Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 100 — Pil Hitam


__ADS_3

Zhou Yuan masih terpaku pada tubuhnya, ia yakin aura tersebut adalah aura pembunuh sesungguhnya.


Aura pembunuh hanya dimiliki oleh mereka yang berada di dunia kriminal dan berprofesi sebagai pembunuh seperti Organisasi Kelelawar Malam namun walaupun begitu tidak setiap pembunuh memiliki yang namanya aura pembunuh.


Hanya mereka yang benar-benar gila akan pembunuhan yang bisa membentuknya, bagaimanapun mencabut nyawa seseorang bukanlah perkara yang mudah karena akan selalu merasa ragu ketika melakukannya, merasa takut serta rasa bersalah.


Mereka yang sudah hidup lama di dunia kriminal sekalipun selalu mempunyai keraguan untuk membunuh seseorang.


Zhou Yuan bisa dibilang adalah pengecualian, karena kondisi aneh tubuhnya ia tidak merasakan emosi keraguan, ketakutan, rasa bersalah saat membunuh itu.


Zhou Yuan menghela nafas, ia ingin memikirkan aura pembunuh ini lebih jauh namun situasinya tidak tepat sekarang. Perhatian Zhou Yuan kembali tertuju pada tiga jenderal yang tersisa.


"Kalian bertiga tidak mau menyerah, aku akan memberikan kematian yang cepat jika kalian tidak melawan." Zhou Yuan sudah tidak memiliki niat lagi untuk bertarung dan ingin menyelesaikan semua ini dengan cepat.


"Kau pikir kami akan takut karena kau telah membunuh dua rekan kami." Jenderal pertama bereaksi. "Kau salah, aku mempunyai cara terakhir untuk membunuhmu..."


Tiga jenderal itu kemudian mengambil sesuatu dibalik pakaiannya berupa pil.


Zhou Yuan menyipitkan mata saat melihat pil yang ditelan tiga jenderal tersebut, pil itu tidak biasa terutama warnanya yang berwarna hitam pekat.


Tidak lama ketiga jenderal itu menelan pil tersebut, dari sekujur tubuhnya muncul urat-urat hitam yang mulai merambat ke seluruh tubuh. Tidak hanya itu, warna mata mereka juga ikut berubah menjadi merah.


"Pil hitam!" Zhou Yuan terkejut saat menyadari pil itu.


"Oh, kau menyadarinya tapi sayangnya semuanya terlambat. Aku akan mencabikmu hingga menjadi seribu bagian." Jenderal pertama tertawa.

__ADS_1


Ketiga jenderal itu segera bergerak menyerang Zhou Yuan terlebih dahulu, ketiganya mulai melancarkan serangan-serangan terbaik mereka dan ingin cepat membunuh Zhou Yuan.


Para anggota Semut Hitam yang sejak tadi menonton hanya bisa terdiam, mereka ragu untuk membantu jenderal mereka atau lari.


Semuanya bisa melihat Zhou Yuan adalah pendekar tingkat tinggi, ikut membantu untuk melawannya tidak berbeda jauh dengan mengantar nyawa tetapi disisi lain jika mereka lari, mereka akan merasakan nasib buruk jika organisasi Semut Hitam masih bertahan malam ini. Sebab dua pilihan itu mereka hanya bisa berdiam diri.


Zhou Yuan menghadapi serangan tersebut dengan mengandalkan kecepatan serta kemampuan tubuhnya untuk menghindar, alis Zhou Yuan sedikit terangkat melihat kekuatan lawan-lawannya.


"Kecepatan serta kekuatan mereka meningkat begitu pesat dalam waktu singkat, apa ini khasiat menelan pil hitam?" Zhou Yuan bergumam sambil menghindar setiap serangan yang ada.


Usai menelan pil hitam, kekuatan tiga lawannya meningkat dua sampai tiga kali lipat dari sebelumnya. Serangan mereka juga jadi lebih agresif dan dipenuhi nafsu membunuh yang kuat.


Dikehidupan pertama pil hitam tidak berkhasiat sampai seperti ini, Organisasi Merak Putih sepertinya sudah menemukan bahan-bahan yang membuat pil hitam ke tingkat yang lebih tinggi.


Di saat Zhou Yuan berpikir sambil menghindar, ketiga jenderal yang menyerangnya dengan sekuat tenaga mulai merasakan ada yang salah. Mereka yakin dengan kekuatan mereka sekarang pendekar puncak Alam Emas sekalipun tidak bisa menandinginya.


Saat itulah Jenderal pertama menyadari kekuatan pemuda itu. "Kau! Jangan bilang kau berada di tingkatan Alam Kristal?!"


Menanggapi hal tersebut Zhou Yuan langsung tersenyum lebar. "Kau baru menyadarinya, kupikir kalian tidak akan sadar sampai pertarungan ini berakhir."


"Tidak mungkin, apa kau adalah seorang pendekar senior yang menyamar?!" Jenderal pertama menjerit, "Tidak ada pemuda sepertimu yang telah mencapai Alam Kristal diusia semuda ini..."


Zhou Yuan tidak menjawab melainkan tersenyum yang semakin lebar, hal ini membuat tiga jenderal berkeringat dingin dan menyadari situasinya lebih jelas.


Ketiga jenderal itu segera meningkatkan serangan mereka ke level yang tertinggi untuk segera membunuh Zhou Yuan lebih cepat namun sebelum mereka melakukannya, jenderal pertama tiba-tiba berhenti bergerak dan langsung muntah darah cukup banyak.

__ADS_1


Jenderal pertama merasakan rasa sakit yang hebat di sekujur tubuhnya hingga akhirnya ia tidak menggerakkan tubuhnya lagi, dua jenderal yang tersisa tidak menyerang Zhou Yuan lebih jauh saat melihat reaksi jenderal pertama.


Zhou Yuan menyipitkan matanya, ia bisa melihat jenderal pertama sedang merasakan kesakitan hebat dilihat dari raut wajahnya. Bukan hanya itu, secara samar tenaga dalam di tubuhnya mulai menghilang.


"Sudah kuduga meningkatkan kekuatan sebesar dan sesingkat itu pasti mempunyai resiko yang tinggi..." Zhou Yuan melihat kekuatan jenderal pertama terus menurun seiring waktu hingga akhirnya sampai pada titik dasar seorang pendekar.


Tidak hanya sampai sana, gelombang tenaga dalam di dantiannya pun menghilang sehingga lengkap sudah Jenderal pertama kini bukan lagi seorang pendekar.


Kondisi Jenderal pertama sangat mengenaskan, ia tidak berbeda jauh dengan manusia biasa sekarang bahkan lebih lemah karena efek samping dari pil hitam.


Dua jenderal terakhir yang melihat itu menyadari situasinya, mereka ingin melakukan sesuatu tetapi tiba-tiba Zhou Yuan sudah muncul di depan keduanya dan mengayunkan pedangnya.


Tanpa persiapan yang berarti, kedua jenderal itu tidak dapat menghindari ayunan pedang Zhou Yuan yang sedang menggunakan Teknik Pedang Lima Elemen. Kepala mereka segera terpisah dari tempatnya usai Zhou Yuan menebas lehernya.


Zhou Yuan lalu melihat ke arah jenderal pertama yang kini sudah terkapar di tanah dengan nafas yang mulai lemah, efek samping pil hitam nyatanya lebih mengerikan dari terlihat.


"Lihatlah nasibmu yang begitu malang sekarang, kau bahkan tidak bisa mengakhiri hidupmu untuk mengakhiri rasa sakit mengerikan itu." Zhou Yuan menggeleng kepala sambil menghela nafas. "Tapi tenang, aku sedang berbaik hati sekarang. Kau bisa mati lebih cepat disini..."


Zhou Yuan segera menusukkan pedangnya ke arah jantung jenderal pertama itu untuk mengakhiri nyawanya yang sekarat.


Jenderal pertama hanya meronta sesaat sebelum akhirnya tidak bergerak lagi, matanya masih terbuka menunjukkan ketidak percayaan nyawanya akan melayang malam ini.


Anggota Organisasi Semut Hitam yang menonton sejak tadi sudah membubarkan diri sebelum Zhou Yuan membunuh jenderal pertama.


Zhou Yuan melihat ke arah para penyamun yang kabur itu, ia segera bergerak cepat mengejar mereka. Zhou Yuan tidak akan membiarkan salah satu dari mereka ada yang berhasil lolos malam ini atau akan ada desa lain yang akan di serang seperti desa sebelumnya.

__ADS_1


Jantung anggota Semut Hitam berdetak lebih cepat saat mengetahui Zhou Yuan mengejar mereka.


"Apa yang membuat kalian berpikir bisa kabur dariku, tidak ada dari kalian yang akan selamat malam ini!" Zhou Yuan tersenyum lebar lalu mengayunkan pedangnya, membunuh beberapa penyamun dalam sekali tebasan.


__ADS_2