LAHIRNYA PENDEKAR NAGA

LAHIRNYA PENDEKAR NAGA
93 - Pertarungan


__ADS_3

Para binatang iblis berwujud ikan itu menyebar dan menyemburkan api ke bangunan yang ada di sekitar mereka. Dalam waktu yang sangat singkat, beberapa tempat sudah dilalap oleh api.



Seseorang berdiri di atap sebuah bangunan. Lambaian pakaian merah miliknya dan simbol bulan sabit pada keningnya menjadi pertanda bahwa sosok itu pun berasal dari Sekte Bulan Mati.


Subjek itu menyaksikan setiap kebakaran dan ledakan di depannya tanpa bergeming. Tidak butuh waktu lama sampai diketahui bahwa sosok tersebut tidak lain adalah Xue Xiao Wen.


Wanita cantik itu tidak melakukan apa-apa dan hanya berdiri menyaksikan betapa kesulitannya para anggota Sekte Gunung Wushi untuk menyelamatkan warga Kota Lianyi.


Xue Xiao Wen mendengus saat dia menyadari kehadiran seseorang. Dirinya pun berbalik dan melihat seorang pemuda berpakaian biru muda yang berdiri di seberang bangunan tempatnya berada. Dia mengenali subjek tampan di depannya ini.


"Pendekar Suci Wei Zhang Zihan, bagaimana kabarmu?" Xue Xiao Wen buka suara. Nadanya lembut, tetapi sama sekali tidak terdengar menyenangkan di telinga orang lain.


"Apa yang kau dapatkan dari melakukan ini semua?" Wei Zhang Zihan berujar datar. Dia sebelumnya melakukan beberapa latihan saat melihat kembang api permintaan bantuan milik Sekte Gunung Wushi dan segera kemari. Kota benar-benar sangat kacau.


"Masalahmu adalah dengan Xia Ling Qing, tapi kau justru melibatkan mereka yang tidak tahu apa-apa." Wei Zhang Zihan melanjutkan dan membuat Xue Xiao Wen mendengus.


Sambil tersenyum, gadis cantik itu berkata. "Pendekar Suci Wei Zhang Zihan benar. Ini hanyalah masalah pribadi antara aku dengan pendekar suci Xia Ling Qing, tetapi saudara seperguruanmu itu justru melibatkan para anggota sekteku. Dia bahkan menghabisi nyawa orang-orangku yang juga tidak tahu apa-apa. Jadi bukankah... Yang kulakukan ini sesuai dengan tindakannya?"


"Warga Kota Lianyi hanyalah manusia biasa,"


"Ah, jadi aku tidak boleh melakukan ini karena mereka hanya warga biasa?" Xue Xiao Wen tertawa kecil. Dia pun berkata, "Justru karena mereka hanya manusia biasa... Maka kulakukan hal ini. Menyerang kelemahan kalian semua,"


!!


Xue Xiao Wen dengan cepat melompat menjauh saat Wei Zhang Zihan melakukan serangan yang mengejutkan. Bangunan tempatnya berdiri sebelumnya bahkan sampai rusak parah akibat terjangan pedang dari Wei Zhang Zihan.

__ADS_1


Di udara, tubuh Xue Xiao Wen langsung dikelilingi oleh kain merah miliknya. Dia pun berkata, "Jangan berpikir bahwa ini sudah berakhir. Kalian sudah membuat kesalahan dengan menyinggung aku dan Sekte Bulan Mati,"


Xue Xiao Wen menghilang begitu saja dan membuat Wei Zhang Zihan tersentak. Pemuda itu mengedarkan pandangan ke sekitar dan jejak Xue Xiao Wen benar-benar sudah tidak ada.


Sekte Bulan Mati memang sangat berkuasa dan sudah banyak perguruan yang dihancurkan karena berani menyinggung sekte ini. Mereka mempunyai kekuatan dan kejadian sekarang sudah menjadi bukti bahwa hanya dengan seekor binatang iblis dan seorang anggota sekte itu---kota ini dibuat sangat berantakan.


Wei Zhang Zihan melesat, memeriksa setiap tempat untuk melihat apa masih ada warga kota yang terjebak dalam kebakaran ini. Dia cukup lama mencari dan dapat memastikan bahwa anggota Sekte Gunung Wushi sudah mengungsikan para warga.


Bangunan besar yang ada di belakang Wei Zhang Zihan runtuh, api berkobar ke arahnya namun kobaran api itu sama sekali tidak bisa melukai Wei Zhang Zihan.


Pakaian anggota Sekte Gunung Wushi memang dibuat secara khusus sehingga mampu tahan dengan berbagai cuaca yang ekstrem. Dan selain itu, Wei Zhang Zihan adalah seorang pendekar yang mempunyai akar spiritual angin.


Pemuda berusia 23 Tahun itu menggunakan kemampuannya yakni 12 Tebasan Angin yang mempunyai kekuatan besar, bahkan bisa memadamkan api di jarak 10 meter dari tempatnya berada.


Wei Zhang Zihan tidak hanya fokus memadamkan api di sekitarnya, tetapi juga membantu Xia Ling Qing dan Liu Han Ying yang berusaha keras mengalahkan para binatang iblis berwujud ikan. Makhluk-makhluk ini sama sekali tidak bisa dikalahkan dengan mudah.


Di sisi lain, pertarungan sengit masih berlangsung antara Chu Kai melawan Feng Huang Lin. Pemuda bermata hijau alami itu memakai teknik berpedang yang diajarkan Wei Zhang Zihan padanya dan efek serangan itu diperbesar dengan adanya Pedang Pendekar Naga di tangannya.


Chu Kai mulai merasa kesulitan mengimbangi kecepatan serangan dari selendang-selendang milik Feng Huang Lin. Lengannya mulai tergores dan terlihat darah mengucur pada kulitnya. Ini juga menjadi bukti bahwa kekuatan Wei Shezi untuk melindunginya mulai melemah.


"Kau harus selesaikan ini secepatnya atau kau tidak akan bisa bertahan," Wei Shezi buka suara. Dia berkata, "Serangan wanita itu tidak ada yang lemah jadi bila tak mengalahkannya sekarang... Maka tubuhmu-lah yang akan tercabik-cabik lebih dahulu."


"Aku tahu, tapi sangat sulit mendekatinya." Chu Kai menahan terjangan beberapa selendang dan kemudian melompat menghindari serangan selendang lainnya. Lawan seakan tidak membiarkannya mengambil napas barang sejenak.


"Ini adalah bantuan terakhirku. Kau harus segera menyelesaikan ini atau riwayatmu yang akan berakhir."


!!!

__ADS_1


Chu Kai merasakan seluruh sakit di tubuhnya menghilang. Dia seolah memiliki kepercayaan dirinya yang kuat dan lantas menatap tajam ke arab Feng Huang Lin. Dalam waktu sepersekian detik itu, tubuh Chu Kai tiba-tiba saja menghilang.


Feng Huang Lin terkejut bukan main, dia tidak bisa merasakan kehadiran pemuda yang menjadi lawannya itu. Rasanya seakan-akan pemuda tersebut tidak pernah ada di tempat ini.


"Bagaimana mungkin?" Feng Huang Lin kebingungan, "Di mana dia--!"


Baru saja akan memikirkannya, kepulan asap tipis seketika muncul tepat di depan Feng Huang Lin dan mengejutkannya. Chu Kai muncul dari kepulan asap tersebut dengan sebuah ayunan pedang.


Serangan yang tidak dapat diprediksi itu membuat Feng Huang Lin sampai terlempar sangat jauh, bahkan menghantam sebuah bangunan yang terbakar dengan sangat keras.


Ledakan tercipta, berikutnya adalah potongan dari selendang wanita itu yang melayang dan nampak terbakar. Chu Kai tidak membuang waktu dan kembali melakukan serangan.


Dengan Pedang Pendekar Naga di tangannya, sebuah serangan dahsyat tercipta. Bangunan besar tempat Feng Huang Lin jatuh kini terbelah dan menciptakan belahan tanah yang dalam. Anggota dari Sekte Bulan Mati itu tidak mungkin memiliki kesempatan untuk menghindar apalagi menahan serangan yang besar itu.


Chu Kai pun menapak di tanah. Di antara balok kayu yang terbakar, dirinya bisa menyaksikan tubuh Feng Huang Lin yang terbelah dua dan dilalap oleh api. Benar-benar mengejutkan dia bisa mengalahkan seseorang yang bahkan sangat diwaspadai oleh Xia Ling Qing.


Di tempat lain, bersamaan dengan keberhasilan Chu Kai---binatang iblis yang dihadapi oleh Liu Han Ying, Xia Ling Qing, dan Wei Zhang Zihan juga perlahan menghilang. Tubuh para monster itu dalam sekejap menjadi debu.


Anggota Sekte Gunung Wushi yang berada di tempat lain dan sebelumnya juga ikut melawan binatang iblis ini nampak terkejut. Mereka pun sama-sama tidak mengerti bagaimana makhluk yang benar-benar sulit untuk dihabisi kini berubah menjadi debu dan menghilang begitu saja.


"Apa... Sudah selesai?"


"Siapa yang mengalahkan mereka semua?"


Para murid dari Sekte Gunung Wushi itu saling bertanya-tanya. Mereka terlihat kebingungan dan menjadi semakin waspada karena bisa saja inj adalah teknik musuh. Kemungkinan besar akan ada serangan yang jauh lebih kuat dan mereka harus bersiap.


!!!

__ADS_1


Tepat saat salah satu anggota Sekte Gunung Wushi hendak buka suara, terjangan angin datang mengejutkan mereka. Para kultivator itu berpikir bahwa ini adalah serangan dari lawan yang berbeda, namun rupanya itu merupakan teknik milik Wei Zhang Zihan.


******


__ADS_2