
"Apa yang dia lakukan, bertarung seorang diri menerjang ke barisan pasukan lawan?"
"Jangan pikirkan dia, sebaiknya fokus pada lawan-lawan kita sekarang, kau bisa lihat kemampuan pria bertopeng itu sangat tinggi."
"Aku tahu tapi aku tidak memahami cara berpikirnya, yang kulihat dia sedang melakukan proses bunuh diri untuk dirinya sendiri."
Beberapa pasukan dari sekte yang melihat Zhou Yuan menerobos maju ke barisan musuh seorang diri tampak mengejutkan pendekar dari sekutunya. Mereka bisa melihat bagaimana pemuda itu diserang dari berbagai arah.
Berbeda dengan kebanyakan pendekar yang ingin berdekatan dengan pendekar lain agar saling bisa membantu dan bekerjasama, Zhou Yuan justru bertindak sebaliknya.
Tindakan seperti ini jelas lebih gila dalam peperangan karena berbahaya tetapi kenyataannya Zhou Yuan mampu menghalau setiap serangan yang datang.
Pedang Zhou Yuan tidak hanya menjadi pelindung baginya tetapi dia juga dapat memberikan serangan balik yang mematikan. Mereka yang berada dalam jalur serangannya bisa terluka atau terbunuh dalam permainan pedangnya.
"Dia sangat berbahaya, kalian segera mundur biar kami yang akan melawannya!"
Melihat Zhou Yuan terus menerobos lebih dalam ke barisan pasukannya akhirnya enam kriminal yang berada di Alam Kristal maju dan menghadang pemuda itu.
Zhou Yuan menggeleng pelan lalu mengalirkan tenaga dalam pada pedangnya sebelum bergerak ke arah kriminal Alam Kristal tersebut.
Gerakan pedang Zhou Yuan semakin cepat begitu juga dengan daya rusak serangannya.
Enam kriminal Alam Kristal hanya bisa mengumpat merasakan kekuatan Zhou Yuan, mereka yang berpikir bisa menahan pemuda itu kini mulai berpikir ulang, pria bertopeng itu mungkin akan membunuhnya jika terus bertarung dengannya.
Pedang Zhou Yuan berbenturan dengan senjata mereka, dalam sekali serangan terdapat retakan besar di pusaka kriminal Alam Kristal itu.
Enam Kriminal itu menjadi panik dan ingin memisahkan diri namun Zhou Yuan tidak membiarkan hal tersebut terjadi.
Gerakan pedang Zhou Yuan semakin cepat hingga dia suatu ayunan berikutnya pusaka mereka hancur berkeping-keping karena tidak bisa menahan kekuatan pedang Zhou Yuan.
Zhou Yuan mengalirkan tenaga dalamnya lalu menggunakan perubahan jenis angin. "Elemental Angin — Gelombang Pembelah Angin!"
Ayunan pedang Zhou Yuan berikutnya menciptakan pisau angin yang tajam.
Empat kriminal Alam Kristal yang dilawannya terkejut dan tidak bisa menghindar di jarak sedekat itu, mereka tidak bisa menahannya karena pusaka keempatnya sudah hancur alhasil pisau angin Zhou Yuan memotong tubuh mereka menjadi dua.
__ADS_1
Dua kriminal Alam Kristal yang tersisa mengambil jarak dengan ketakutan, Zhou Yuan ingin menghabisinya dengan menciptakan pisau angin lagi tetapi seorang kriminal Alam Cahaya datang dan menangkis pisau angin tersebut.
"Aku tidak tahu siapa kau tetapi menerjang ke pasukan musuh seorang diri apa kau meremehkan kami?!" Kriminal Alam Cahaya itu menatap tajam Zhou Yuan.
Zhou Yuan menaikan alis di baliknya topengnya, kriminal yang dihadapinya saat ini sudah di Alam Cahaya dengan 3 Meridian yang terbuka.
Yang membuat Zhou Yuan heran adalah ia tidak menduga ada kriminal di alam tersebut di tengah-tengah barisan pasukan padahal kebanyakan Alam Cahaya seharusnya ada di barisan paling depan seperti Xiao Fan dan Jiang Long.
"Aku tak bisa membiarkanmu membunuh sesuka hati, aku yang akan menghadapimu, kau-..."
Sebelum kriminal Alam Cahaya itu menyelesaikan kalimatnya Zhou Yuan sudah melepaskan pisau-pisau angin ke arahnya sambil mempersempit jarak.
Ekspresi kriminal Alam Cahaya itu menjadi buruk setelah menahan pisau-pisau angin yang dilepaskan Zhou Yuan, tubuhnya terdorong satu meter setiap menahan serangan pisau angin tersebut dan ia merasa rasa sakit yang hebat di tangannya.
Sebelum kriminal Alam Cahaya itu mengambil nafas sesudah menahan serangan Zhou Yuan ia mendapati pemuda itu sudah beberapa langkah lagi di dekatnya sambil mengayunkan pedangnya.
"Sial-!"
Kriminal Alam Cahaya itu mengumpat, jika mengetahui kekuatan Zhou Yuan setinggi ini dia akan meminta bantuan terlebih dahulu sebelum mengahadapinya.
Zhou Yuan dan kriminal itu beradu serangan, tampak terlihat jelas perbedaan kekuatan mereka yang mencolok.
Dalam waktu beberapa tarikan nafas Zhou Yuan sudah membuat tubuh kriminal Alam Cahaya itu dipenuhi banyak luka.
"Gelombang Ombak!"
Zhou Yuan tiba-tiba meningkatkan kekuatan ayunan pedangnya, Kriminal Alam Cahaya tersebut tidak bisa mengikuti kecepatan pedang Zhou Yuan sehingga serangan itu memisahkan kepala dan tubuhnya.
"Siapa pria bertopeng ini, cara membunuhnya demikian begitu kejam..."
"Tidak hanya kejam tetapi kekuatannya juga sangat tinggi?"
"Aku tidak yakin siapa disini yang kriminal karena yang kulihat dia lebih berbahaya dari kita."
Para pasukan organisasi di sekitarnya sepakat Zhou Yuan adalah sosok pendekar yang lebih berbahaya dari mereka sendiri yang berstatus kriminal, jika mereka tidak melihat teman-temannya di bunuh demikian banyaknya mereka akan menganggap pemuda itu adalah sekutu mereka.
__ADS_1
Pertarungan Zhou Yuan dan kriminal Alam Cahaya itu begitu singkat, tidak ada yang berpikir dari mereka pendekar di tingkatan tersebut akan mati dengan mudahnya.
"Kenapa kalian diam? Ayo kembali menyerang, aku tidak keberatan jika kalian bergerak bersamaan sekaligus." Zhou Yuan mengayunkan pedangnya, membersihkan darah yang menempel.
Para kriminal didekatnya menjadi ragu, mereka tentu tidak bisa membiarkan Zhou Yuan bertindak sesukanya tetapi jika pendekar ditingkatan Alam Cahaya saja tidak berdaya melawannya apalagi mereka yang memiliki kekuatan di bawahnya.
"Jika kalian tidak ingin menyerang maka biar aku yang maju..."
Zhou Yuan tidak banyak bicara dan langsung bergerak ke arah mereka, hanya karena mereka diam tidak otomatis Zhou Yuan akan berhenti menyerangnya, sebaliknya pemuda itu semakin buas melakukan perlawanan.
Melihat Zhou Yuan bergerak ke arah mereka dan terus menerobos kepungan laean membuat para kriminal itu berkeringat dingin.
Zhou Yuan terus mengalahkan lawannya sambil terus bergerak maju hingga akhirnya ia tiba di tengah-tengah pasukan kriminal.
"Ini lebih dari cukup..."
Alasan Zhou Yuan menerobos seorang diri karena ia sudah mempunyai rencananya sendiri.
Zhou Yuan mengalirkan tenaga dalam ke mulutnya sebelum mengubahnya menjadi energi, "Elemental Kabut — Hembusan Nafas Kabut!"
Zhou Yuan menyemburkan asap putih di mulutnya dengan jumlah yang sangat besar, asap putih itu sangat tebal dan mulai menyebar dengan cepat ke sekitarnya.
Seketika asap putih menghalangi jarak pandang pasukan kriminal sejauh lima puluh meter.
"Ingrid..."
"Diam-! Aku tahu apa kau rencanakan jadi tidak perlu menyuruhku, aku bukan pembantumu..." Gadis itu sudah mendengus kesal.
Zhou Yuan tersenyum tipis, tidak membantah sementara Ingrid kemudian menghisap tenaga dalam yang dimiliki Zhou Yuan.
"Apa yang kau lakukan, menghisap habis seluruh tenaga dalamku!" Zhou Yuan terkejut ketika Ingrid mengambil tenaga dalam dirinya lebih banyak dari dugaannya.
Setidaknya hampir sepertiga tenaga dalam yang dimiliki Zhou Yuan saat ini telah dihisap gadis itu. Zhou Yuan yang sedang mencoba menghemat tenaga dalam sedemikian mungkin malah lebih boros dari perkiraannya.
Ingrid mendengus kesal. "Jangan bodoh, kalau kau ingin menggunakan kekuatan terbaikku maka kau harus mengorbankan banyak hal dari dirimu, kau pikir aku akan bekerja gratis..."
__ADS_1
Zhou Yuan hendak protes namun sebelum melakukannya pedang Ingrid sudah terlepas dari sarungnya dan mulai melayang di udara.
Warna hijau pada mata pedang Ingrid terlihat bersinar, Zhou Yuan menelan ludah, kali ini ia bisa merasakan aura Pedang Ingrid yang begitu dahsyat.