Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 255 — Perebutan Buah Surgawi III


__ADS_3

Api yang disemburkan Zhou Yuan segera menghanguskan segala dihadapannya, api itu dengan cepat meluas, membakar meja dan bangunan yang ada di kediaman Keluarga Mu.


Para tamu pelelangan sudah lama meninggalkan kediaman ini ketika Hantu Pedang memulai keributan, Sehingga yang tersisa adalah para kriminal yang dihadapi Zhou Yuan dan Yifei.


Dalam waktu yang relatif singkat, kediaman Keluarga Mu berubah menjadi lautan api. Hong Sha, Hantu Pedang, dan lainnya berpencar dan berlari ke atap-atap bangunan demi menghindari banjir api yang dilepaskan Zhou Yuan.


"Bagaimana dia bisa menyemburkan api sebesar ini?" Hantu Pedang menggenggam pedangnya lebih erat.


Hong Sha disisi lain berpikir berbeda, ia yakin Zhou Yuan telah menghabiskan banyak sekali tenaga dalam dengan menggunakan perubahan jenis api sebesar ini tetapi ia tidak memahami alasan dibaliknya.


'Memboroskan banyak sekali tenaga dalam pada sekali jurusnya, serangan api ini tidak cukup mengalahkan kami semua... Tunggu dulu!" Hong Sha baru menyadari sesuatu.


Saat Hong Sha masih berpikir, Zhou Yuan tiba-tiba muncul dari kobaran api dan menyerang satu Setan Kembar yang terpisah jauh dari kelompoknya.


Satu Setan Kembar terkejut dengan kedatangan Zhou Yuan yang tiba-tiba sehingga ia tidak siap ketika pemuda itu mengayunkan serangan pada lehernya.


Zhou Yuan tidak menunggu waktu, dia menghabisi satu Setan Kembar tersebut dalam sekali serangan.


"Kakak!"


Kembaran Setan Kembar jadi histeris saudaranya terbunuh begitu mudahnya, ia kemudian menatap Zhou Yuan dengan penuh kebencian.


"Kau harus mati ditanganku!"


Setan Kembar berlari ke arah Zhou Yuan sendiri tanpa memperdulikan perbedaan kekuatan antara keduanya. Kematian kakaknya membuat ia jadi gelap mata.


Hong Sha ingin menghentikan Setan Kembar yang tersisa namun situasinya sudah terlambat, Setan Kembar berlari menyerang Zhou Yuan dan saat berjarak didekatnya tiba-tiba pemuda itu memberikan senyuman jahatnya.


Sebelum Setan Kembar menggunakan jurusnya, Zhou Yuan sudah lebih dulu menyerangnya, Setan Kembar tidak mengetahui apa-apa ketika tiba-tiba pandangannya menjadi gelap untuk selamanya.


Hong Sha mengumpat dalam hati, melihat Setan Kembar bersaudara mati didepan matanya membuat kemarahan muncul dihatinya, ia tidak menduga sejak awal Zhou Yuan memang mengincar agar mereka berpisah.

__ADS_1


"Dia lebih kuat dari yang aku duga, gunakan seluruh kekuatan yang kalian miliki." Hong Sha memberi aba-aba pada 7 pendekar Alam Cahaya yang lain agar kali ini menyerang Zhou Yuan dengan serius.


Tanpa disuruh sekalipun tujuh pendekar itu sudah mengeluarkan senjata andalan dan pusaka rahasia yang mereka miliki, mereka semua tidak ingin bernasib sama seperti Setan Kembar.


Delapan pendekar Alam Cahaya lalu bergerak menyerang Zhou Yuan bersamaan.


Zhou Yuan menyambut mereka semua, ia bisa merasakan lawannya kini menggunakan seluruh kemampuannya. Zhou Yuan menangkis setiap serangan sambil berpikir cara mengalahkan delapan lawannya.


Zhou Yuan tidak pernah membayangkan akan melawan pendekar Alam Cahaya tingkat tinggi sebanyak ini secara bersamaan, ia yakin akan membutuhkan usaha besar agar dapat menghabisi mereka semua dan tidak ada dari mereka yang kabur.


Saat Zhou Yuan masih tenang melawan delapan pendekar Alam Cahaya, Hantu Pedang justru terlihat percaya diri karena merasa berhasil mendesak pemuda itu meski harus dikepung seperti ini.


"Kemana kepercayaan dirimu sebelumnya bukankah kau mengatakan akan menghabisiku ketika bertemu lagi!" Hantu Pedang tersenyum mengejek.


Zhou Yuan membalasnya dengan senyuman serupa, "Aku hanya sedang berpikir untuk menghabisi kalian semua tanpa ada dari kalian yang lolos."


Hantu Pedang menjadi geram, "Kau terlalu arogan!"


Saat Hantu Pedang hendak mengayunkan pedangnya Zhou Yuan tiba-tiba melepaskan aura pembunuh yang pekat ditubuhnya.


Melihat ada jeda dari serangan musuhnya membuat Zhou Yuan memiliki kesempatan untuk menggunakan jurus pedangnya. Zhou Yuan mengayunkan pedangnya yang menciptakan gelombang tenaga dalam yang kuat.


Hong Sha, Hantu Pedang, bersama 4 pendekar didekatnya buru-buru mengangkat senjatanya untuk menahan gelombang tenaga dalam tersebut, mereka berhasil tetapi membuat tubuh keenamnya terdorong cukup jauh.


"Celaka! Menjauh darinya!"


Tanpa peduli dengan tangannya yang gemetar, Hong Sha memberi peringatan pada dua pendekar Alam Cahaya yang masih di dekat Zhou Yuan.


Dua pendekar itu ingin mengambil jarak tetapi Zhou Yuan tidak membiarkan hal tersebut terjadi.


Zhou Yuan kembali melepaskan aura pembunuhnya yang kali ini lebih pekat dari sebelumnya, membuat dua pendekar itu kesulitan bergerak.

__ADS_1


"Gelombang Ombak!"


Zhou Yuan mengalirkan tenaga dalam yang cukup besar pada pedangnya, ia mengayunkan pada pendekar itu dan membelah tubuh mereka satu persatu.


Dalam waktu hitungan beberapa detik, Zhou Yuan menghabisi dua pendekar itu.


"Terbunuh empat, tersisa tinggal enam!" Zhou Yuan menghunuskan pedangnya pada Hantu Pedang.


Hantu Pedang dan lainnya mengumpat keras, kemarahan mereka yang sudah di ubun-ubun tidak bisa ditahan lagi, mereka semua langsung menyerang Zhou Yuan lagi.


Hanya Hong Sha yang terdiam dan kini malah mematung ditempat, Hong Sha sadar apa yang dilakukan Zhou Yuan sebelumnya tidak bisa dilakukan sembarang orang kecuali mereka yang telah berada di pendekar Alam Cahaya tingkat tinggi.


"Ingin mengepungku dengan jumlah, kalian sudah terlambat!"


Jika berdelapan saja mereka tidak sanggup melawan Zhou Yuan apalagi kini yang hanya lima orang, Zhou Yuan segera memainkan pedangnya dengan cepat dan mengubah posisi menjadi menekan lawan-lawannya.


Dalam pertukaran puluhan jurus, Zhou Yuan sudah mendesak keempat lawannya dan melukai mereka, Hantu Pedang merasakan kekuatan Zhou Yuan kali ini sangat berbeda dan lebih mematikan dari sebelumnya.


"Gawat, dia bukan tandingan kami semua!" Hantu Pedang berkeringat dingin, ia kini berpikir untuk menjauh dari Zhou Yuan sekarang juga.


Zhou Yuan seperti mengerti apa yang dipikirkan Hantu Pedang dan tidak akan membiarkannya begitu saja, ia beralih dan merubah teknik pedangnya menjadi jurus pedang elemen.


Dalam waktu pertukaran jurus berikutnya, Zhou Yuan berhasil menghabisi 4 pendekar Alam Cahaya dan meyisakan Hantu Pedang seorang.


Menyadari tidak akan bisa menang melawan Zhou Yuan, Hantu Pedang mencoba bernegosiasi.


"Tunggu dulu, aku sudah tidak tertarik dengan Buah Surgawi ditanganmu jadi tidak perlu sampai membunuh seperti ini bukan?"


"Kau salah, aku bertarung dengan kalian bukan demi merebutkan buah surgawi ini tapi memang karena murni ingin menghabisi kalian..."


Hantu Pedang mengerutkan dahi. "Tidak ada dendam diantara kita, kau bisa menyebutkan apa yang kau mau."

__ADS_1


"Kalau begitu aku ingin menghabisi dirimu..." Zhou Yuan tersenyum sinis lalu mengayunkan pedangnya, kali ini Hantu Pedang tidak bisa mengikuti kecepatannya sehingga pedang Zhou Yuan memotong rapih lehernya.


Hantu Pedang mati dengan mata terbuka, dari tatapannya jelas ia tidak menyangka ia akan merenggut nyawa seperti ini.


__ADS_2