Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 237 — Pertempuran Klan Chu


__ADS_3

Tidak lama suara lonceng itu berbunyi, Yin Gubei melihat para pendekar klan Chu mulai bermunculan dari tempat persembunyian mereka.


Pendekar klan Chu bersembunyi di bawah tanah dan ketika mereka muncul, pasukan organisasi kriminal sudah dalam kepungan mereka.


Yin Gubei berdecak kesal, ia kini memahami strategi yang dipakai klan Chu, mereka sengaja mengosongkan rumah penduduk agar pasukannya terpancing untuk masuk ke dalam klan seperti ini.


Kini pasukan organisasi berada ditengah-tengah para pendekar klan Chu yang mengelilingi pasukannya, situasi ini jelas merugikan bagi pihak Yin Gubei.


Yin Gubei bisa melihat jumlah pasukan klan Chu sedikit lebih banyak dari jumlah pasukan organisasi yang dibawanya, terlebih mereka mempunyai strategi tersendiri dalam pertempuran ini.


"Kupikir si tua bangka tangan satu itu akan ikut gabung dalam penyerangan ini tetapi sepertinya kekhawatiranku tidak diperlukan..."


Yin Gubei menyipitkan mata pada seorang perempuan yang berbicara itu yang sepertinya memimpin pasukan ini, Yin Gubei dapat merasakan perempuan tersebut memiliki kekuatan yang tinggi.


"Bisa kutebak kau adalah Chu Guyu, pemimpin klan ini bukan?"


Chu Guyu mendengus dingin. "Kau bukan berasal dari Kekaisaran Bulan, aku tidak pernah mendengar ada pendekar sepertimu disini."


Menanggapi hal tersebut Yin Gubei tertawa. "Kau benar, aku tidak terlalu terkenal disini namun di tempatku, hampir semua orang pernah mengenalnya, namaku Yin Gubei sang pemburu kepala."


"Aku tidak tertarik mengenalmu ataupun peduli, kalian menyerang klanku maka tidak jalan bagi kalian untuk pulang."


Chu Guyu tidak berniat berbicara lebih jauh, ia segera memberikan tanda pada yang lainnya untuk segera menyerang sementara Yin Gubei juga memberikan tanda serupa.


Para pendekar klan Chu dan pasukan aliansi kriminal segera bertemu, pertempuran besar terjadi dan kedua belah pihak saling bertukar serangan.


Para pendekar klan Chu jelas lebih diunggulkan karena posisi mereka mengepung pasukan lawannya, para pendekar klan Chu yang memiliki banyak persiapan dapat dengan cepat menekan pasukan organisasi kriminal dalam waktu singkat.


Chu Guyu tidak tinggal diam, ia segera maju dan melawan Yin Gubei, perempuan itu sadar hanya dirinya yang bisa melawan pria tersebut.


Yin Gubei menarik senjatanya yang berupa pisau, ia kemudian memberi tanda pada tiga pendekar alam cahaya yang lain agar membantu untuk bertarung dengan perempuan tersebut.

__ADS_1


Dalam waktu singkat, Chu Guyu bertukar serangan dengan empat lawannya. Chu Guyu mungkin memiliki peluang untuk mengalahkan Yin Gubei namun berbeda kasusnya jika lawannya dibantu tiga pendekar alam cahaya.


Chu Guyu hanya memberikan perlawan sengit pada awal pertarungan sebelum posisinya berubah diposisi bertahan.


"Kudengar kau adalah pendekar jenius di kekaisaran ini, kemampuanmu ternyata lebih lemah dari dugaanku." Yin Gubei tersenyum sinis melihat Chu Guyu hanya memfokuskan untuk menghindar.


"Aku tidak menerima pendapat dari seseorang yang tidak tahu malu mengeroyok seorang perempuan sendirian."


Yin Gubei mendengus dingin, tidak menjawab melainkan terus melancarkan serangan pisau-pisaunya sementara tiga pendekar alam cahaya yang lain ikut membantu menekan Chu Guyu.


Chu Guyu berusaha mungkin menghindar, biarpun ia terlihat tenang sebenarnya perempuan itu mempunyai kekhawatiran tersendiri.


Dalam beberapa kali pertukaran serangan antara ia dan keempat lawannya, Chu Guyu tidak akan bisa mengalahkan mereka berempat apalagi sampai membunuhnya. Satu-satunya harapan Chu Guyu sekarang adalah para pendekar klan Chu segera menekan pasukan organisasi.


Sejak awal Chu Guyu memang tidak memiliki niat untuk mengalahkan Yin Gubei dan tiga pendekar alam cahaya itu, ia hanya bertukar serangan dengan mereka untuk mengulur waktu.


"Kau mungkin sedang menunggu pasukan klanmu mengalahkan pasukan yang aku bawa tetapi sebenarnya situasi tidak seperti yang kau harapkan..." Seolah bisa membaca pikiran Chu Guyu, Yin Gubei memberikan pernyataan.


"Aku sudah hidup lebih dari seratus tahun, strategimu bukan kali pertama aku melihatnya." Yin Gubei tersenyum sini lalu kemudian menembakkan kembang api ke langit. "Kau akan memahaminya tidak lama lagi."


Chu Guyu melompat cukup jauh untuk memisahkan jarak dengan lawannya sebelum kemudian menoleh ke kembang api tersebut.


Firasat Chu Guyu memburuk, ia yakin Yin Gubei memiliki rencana lain terhadap kembang api itu. Benar saja, tidak lama kembang api itu meledak, pasukan tambahan dari pihak organisasi tiba-tiba berdatangan memasuki wilayah klan Chu.


"Kau!"


Chu Guyu memasang wajah serius, dia tidak menduga pasukan organisasi memiliki pasukan yang lain bahkan jumlahnya lebih besar dari pasukan yang mereka kepung.


"Kita lihat, pihak siapa yang akan ditekan terlebih dahulu!" Yin Gubei tersenyum mengejek.


Chu Guyu mengepalkan tangannya keras, jika Yin Gubei mempunyai pasukan tambah seperti ini mungkin dirinya akan menggunakan strategi yang berbeda untuk mengalahkan pasukan lawannya.

__ADS_1


Dalam waktu singkat, pasukan organisasi yang baru datang segera menekan para pendekar klan Chu.


Awalnya para pendekar klan Chu berada disituasi yang menguntungkan namun ketika gelombang kedua pasukan organisasi muncul, dengan cepat situasi mereka berbalik.


Chu Guyu mengigit bibirnya, dia bisa melihat pasukannya jadi kewalahan menghadapi jumlah pasukan organisasi yang bertambah.


Chu Guyu ingin pergi ke arah mereka dan membantu pasukannya tetapi Yin Gubei bersama 3 pendekar Alam Cahaya yang lain tidak membiarkan hal itu terjadi. Mereka terus menyibukkan Chu Guyu dan memberikan luka pada perempuan tersebut.


***


"Bukankah suara ini..."


Zhou Yuan mengerutkan dahi ketika mendengar suara riuh seperti pertarungan saat keduanya mulai dekat ke lokasi klan Chu berada. Zhou Yuan dan Xi Jinxue sudah menempuh perjalanan berhari-hari dan hendak tiba di klan tersebut.


"Saudara Yuan, apa suara ini berasal dari klan Chu?" Xi Jinxue bertanya disampingnya, mendadak perasaan gadis itu jadi khawatir.


"Aku tidak yakin tetapi sepertinya memang demikian Nona Xi, lebih baik kita melihatnya lebih dekat agar bisa melihat situasi yang terjadi."


Zhou Yuan dan Xi Jinxue mempercepat langkah mereka, tidak membutuhkan waktu lama untuk keduanya tiba di klan Chu dan mendapati ada suatu peristiwa besar yang sedang terjadi di klan tersebut.


"Ini..." Mulut Xi Jinxue terbuka lebar, tidak percaya dengan pemandangan di depan matanya.


Zhou Yuan menyipitkan matanya, ia juga terkejut ketika menyaksikan situasi klan Chu saat ini. Ada sebuah pasukan asing berseragam serba hitam yang Zhou Yuan yakini sebagai pasukan yang penyerang klan Chu.


"Mereka berasal dari organisasi kriminal..." Zhou Yuan dengan cepat menangkap situasi yang terjadi, ini bukan kali pertama bagi dirinya berurusan dengan mereka di kehidupan keduanya.


Zhou Yuan bisa melihat para pendekar klan Chu dalam posisi terdesak, pasukan organisasi jelas memiliki banyak keunggulan salah satunya adalah jumlah pasukan mereka yang lebih banyak.


"Saudara Yuan, apa yang harus kita lakukan?" Xi Jinxue merasa cemas, jelas situasi didepannya diluar perkiraannya.


Zhou Yuan tidak menjawab melainkan menghilang di pandangan gadis itu dan muncul di belakangnya, Zhou Yuan memberikan sentuhan jari pada leher gadis itu, seketika Xi Jinxue kehilangan kesadarannya dan jatuh pingsan.

__ADS_1


Zhou Yuan menangkap tubuh Xi Jinxue. "Maaf Nona Xi, sebaiknya anda tunggi disini, situasi di depan sangat berbahaya untuk kemampuanmu sekarang."


__ADS_2