Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 155 — Membeli Pedang


__ADS_3

"Fei'er, kau tak perlu memandang mereka seperti itu." Zhou Yuan tersenyum canggung, mengelus pucuk kepala gadis itu.


"Hmph!" Yifei langsung membuang wajahnya dengan kesal.


Yifei tidak menduga hanya beberapa detik Zhou Yuan tidak bersamanya laki-laki itu sudah dikerumuni para gadis. Zhou Yuan memang memiliki paras rupawan, tapi tidak seharusnya membuat para gadis tergila-gila karena melihat wajahnya.


Disisi lain gadis-gadis pelayan itu sempat terpana oleh kemunculan dan kecantikan Jiang Yifei, meski mereka memiliki wajah yang menarik sebagai seorang gadis namun dihadapan Yifei, kecantikan mereka seperti bukan apa-apa.


Zhou Yuan batuk pelan untuk menutupi kecanggungan antara Yifei dan para gadis pelayan itu, ia mengutarakan bahwa dirinya kesini karena ingin membeli sebuah pedang untuk Yifei.


"Ah, kalau masalah itu kebetulan ada senjata yang cocok untuk bisa digunakan Nona..." Salah satu pelayan menjawab meski masih merasa canggung.


Pelayan yang menjawab tidak mengetahui seperti apa hubungan Zhou Yuan dan gadis berambut pink itu namun dari sikap Jiang Yifei sebelumnya jelas dia sedang cemburu.


Zhou Yuan dan Jiang Yifei di perkenalkan pedang-pedang yang sedang di jual oleh mereka, hampir senjata mereka memang berkualitas baik namun ada satu hal yang membuat Zhou Yuan tidak langsung memilihnya.


"Apakah ada yang salah Tuan muda?" Tanya pelayan itu, ia sudah menjelaskan semua senjata yang dijual namun tidak ada tanda-tanda Zhou Yuan akan tertarik.


"Tidak ada, apa pedang untuk perempuan hanya segini, mereka tidak cukup kuat untuk digunakan Fei'er."


"Tidak cukup kuat?" Pelayan itu keheranan. "Semua pedang disini memiliki kualitas yang tinggi, tidak akan mudah rusak walau digunakan waktu yang lama Tuan muda."


Zhou Yuan tersenyum tipis, ia memahami keheranan pelayan itu. Zhou Yuan kemudian menoleh ke arah Jiang Yifei yang semenjak tadi memasang wajah cemberut, gadis itu sepertinya masih kesal dengan peristiwa sebelumnya.


"Fei'er, kau tidak mau memilih pedang yang kau inginkan disini?"


"Aku menunggu keputusanmu, bukankah kau ahli pedang, seharusnya kau tau kualitas pedang." Yifei menjawabnya dengan ketus.


Zhou Yuan menggaruk kepala lalu meminta pada pelayan itu untuk membawakan satu pedang untuknya.

__ADS_1


Zhou Yuan seterusnya menyerahkan pada Jiang Yifei. "Fei'er, coba kau alirkan tenaga dalam pada pedang ini dan lakukan perubahan jenis."


Yifei tidak mengerti maksud dan niat Zhou Yuan namun ia segera mengalirkan tenaga dalam pada pedang itu, tidak lama kemudian pedang yang di pegang Jiang Yifei mulai terselimuti oleh api biru.


Para pelayan serta pelanggan yang sedang di sana terkejut menyadari tindakan Jiang Yifei yang memunculkan api, semua perhatian di sana langsung tertuju pada gadis tersebut.


Api biru yang dilepaskan Jiang Yifei tidak terlalu besar untuk menyelimuti pedang itu namun cukup membuat mata pedangnya jadi meleleh.


Zhou Yuan menghela nafas, ia sudah menduga pedang berkualitas baik sekalipun tidak akan cukup menahan suhu api yang dilepaskan Jiang Yifei.


Api biru terlalu panas, hanya pusaka di atas kelas 3 yang bisa menahan suhu apinya.


"Ini..."


Pelayan yang sebelumnya bersama Zhou Yuan membuka mulutnya dengan ekspresi terkejut, kini ia mulai memahami ucapan pemuda tersebut sebelumnya.


"Apa tidak ada sejenis pedang yang sudah menjadi pusaka?" Tanya Zhou Yuan tanpa peduli ekspresi terkejut pelayan itu


Pelayan itu kini tampak lebih hormat pada Zhou Yuan dan Jiang Yifei setelah melihat kemampuannya, dalam ucapannya bahkan ada sedikit ketakutan.


"Bisakah kau tunjukkan, mungkin kami bisa membelinya."


Pelayan itu tampak ragu tetapi tidak menolak permintaan Zhou Yuan, ia membawa Zhou Yuan dan Yifei ke ruangan berbeda, pusaka dan senjata biasa memang dijual terpisah di toko ini.


"Ini adalah pusaka yang kami punya yang cocok di pakai seorang wanita..." Pelayan tersebut menyerahkan sebuah pedang yang memiliki warna sarung pink.


Pedang yang digunakan laki-laki dan perempuan memang tidak ada yang berbeda, namun ada sejumlah penempa pedang yang membuat senjata khusus untuk perempuan, lebih jelasnya pedang yang digunakan perempuan jauh lebih ringan.


Yifei langsung jatuh cinta melihat pedang berwarna pink tersebut, cocok untuk dirinya yang selalu memakai gaun warna pink.

__ADS_1


Yifei langsung berniat untuk membelinya.


"Berapa harga untuk pedang ini?" Menyadari pedang berwarna pink tersebut adalah pusaka kelas dua, Zhou Yuan mengerti harga yang diterapkan pasti tidak sedikit.


"Sekitar 80.000 koin emas Tuan muda."


Zhou Yuan tersedak nafasnya sendiri sampai terbatuk-batuk mendengar harga pedang tersebut, jelas harganya diluar perkiraannya.


Pusaka memang sangat mahal di dunia persilatan karena pembuatan mereka yang rumit serta membutuhkan waktu panjang.


Zhou Yuan tersenyum kecut lalu menoleh ke arah Yifei. "Fei'er, sebaiknya kita tunda dulu membeli pedang untukmu, uang yang aku bawa sepertinya masih kurang."


Di kantong Zhou Yuan, ia mempunyai belasan ribu koin emas setelah mengerjakan misi di serikat, uang senilai tersebut jelas sangat besar di dunia persilatan namun tetap saja membeli kelengkapan seorang pendekar masih tergolong kurang.


"Aku mempunyai uangnya, paman memberiku uang sebelum kita pergi." Yifei menyerahkan sebuah kartu hitam yang ia sembunyikan dibalik gaunnya.


Zhou Yuan terkejut sementara si pelayan menahan nafasnya, keduanya jelas mengetahui nilai kartu hitam tersebut.


Di kekaisaran Bulan, seseorang yang sangat kaya tidak mungkin membawa ratusan ribu koin emas ketika mereka berpergian, selain sangat berat, mereka juga akan mudah di serang oleh berbagai penjahat.


Sebab hal itu pemerintahan membuat kartu hitam agar mereka yang kaya bisa menyimpan uang dengan aman serta mudah, kartu hitam tersebut sangat langka dan tidak semua orang memilikinya, nilai kartu hitam seharga seratus ribu koin emas.


Pelayan itu segera menerima kartu hitam Yifei, karena mencakup transaksi besar ia harus membicarakan ini pada atasannya. Pelayan itu berpamitan sebentar, meninggalkan Zhou Yuan dan Yifei.


"Fei'er, apa tidak masalah kau mengeluarkan uang sebanyak ini?" Tanya Zhou Yuan sambil tersenyum canggung.


"Aku masih mempunyai banyak, ada beberapa kartu hitam yang aku bawa kesini." Yifei menunjukkan tujuh kartu hitam yang lainnya.


Zhou Yuan menahan nafasnya, ia tidak menduga Yifei akan membawa uang sebanyak ini.

__ADS_1


'Kudengar Keluarga Jiang adalah Keluarga Bangsawan paling kaya di Kekaisaran Bulan, sepertinya kabar itu memang benar adanya...' Zhou Yuan tersenyum canggung.


__ADS_2