang menawarimu untuk kekuatan yang besar itu, tetapi kau justru tidak tertarik?!"
"Waah... Wah serius, aku yakin otakmu dalam masalah." Wei Shezi mengibaskan pelan rambutnya dengan tangan dan kembali berkata, "Dengar ya. Asal kau tahu saja. Aku ini merupakan salah satu dari 10 roh kuno yang sangat hebat. Satu jentikan jariku saja, sebuah kota besar akan langsung lenyap begitu saja."
Wei Shezi melanjutkan, "Dan kalau aku marah, maka sebuah dinasti akan menghilang dari dunia ini. Hei? Apa kau dengar aku?"
"Apa nona Xia Ling Qing masih ada di bawah sana..."
!!
"Ukh, pemuda menyebalkan ini.." Wei Shezi mengepalkan kuat tangannya. Dia adalah seseorang yang dahulunya terkenal, bahkan sangat dikagumi sebagai orang yang luar biasa. Tetapi saat ini... Dia benar-benar diabaikan.
"Me-menyebalkan..." Wei Shezi berjalan dan langsung menampar keras lengan Chu Kai hingga pemuda itu terkejut dan merintih.
"Apa yang kau lakukan?!" Chu Kai membentak, dia mengusap-usap lengannya yang terasa sakit dan panas. Wanita siluman ini sangat kasar sekali.
"Kau adalah orang pertama yang membuatku seolah tidak punya muka. Kau pemuda yang.. Ukh! Aku bahkan tidak tahu harus mengatakan kata kotor apa padamu. Dasar brengsek!"
Chu Kai mendengus, "Hah. Kau bilang bahwa kau ini adalah salah satu dari 10 roh kuno dan bahkan bisa menghilangkan sebuah dinasti. Jika memang kau sehebat itu, lantas mengapa kau bisa dikalahkan dan disegel di tempat ini?"
"Jadi kau meragukanku?!" Wei Shezi berkata. "Bukankah sudah kukatakan bahwa aku ini dikhianati? Kalau tidak, mereka tidak akan mungkin bisa mengalahkanku. Hmph,"
Chu Kai memperhatikan dengan saksama Wei Shezi, ekspresi wajahnya meragukan wanita ini tetapi dia juga memang tidak bisa mengukur kemampuan subjek di hadapannya. Entah mengapa, tetapi Wei Shezi membuatnya cukup panasaran.
"................." Chu Kai tidak mengungkapkan isi pikirannya. Dia menatap ke bawah dan lantas mulai memanggil nama Xia Ling Qing serta Wei Zhang Zihan. Suaranya sangat keras dan membuat Wei Shezi terkejut.
"Nona Xia..! Pendekar Wei..!" suara Chu Kai menggema. Dia berulang kali memanggil kedua rekannya tersebut.
"Mereka pasti mendengarnya dan akan segera kemari, jadi berhentilah." Wei Shezi berkata, "Di samping itu... Apa yang akan kau lakukan pada pedang iblis di tanganmu?"
__ADS_1
Wei Shezi melanjutkan, "Jika para pendekar dari berbagai sekte itu naik ke atas sini dan melihat kau memegang pusaka yang mereka cari, maka besar kemungkinan kau akan langsung menjadi target serangan. Aku beritahu padamu. Jangan pernah meremehkan manusia,"
Melihat Chu Kai terdiam membuat Wei Shezi kembali buka suara, "Apa kau mau aku menyembunyikan pedangnya untukmu? Itu akan lebih baik daripada kau memegangnya terus, atau kau justru punya pusaka yang bisa menyembunyikan benda itu maka akan lebih baik."
"Kenapa.... Kau ingin bekerja sama denganku?" Chu Kai tiba-tiba bertanya dan membuat Wei Shezi menatap ke arahnya.
Gadis cantik itu pun menjawab, "Ada banyak alasan tapi kau bisa mengatakan bahwa ini takdir. Aku disegel di tempat ini dan berjodoh dengan pedang itu, lantas mulai menjadi penjaganya. Kemudian kau datang dan juga berjodoh dengan pedang itu, maka bisa dibilang kita dihubungkan dengan takdir yang sama."
"Hei, tidak ada ruginya menjalin kerja sama denganku..." Wei Shezi berkata, "Aku dapat memberikan banyak informasi padamu dan juga melatihmu untuk menjadi pendekar yang hebat. Kau akan sulit dikalahkan oleh siapa pun,"
"Aku tidak butuh kekuatan..." Chu Kai berujar pelan, dia membuat Wei Shezi membeku dan terlihat terkejut karena ucapannya.
Chu Kai pun berkata, "Kekuatanku... Sulit untuk dikalahkan dan karenanya aku tidak ingin bertambah kuat. Ini.... Kekuatan ini sama sekali tidak bisa melindungi orang-orang,"
"Apa tentang Teknik Pernapasan Naga milikmu?"
Chu Kai melebarkan matanya. Dia terkejut dan menatap Wei Shezi, "Kau tahu?!"
"Aku pernah mendengarmu menyerukan namanya, tapi apa kau tahu bahwa itu sebenarnya bukan... Teknik Pernapasan Naga?"
!!!
Wei Shezi menyilangkan tangan dan kemudian melanjutkan, "Itu adalah pernapasan kuno yang berasal dari sebuah tempat bernama Hutan Móguǐ. Ini berhubungan dengan roh kuno yang kukatakan sebelumnya-!"
Wei Shezi tersentak saat Chu Kai tiba-tiba saja memegang kedua lengannya. Pemuda itu menatap tajam ke arahnya dan seolah tidak menyangka dengan ucapannya barusan.
"Dari mana... Kau tahu nama itu?" napas Chu Kai menjadi tidak stabil. Jantungnya berdetak sangat cepat saat Hutan Móguǐ disebutkan. Dia memang mempunyai kenangan yang luar biasa mengerikan di tempat tersebut.
"Wei Shezi, katakan!" Chu Kai berseru.
"Tenanglah, kau ini kenapa?" Wei Shezi berujar. "Sudah kubilang kau harus bekerja sama denganku. Kau bantu aku dan aku juga akan membantumu. Rahasia hutan itu.... Tidak ada yang lebih mengetahuinya daripada aku,"
!!
*
*
"Aku mendengar suara Chu Kai barusan," Wei Zhang Zihan menyarungkan kembali pedang miliknya. Dia sudah menyerang gua makam kuno di hadapannya dan baru saja akan melakukan serangan besar ketika mendengar suara Chu Kai memanggilnya.
Awalnya Wei Zhang Zihan merasa salah dengar, tapi suara itu kembali dan kali ini bahkan beberapa pendekar di sekelilingnya pun juga ikut mendengarkan hal yang sama.
__ADS_1
Wei Zhang Zihan pun lantas kembali ke tempat Xia Ling Qing. Dia menyaksikan Tetua Gu Yiling yang sudah memulihkan kembali tenaganya mulai melesat naik, seolah hendak keluar dari dasar tebing ini.
"Kau mendengar suara itu?" Xia Ling Qing bertanya saat Wei Zhang Zihan berada di hadapannya. Dia perlahan berdiri dan menatap Wei Zhang Zihan.
"Mn, sepertinya Kai ada di atas." Wei Zhang Zihan mengerutkan kening saat mencari seseorang. Dia pun kembali menatap Xia Ling Qing dan bertanya, "Di mana anak laki-laki yang bersamamu?"
Huang Zhang yang bersama Xia Ling Qing pun menjawab pertanyaan Wei Zhang Zihan. Dia berkata, "Anak berjubah hitam itu pergi lebih dulu. Dia sangat cepat melesat naik ke atas sana, aku bahkan tidak sempat mencegahnya."
"Kita juga harus pergi, tidak baik terus di sini terlalu lama." Xia Ling Qing buka suara.
"Tapi apa kau sudah membaik?" Wei Zhang Zihan bertanya dan mendapatkan tatapan dingin dari Xia Ling Qing.
Gadis cantik berpakaian biru muda itu pun berujar tanpa nada, "Apa aku ini terlihat sangat sekarat hingga kau berani mengatakan itu?"
Xia Ling Qing mengarahkan pandangan pada Xue Xiao Wen yang sedang bersama dengan anggota Sekte Bulan Mati yang tersisa. Gadis berambut merah bergelombang itu terlihat berusaha mengatur napas sambil diobati.
Xia Ling Qing pun buka suara, "Jika hanya racun dingin pemberian orang itu, maka ini sama sekali bukan apa-apa. Di samping itu, lebih baik kita sedikit terlambat keluar dari tempat ini. Hei..! Xue Xiao Wen!
?!
"Ling Qing," Wei Zhang Zihan tersentak saat Xia Ling Qing tiba-tiba saja memanggil Xue Xiao Wen dan membuat para pendekar termasuk anggota Sekte Bulan Mati menoleh.
"Xia Ling Qing..." Xue Xiao Wen saat ini sudah kehilangan banyak tenaga. Tetapi melihat Xia Ling Qing berjalan mendekat, dia pun berusaha menutupinya dan berdiri dengan ekspresi meremehkan seperti biasa.
"Apa yang Nona Xia Ling Qing ini inginkan dariku?" Xue Xiao Wen buka suara dan justru ditatap tajam oleh gadis di hadapannya.
"Tentu saja untuk menagih hutangmu," Xia Ling Qing menarik pedangnya dan tanpa ragu melesat. Tindakannya yang sangat tiba-tiba itu mengejutkan Xue Xiao Wen termasuk para anggota Sekte Bulan Mati.
!!
Xue Xiao Wen dilindungi oleh para anggota sektenya, namun kondisi mereka juga sedang tidak baik-baik saja. Para pendekar itu berusaha untuk menahan serangan Xia Ling Qing tetapi tidak biasa.
Ada empat orang pendekar dari Sekte Bulan Mati yang terlempar kerena kekuatan dari serangan Xia Ling Qing, satu di antara mereka tewas dengan tiga luka tebasan yang sangat brutal. Xia Ling Qing bahkan tanpa ragu memenggal kepala anggota Sekte Bulan Mati itu dan lantas menginjaknya hingga terdengar suara yang keras.
"Tidak perlu menunggu waktu lama. Kau memiliki tiga hutang besar padaku," suara Xia Ling Qing dingin. Dia pun berkata, "Lepaskan Nalan Shu, berikan obat penawar racun dingin, dan tebus kesalahanmu yang telah berani mengacaukan tempat tinggalku."
!!!
Xue Xiao Wen membeku, dia terkejut karena Xia Ling Qing masih mempunyai aura yang begitu kuat. Apalagi gadis dari Sekte Gunung Wushi di hadapannya ini terlihat sangat marah.
******
__ADS_1