Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 238 — Dalam Kepungan


__ADS_3

Zhou Yuan meletakkan tubuh Xi Jinxue dan menyandarkan di sebuah pohon, ia memastikan tempat tersebut aman bagi gadis itu baik dari musuh maupun hewan buas di sekitarnya.


Zhou Yuan kemudian pergi ke wilayah klan Chu dengan melewati pintu masuk klan. Keberadaan Zhou Yuan awalnya belum disadari oleh pasukan organisasi namun tidak menunggu waktu lama hingga salah satu dari mereka melihat Zhou Yuan yang berjalan dibelakang mereka.


"Siapa kau?"


Tiga pendekar alam perak menyadari kedatangan Zhou Yuan, mereka menjadi waspada karena tidak merasakan hawa keberadaan pemuda itu sebelumnya.


"Seharusnya aku yang bertanya pada kalian? Aku cukup yakin kalian bukan berasal dari klan Chu?"


Ketiga pendekar itu saling pandang sebelum bergerak menyerang, Zhou Yuan menggelengkan kepala, dengan beberapa pukulan, ketiga pendekar itu seketika tewas dengan cedera patah tulang yang serius.


Zhou Yuan mengambil sebilah pedang yang dipakai salah satu dari mereka, "Pusaka kelas tiga, pedang ini tidak terlalu buruk."


Keberadaan Zhou Yuan dapat dengan cepat disadari oleh musuh karena pemuda itu memiliki pakaian berbeda dari pasukan organisasi yang memakai seragam, hal ini membuat Zhou Yuan menjadi pusat perhatian pasukan lawan didekatnya.


Pasukan organisasi menganggap Zhou Yuan sebagai musuh, tanpa pikir panjang mereka segera bergerak maju dan menyerang pemuda itu.


Zhou Yuan menyambut setiap serangan yang datang, ayunan pedangnya begitu cepat dan menghabisi setiap pasukan organisasi yang berada dalam jarak serangannya.


Setiap tebasan pedangnya mencabut satu nyawa, dalam hitungan detik Zhou Yuan sudah menghabisi belasan dari mereka.


"Gawat! Dia bukan pendekar biasa?!"


"Kekuatannya terlalu tinggi, kita bukan tandingannya!"


Zhou Yuan terus mengayunkan pedangnya sambil berusaha mengurangi jumlah pasukan organisasi dengan cepat, ia tidak membiarkan musuh-musuh didekatnya berdiskusi.


Menyadari Zhou Yuan tidak dapat dihentikan oleh pendekar Alam Perak, belasan pendekar yang mencapai Alam Emas ikut membantu dan mengepung Zhou Yuan.


"Ingin mengepungku dengan jumlah, tidak akan semudah itu!" Zhou Yuan mengalirkan tenaga dalam pada pedangnya lalu menggunakan teknik pedang air yang dikuasainya.

__ADS_1


Pola serangan Zhou Yuan jadi berubah, permainan pedangnya seperti air yang mengalir tanpa ada hambatan, setiap ayunan pedangnya terhubung dengan ayunan yang lain sehingga tidak ada jeda dalam serangannya.


Permainan pedang Zhou Yuan berhasil menangkis setiap serangan yang datang sekaligus memberikan serangan balik yang mematikan.


Dengan cepat pedang Zhou Yuan kembali mengambil nyawa pasukan musuh, kepungan lawannya seolah tidak bisa menghambat pergerakan pemuda itu.


Melihat pendekar Alam Emas tetap tewas dalam sekali serangan Zhou Yuan, akhirnya pasukan organisasi di sekitarnya mulai mencari bantuan.


Kedatangan pendekar kuat seperti Zhou Yuan memang mengejutkan pasukan organisasi apalagi pemuda itu datang dari arah belakang mereka.


"Kau pikir bisa membunuh sesukamu!?"


Dua pendekar Alam Kristal tiba-tiba muncul di dekat Zhou Yuan dan menyerang dengan senjata mereka.


Zhou Yuan menghindari serangan tersebut dengan mudah lalu mengayunkan pedangnya untuk melukai dua pendekar alam kristal tersebut namun keduanya berhasil menahannya meski harus terdorong beberapa meter.


"Kau! Siapa sebenarnya dirimu?!"


Zhou Yuan tidak menjawab melainkan melepaskan gelombang pedang pada dua pendekar Alam Kristal tersebut.


Wajah pendekar Alam Kristal menjadi pucat saat menahan gelombang pedang Zhou Yuan, tidak hanya tangan mereka semakin sakit tetapi pusaka yang dipegang keduanya juga langsung mengalami kerusakan berat.


Zhou Yuan terus melepaskan gelombang pedang sambil memperpendek jarak antara ia dan lawannya. Dua pendekar alam kristal yang diserangnya hanya bisa mengumpat karena menyadari bukan tandingan pemuda itu.


Ketika Zhou Yuan beberapa langkah di dekat mereka, empat pendekar Alam Kristal yang lain datang dan membantu. Keempatnya menyibukkan Zhou Yuan sementara waktu sebelum dua pendekar alam kristal yang tadi ikut juga menyerang.


Zhou Yuan menghadapi enam pendekar Alam Kristal sekaligus, para pasukan organisasi disekitarnya memilih menjauh karena dampak pertarungan mereka jadi lebih meluas.


Meski Zhou Yuan diserang oleh enam lawannya namun posisinya tetap di atas lawan-lawannya. Enam pendekar alam kristal itu sama sekali tidak berhasil menekan Zhou Yuan, sebaliknya pemuda itu justru berhasil melukai lawannya dengan luka yang serius.


"Enam pendekar alam kristal bukan tandingannya, kalau begitu kepung dia dari berbagai arah!"

__ADS_1


Menyadari Zhou Yuan lebih kuat dari dugaan mereka, pasukan organisasi kembali mengepung Zhou Yuan dari segala arah.


Aksi Zhou Yuan yang melawan lautan musuhnya segera menjadi pusat perhatian pertempuran termasuk Yin Gubei dan Chu Guyu yang sedang bertarung.


Tatapan Yin Gubei menjadi dingin melihat tindakan Zhou Yuan yang sudah banyak membunuh pasukannya sementara Chu Guyu mengerutkan alis karena tidak mengenali pemuda itu.


"Aku tidak menduga kau mempunyai jagoan lain dari pasukanmu?!" Yin Gubei mendengus kesal.


Dalam sekali lihat saja Yin Gubei bisa merasakan kalau Zhou Yuan berada di tingkatan pendekar Alam Cahaya juga, meski dikepung lautan musuh Zhou Yuan tetap bisa menyerang balik bahkan membunuh lawan-lawannya.


Chu Guyu tidak merespon perkataan Yin Gubei, sebenarnya perempuan itu juga mempunyai pikiran sendiri ketika melihat Zhou Yuan.


Chu Guyu tidak mengenal Zhou Yuan namun permainan pedang yang digunakan pemuda itu bukan hal asing dalam pandangannya.


'Siapa sebenarnya pemuda itu, dia menggunakan teknik pedang air yang sama persis dengan Senior Xiao...' Chu Guyu pernah melihat Xiao Fan memainkan teknik pedangnya dan pemuda itu melampauinya.


Zhou Yuan terus memainkan pedangnya untuk menerobos kepungan musuh, mereka yang berada di alam perak dan alam emas akan tewas dalam sekali serangan sementara Alam Kristal akan mengalami luka yang serius.


"Teknik Pedang Elemen — Lingkaran Badai Kematian!"


Zhou Yuan menggunakan salah satu jurus teknik pedang yang dimilikinya, pedang pemuda itu tiba-tiba terselimuti api putih yang membara, Zhou Yuan tidak menggunakan perubahan jenis melainkan api tersebut tercipta dari gesekan pedangnya dengan udara disekitarnya.


Pasukan organisasi disekitar Zhou Yuan terkejut ketika menyaksikan api putih tersebut namun sebelum mereka bereaksi, Zhou Yuan sudah melancarkan serangan mematikannya yang tinggi.


Zhou Yuan segera menebaskan pedang apinya ke arah lawan-lawannya, tidak peduli dengan jumlah maupun tingkatan mereka, pedang Zhou Yuan dengan cepat menghabisi musuh-musuh yang berada dalam radius lima meter didekatnya.


Dalam waktu singkat, Zhou Yuan berhasil membuat genangan darah di tanah sekitarnya. Aksi itu membuat yang menyaksikan terkejut serta ketakutan, tidak hanya pasukan organisasi bahkan para pendekar klan Chu juga merasakan kengerian yang serupa.


Zhou Yuan melihat pedang yang kini tersisa gagangnya saja, Zhou Yuan tersenyum tipis, pedang itu tidak bisa menahan panas api putih dari jurus barusan sehingga mata pedangnya jadi meleleh. Zhou Yuan mengambil pedang lainnya lagi, berniat menggunakannya untuk menghabisi lawan-lawannya.


*Jangan lupa like dan Votenya, terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2