Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 294 — Bilah Pedang III


__ADS_3

Walupun Zhou Yuan terlihat tenang saat bertarung melawan musuh-musuhnya kenyatannya pemuda itu memiliki rasa cemas serta kekhawatirannya sendiri.


Zhou Yuan tidak pernah menduga dirinya akan melawan pendekar Alam Cahaya tingkat tinggi seperti ini dalam waktu bersamaan, melawan mereka sekaligus jelas sangat sulit dilakukan.


Ditambahkan ia memiliki kekhawatiran dengan jumlah tenaga dalamnya yang mulai menipis seiring menahan serangan lawannya. Sejak awal Zhou Yuan tidak yakin memenangkan pertarungan ini.


Jika saja ia tidak melihat Xiao Fan yang dalam bahaya saat itu mungkin dirinya tidak akan langsung turun tangan tetapi nyatanya situasinya memaksanya berbuat demikian.


Kombinasi Huang Zhang bersama tiga kriminal lainnya membuat Zhou Yuan di posisi bertahan, membuat Zhou Yuan tidak memiliki kesempatan untuk menyerang balik dan memainkan teknik pedangnya.


Keempatnya terus bertarung hingga ratusan jurus, Huang Zhang merapatkan giginya melihat tidak ada serangan yang berhasil menyentuh pemuda bertopeng itu.


"Dia ternyata sehebat ini lalu sampai kapan dia bisa bertahan..." Huang Zhang berdecak kesal.


Satu hal yang membuat Huang Zhang merasa lebih baik adalah melihat pusaka Zhou Yuan yang semakin rusak ketika pedang mereka saling berbenturan.


Jika saja bukan karena pengendalian tenaga dalam Zhou Yuan yang sangat tinggi mungkin pusaka ditangannya sudah rusak sejak tadi, Zhou Yuan mampu bertahan melawan mereka karena pengontrolan tenaga dalamnya yang baik.


Saat kedua belah pihak terus bertarung tiba-tiba Huang Zhang menaikan kekuatan serangannya pada salah satu ayunan pedangnya.


Serangan itu dipenuhi kekuatan yang dahsyat, Zhou Yuan berhasil menahannya tetapi pusakanya seketika hancur akibat menahan serangan tersebut.


Huang Zhang tidak menyia-nyiakan sedetikpun saat pedang Zhou Yuan rusak, ia kembali mengayunkan pedangnya yang kali ini di arahkan ke kepala Zhou Yuan.


Biarpun Zhou Yuan berhasil menghindari serangan tersebut tetapi topeng yang dipakainya terbelah menjadi dua. Topeng itu terjatuh lalu terlihatlah wajah tampan Zhou Yuan dibaliknya.


Zhou Yuan berdecak pelan lalu melompat menjaga jarak dari lawannya, disisi yang sama ekspresi terkejut terpampang dari wajah Huang Zhang, Pedang Iblis, serta yang lainnya.


"Tidak mungkin, apa dia memang semuda yang terlihat?"


"Tidak hanya muda bahkan ia masih seorang remaja, aku tidak percaya tenaga dalam bisa membuat pendekar jadi semuda itu!?"

__ADS_1


Dua kriminal yang bersama Huang Zhang dan pedang Iblis berdiskusi, mereka sadar jika Zhou Yuan menggunakan teknik khusus agar terlihat awet muda seharusnya ia tidak semuda orang yang berusia belasan tahun.


Di dunia persilatan adalah hal yang lazim pendekar menggunakan tenaga dalam agar terlihat awet muda terutama bagi pendekar perempuan yang ingin terlihat cantik, namun biarpun demikian mereka hanya akan terlihat seperti seseorang diusia 20-30 tahunan.


"Jangan diam saja, cepat serangan dia!" Huang Zhang berseru.


Huang Zhang akui dirinya terkejut juga melihat wajah muda Zhou Yuan tetapi ia tidak bisa membiarkan kesempatan yang ada. Setelah pedang Zhou Yuan hancur maka ini adalah kesempatan mereka untuk membunuh Zhou Yuan.


Zhou Yuan melihat pedangnya tinggal setengahnya lagi, ia ingin mengambil pusaka lain di cincin ruangnya tetapi lawan-lawannya sudah beberapa langkah lagi didekatnya.


Zhou Yuan menggunakan separuh pedang yang sudah terpotong itu untuk bertahan, meski demikian ia masih mampu untuk menahan serangan lawannya meski tidak secara sempurna.


Akhirnya beberapa serangan mereka mengenai Zhou Yuan dengan telak, serangan yang dilapisi tenaga dalam tersebut ternyata tidak menimbulkan luka pada kulit Zhou Yuan dan itu mengejutkan lawan-lawannya.


"Bagaimana bisa..."


"Tubuhnya sangat keras, dia menggunakan baju pelindung atau apa?!"


Keempatnya tidak bisa melihat ada baju pelindung di jubah Zhou Yuan namun mereka menyaksikan ada sisik yang terukir di kulit pemuda tersebut.


Zhou Yuan memang menggunakan Teknik Sisik Naga'nya untuk mengeraskan kulitnya, biarpun tidak melukai dirinya secara fisik namun Zhou Yuan tetap merasakan sakit karena serangan mereka yang kuat.


"Aku tidak bisa diposisi seperti ini terus..." Zhou Yuan mengumpulkan tenaga dalam pada mulutnya lalu menyemburkan api berjumlah besar. "Elemental Api — Hembusan Nafas Api!"


Huang Zhang, Pedang Iblis, dan dua kriminal yang ada di dekat Zhou Yuan melotot melihat api yang disemburkan pemuda itu, mereka buru-buru melompat untuk menghindarinya.


Mereka mundur hingga memisahkan jarak yang lumayan antara keduanya, tatapan mereka pada Zhou Yuan sekali lagi berubah, melihat dari suhu dan besarnya api, menunjukkan Zhou Yuan sangat ahli dalam teknik perubahan jenis.


Nafas Zhou Yuan sudah tidak beraturan menggunakan jurus itu, tenaga dalamnya yang sudah menipis benar-benar terkuras banyak akibat teknik tersebut.


Zhou Yuan mulai berpikir, menghitung dan memperkirakan langkah-langkah yang harus ia ambil dengan sisa tenaga dalamnya, yang pasti dirinya tidak bisa diposisi bertahan terus menerus.

__ADS_1


"Sepertinya situasimu sangat buruk, kau benar-benar dalam masalah besar bukan?"


"Ingrid?!"


Zhou Yuan terkejut ketika mendengar suara Ingrid didalam pikirannya dan diwaktu bersamaan ia melihat pedang itu yang kini terbang menuju ke arahnya.


Pedang Ingrid dengan cepat sampai di depan Zhou Yuan yang langsung di tangkap pemuda itu oleh tangannya.


"Aku sudah menduga kau akan dalam situasi ini tetapi tidak menyangka keadaannya lebih parah, kau benar-benar kewalahan..." Ingrid muncul dari pedangnya lalu melayang disisi Zhou Yuan, roh pedang itu melirik ke arah Huang Zhang dan lainnya. "Kondisimu kesini jauh dari kata prima, tenaga dalammu sudah separuh di gunakan saat kau terbang sebelumnya, jika tidak, mungkin kau tidak akan kesulitan melawan mereka."


Zhou Yuan tersenyum tipis, Ingrid jelas dapat memahami situasi dirinya dengan cepat.


Perkataan Ingrid tidak sepenuhnya salah, sebelum perang ini dimulai tenaga dalam Zhou Yuan memang telah digunakan lebih dari separuhnya, belum lagi ia menyerahkan sebagian lagi pada Ingrid agar bisa menggunakan pedang legendaris tersebut.


Menurut Ingrid, jika bukan karena Zhou Yuan mampu menghemat tenaga dalam dengan baik mungkin pemuda itu sudah kehabisan tenaga dalamnya sejak lama.


"Jangan khawatir, kedatanganku kesini karena ingin membantumu, kau bisa menang melawan mereka."


"Hm, apa maksudmu menang, kau-..." Zhou Yuan belum menyelesaikan kalimatnya saat tangannya yang memegang Pedang Ingrid dialiri tenaga dalam sebelum menuju ke dalam dangtiannya.


Ingrid ternyata memberikan tenaga dalam yang ia miliki ke tubuh Zhou Yuan, dalam waktu singkat pemuda itu bisa merasakan tenaga dalamnya telah pulih kembali.


"Ini... Bagaimana bisa..." Zhou Yuan terkejut membelalakkan mata.


Ingrid mendengus sebelum melipat tangannya di dada. "Penjelasannya panjang dan kau mungkin tidak akan memahaminya, secara singkat, aku bisa mendapatkan tenaga dalam dengan membunuh seseorang, kebetulan tadi aku telah membunuh banyak orang..."


Zhou Yuan tidak terlalu mengerti tetapi ia cukup senang mendengar hal tersebut, Zhou Yuan membuang pedang yang terpotong tadi sebelum mengeluarkan Pedang Kusanagi dari cincin ruang.


Dengan tenaga dalam yang ia miliki saat ini, Zhou Yuan bisa menggunakan Pedang Kusanagi cukup lama. Pedang itu langsung menghisap tenaga dalam Zhou Yuan ketika terlepas dari sarungnya.


"Baiklah, dengan begini aku bisa bertarung serius sekarang..." Zhou Yuan menepuk-nepuk pundaknya dengan pedang kusanagi sambil sambil tersenyum lebar pada lawan-lawannya.

__ADS_1


Jantung Huang Zhang berdetak cepat melihat senyuman Zhou Yuan yang terkesan dingin, firasatnya mengatakan bahwa pertarungan dirinya dengan pendekar muda tersebut akan berakhir buruk pada pihaknya.


__ADS_2