
Aura pembunuh Zhou Yuan sudah cukup kelam apalagi ia telah banyak membunuh di penyerangan istana kekaisaran sebelumnya, aura pembunuh Zhou Yuan dapat dimanfaatkan, seketika membuat pasukan Kekaisaran Matahari kesulitan bernafas serta lutut mereka tiba-tiba terasa begitu lemas.
Zhou Yuan mengambil kesempatan tersebut untuk mengayunkan pedang ke arah mereka, pedang kusanagi yang begitu tajam dapat dengan cepat menghabisi empat lawannya dalam beberapa kali tebasan saja.
"Bagaimana dia bisa mempunyai aura pembunuh diusianya seperti ini?"
"Tidak mungkin, dia pasti bukan manusia, dia siluman?!"
Prajurit Kekaisaran Matahari menjadi ketakutan, kini mereka melihat Zhou Yuan seperti monster yang berkulit manusia.
Zhou Yuan tampak tidak peduli dengan reaksi mereka, mengalirkan tenaga dalam pada pedangnya dia kemudian menggunakan teknik pedangnya.
"Teknik Pedang Elemen — Kilatan Cahaya."
Zhou Yuan bergerak sangat cepat sambil menebas lawan-lawannya, dalam waktu singkat, sudah ada tujuh pasukan musuh yang ikut kehilangan nyawa lagi.
Zhou Yuan terkesan tergesa-gesa menggunakan teknik pedangnya yang menguras banyak sekali tenaga dalam, hal ini ia lakukan karena ada banyak murid akademi ataupun peserta turnamen yang sedang membutuhkan pertolongan.
Dia tidak punya waktu untuk bertukar serangan dengan lawan-lawannya, setelah Zhou Yuan menghabisi belasan prajurit itu ia segera berlari ke tempat yang lain.
"Dia adalah pemilik tubuh Yin, segera panggil yang lain, jangan biarkan dia lolos dari penyerangan ini!"
Manusia elang yang sedang di atas langit terkejut dengan kecepatan Zhou Yuan saat menghabisi rekan-rekannya. Saat manusia elang itu menyadari orang yang melakukannya adalah sosok yang mereka cari, ia segera memberikan tanda pada yang lain dengan membunyikan sebuah peluit khusus.
Zhou Yuan mengerutkan dahi mendengar peluit yang terdengar aneh menurutnya, ia tidak mengetahui arti suara peluit tersebut namun tidak lama kemudian ia mendapatkan jawabannya.
"Kau pasti becanda?!"
Saat Zhou Yuan menoleh ke belakang, ia terkejut dan menemukan pasukan ras manusia binatang sudah banyak berkumpul dan mengejarnya.
Jumlah mereka lebih dari seratus orang dan terus bertambah seiring waktu, Zhou Yuan terkejut karena tidak menduga ia akan diincar sampai seperti ini.
"Apa tubuhku seberharga itu bagi mereka?!" Zhou Yuan berdecak kesal.
__ADS_1
Bukan hanya dari jalur darat saja, pasukan ras manusia binatang itu juga mengejarnya dari atas langit terutama manusia elang.
Manusia elang yang terbang di udara mulai menyerangnya dari jarak jauh dengan melepaskan puluhan anak panah, Zhou Yuan mengumpat sebelum berbalik dan menghindari semua panah-panah itu.
Melihat serangan mereka sepenuhnya bisa dihindari oleh lawannya tidak menjadikan manusia elang tersebut berhenti memanah, sebaliknya mereka justru semakin gencar menyerang Zhou Yuan.
Disisi lain pasukan ras manusia binatang yang berada di darat sudah tinggal beberapa langkah lagi, ketika sudah dalam jarak serangan mereka, ras manusia binatang di darat mulai ikut menyerang.
Zhou Yuan segera menyambut serangan mereka dengan pedangnya, gerakannya yang gesit mampu mengimbangi semua serangan yang datang sambil memberikan serangan balik yang mematikan.
Satu persatu Zhou Yuan menghabisi pasukan ras manusia binatang tersebut, tidak ada yang berhasil selamat dari ketajaman pedangnya, setiap kali pedang kusanagi terayun maka akan ada satu nyawa yang melayang.
Pusaka yang mereka pakai seolah tidak berarti di hadapan pedang kusanagi yang memiliki kualitas lebih tinggi dibandingkan pusaka kelas awan.
Baju pelindung yang mereka pakai tak bisa melindungi dari ketajaman pedang Zhou Yuan. Dalam waktu singkat sudah ada puluhan manusia binatang yang tewas ditangannya.
"Bagaimana bisa anak muda itu memiliki kekuatan setinggi ini?"
Zhou Yuan seolah bisa membaca semua serangan yang mengarah padanya, tidak hanya itu ia juga mampu menghindarinya dengan gerakan seminimal mungkin.
"Sampai kapan mereka mengeroyok dan mengepungku seperti ini..." Zhou Yuan mengutuk dalam hati.
Tenaga dalam Zhou Yuan sudah cukup banyak terkuras setelah menggunakan ilmu pedang dan memegang pedang kusanagi cukup lama. Dia tidak bisa mempertahankan posisinya seperti ini terus.
Membunuh puluhan dari lawannya tidak membuat ras manusia binatang itu ketakutan atau setidaknya urung untuk membunuhnya.
Jumlah mereka justru semakin bertambah lebih cepat dibandingkan ia membunuh pasukan mereka, bahkan mungkin sudah dua ratusan lebih yang kini mengepung Zhou Yuan.
Disisi lain, berkumpulnya ras manusia binatang yang ingin membunuhnya membuat para murid akademi atau peserta turnamen bisa berhasil lolos dari incaran mereka.
Manusia binatang itu tiba-tiba meninggalkan para murid dan berlari ke tempat lokasi Zhou Yuan berada.
Zhou Yuan tidak mengerti, kenapa di situasi pertempuran seperti ini ras manusia binatang itu lebih tertarik kepadanya dibandingkan melanjutkan serangan.
__ADS_1
Saat Zhou Yuan masih berpikir, sebuah pedang tajam muncul di ruang hampa dan menghunus ke arah jantungnya.
Zhou Yuan menangkap ujung pedang itu sebelum mengenai tubuhnya, tak lama kemudian seorang manusia kucing yang memegang pedang itu muncul.
Mata manusia kucing itu melebar, ia sudah menggunakan jurus ilusi yang membuatnya tidak terlihat namun tidak menduga di situasi yang sudah dalam genggaman tangannya Zhou Yuan bisa menggagalkan serangannya dengan mudah.
Zhou Yuan melepaskan pedang itu, segera manusia kucing itu mengambil jarak darinya. Zhou Yuan bisa melihat manusia kucing itu berada ditingkatan alam kristal.
"Bagus, Tetua Feng sudah datang. Kita akan segera menangkap tubuh Yin itu!" Seru manusia binatang.
Zhou Yuan menebak manusia kucing di depannya adalah Tetua Feng yang dimaksud, ia sepertinya memiliki status yang tinggi di ras manusia binatang karena tampak disegani oleh yang lain.
Sebelum Zhou Yuan menilai manusia kucing itu lebih jauh, tiba-tiba lawannya tersebut sudah bergerak cepat dan muncul di hadapannya.
Zhou Yuan terkejut dengan kecepatan yang ditunjukkan manusia kucing itu namun ia masih bisa bereaksi dengan cepat.
Zhou Yuan menahan pedang manusia kucing tersebut dengan pedang kusanagi, keduanya bertukar beberapa serangan menunjukkan kemampuan pedang mereka berimbang.
Zhou Yuan sengaja berada diposisi bertahan karena serangan manusia kucing itu membuat ras manusia binatang disekelilingnya jadi berhenti untuk menyerangnya.
Dikepung dan diserang diberbagai sisi membuat dirinya tidak punya waktu untuk berpikir, dia memanfaatkan pertarungan satu lawan satu ini untuk membuat rencana dalam menghadapi ratusan lawannya.
"Hanya dengan kemampuan segini kau membantai ras kami, kau benar-benar arogan!" Manusia kucing itu mendengus geram dan mengayunkan pedangnya lebih cepat lagi.
Serangan manusia kucing yang semakin sulit dihindari akhirnya memaksa Zhou Yuan untuk memilih menyerang balik.
Manusia kucing yang berpikir sudah memojokkan Zhou Yuan terkejut melihat kemampuan pedang pemuda itu mampu melambatkan serangan-serangannya.
Keduanya kembali bertukar serangan, pusaka yang dipegang manusia kucing merupakan pusaka kelas ternama, ketika berhadapan dengan pedang Zhou Yuan, dalam beberapa kali benturan saja pedangnya sudah mengalami kerusakan berat.
Manusia kucing terkejut lalu berusaha melepaskan diri dari Zhou Yuan namun pemuda itu tidak membiarkan itu terjadi. Zhou Yuan terus menempel dan melepaskan serangan-serangan berat berikutnya.
Dalam puluhan serangan kemudian, pusaka manusia kucing itu tidak bisa lagi menahan beban tebasan pedang kusanagi, pedang Zhou Yuan memotong pusaka tersebut sehingga dalam ayunan selanjutnya, manusia kucing itu tidak bisa menahan serangan pedang Zhou Yuan yang terarah pada lehernya.
__ADS_1