Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 194 — Penerobosan


__ADS_3

Zhou Yuan mengepalkan tangannya dengan keras "Aku tak bisa membiarkan semua itu terjadi, aku harus mencegahnya!"


Zhou Yuan sudah tidak peduli dengan balas dendamnya, yang dipikirkan ketika kekacauan itu sungguhan benar terjadi adalah keselamatan keluarganya.


Yun Feiyu melihat tekad Zhou Yuan yang berapi-api dan ia sudah menebak Zhou Yuan akan berpikir demikian.


Buah surgawi tidak hanya merupakan sumberdaya paling berharga di dunia Zhou Yuan saja bahkan jika buah itu tumbuh di dunia Yun Feiyu sekarang, ia akan menjadi rebutan banyak orang bahkan Yun Feiyu juga ingin memilikinya.


Manfaat buah surgawi bagi seorang pendekar sangatlah tinggi, lebih tinggi dari sumberdaya yang ada di dunia manapun. Seseorang yang memakan walau salah satu dari buah itu akan dipastikan menjadi pendekar yang hebat dan tak tertandingi.


Tanpa dijelaskan oleh Zhou Yuan juga, Feiyu sudah menebak kemunculan buah surgawi di suatu dunia bukanlah anugerah melainkan bencana.


"Yuan'er, daripada kau mengkhawatirkan banyak hal lebih baik kau memperkuat kekuatanmu terlebih dahulu. Tanpa kekuatan kau tidak bisa melalukan apapun, semakin tinggi kekuatanmu semakin banyak hal yang bisa kamu rubah..."


Perkataan Yun Feiyu menyadarkan Zhou Yuan, kini ia memiliki motivasi yang kuat dalam berlatih yaitu agar bisa melindungi keluarganya.


Yun Feiyu tersenyum lalu memangku dagunya sambil menatap Zhou Yuan, "Yuan'er, awalnya kupikir kau adalah orang jahat karena ada aura pembunuh di tubuhmu tetapi sepertinya aku telah salah menilai, selama kau disini dan bercerita banyak hal padaku, kau selalu mengkhawatirkan keselamatan orang lain dibandingkan keselamatan dirimu."


Yun Feiyu masih mengingat alasan Zhou Yuan buru-buru ingin kembali ke dunianya karena mengkhawatirkan situasi akademi, ketika mendengar buah surgawi akan tumbuh lagi Zhou Yuan juga kembali mengkhawatirkan orang lain.


Sebenarnya hal itu cukup wajar bagi mereka yang memiliki keluarga, teman, atau orang yang disayangi untuk mengkhawatirkan orang lain tetapi orang yang memiliki aura pembunuh seperti Zhou Yuan biasanya tidak memiliki sikap seperti itu.


Zhou Yuan tidak bisa menjawab, dia baru pertama kali ini merasakan bagaimana mempunyai sebuah keluarga dan orang yang dicintai.


Zhou Yuan yang awalnya dipenuhi kebencian serta balas dendam karena terbunuhnya dikehidupan pertama kini pandangannya mulai bergeser seiring waktu apalagi setelah merasakan bagaimana kasih sayang keluarga, baginya keselamatan mereka jauh lebih penting daripada balas dendamnya.

__ADS_1


Yun Feiyu kemudian bangkit dari duduknya, "Yuan'er, kau tidak perlu khawatir, setelah ini aku juga akan ikut membantumu menjadi kuat. Kau tenang saja." Yun Feiyu mengepalkan tangannya penuh semangat, mencoba menghibur Zhou Yuan.


Zhou Yuan berusaha tersenyum, "Terimakasih Bibi, anda telah banyak membantuku disini."


Yun Feiyu mengangguk pelan, ia kemudian membuat portal tetapi kali ini tujuannya adalah tempat danau kembali. Yun Feiyu membiarkan Zhou Yuan sendiri di sana karena saat ini pemuda itu sedang membutuhkan ketenangan untuk menerobos ke alam cahaya.


Sesudah Yun Feiyu meninggalkannya, Zhou Yuan tidak membuang-buang waktu lagi, dirinya segera mengambil duduk bersila dan mulai berusaha membuka gerbang cahaya lagi.


***


"Ah, sensasi ini hampir kulupakan..."


Zhou Yuan tersenyum lebar dan penuh kegembiraan saat tubuhnya memancarkan aura kekuatan yang hebat usai berhasil menerobos alam cahaya.


Tentu saja Zhou Yuan menyadari bahwa prestasinya sekarang terjadi karena beberapa faktor, pertama karena ia terlahir kembali dengan memiliki ingatan kehidupan pertamanya lalu kedua, Zhou Yuan mempunyai tubuh Raja Langit, tubuh istimewa yang membuatnya dapat meningkatkan kekuatan dengan cepat sementara faktor terakhir karena saat penerobosan ke alam cahaya, Zhou Yuan mempunyai sumberdaya yang melimpah.


Proses pembukaan gerbang cahaya yang seharusnya membutuhkan waktu sampai berpuluh-puluh tahun dapat Zhou Yuan selesaikan hanya dengan beberapa bulan saja.


Zhou Yuan menjadi lebih bersemangat, ia tidak sabar untuk menunjukkan kekuatannya yang sekarang.


Zhou Yuan ingin memperagakan dan mencoba kekuatan barunya namun saat ia hendak melakukannya tiba-tiba dari ruang hampa sebuah portal muncul lalu terlihatlah Yun Feiyu keluar dari sana.


"Ah, Yuan'er, kau ternyata sudah menerobos, ya?" Yun Feiyu memamerkan senyum manisnya saat menyadari kekuatan Zhou Yuan yang baru.


Zhou Yuan tersenyum "Bibi, apakah ada sesuatu yang membuat Bibi kesini?"

__ADS_1


"Hm, awalnya aku hanya ingin mengantarkan makanan untukmu seperti biasa tetapi melihat latihanmu sudah selesai, apa kau mau ke rumah dulu sebentar atau berlatih kembali?"


Zhou Yuan sebenarnya ingin sekali bertemu tiga gadisnya tetapi setelah dipikir kembali ia bisa melakukan itu lain kali. Meski baru mencapai Alam Cahaya, Zhou Yuan masih ingin berlatih dan memperkuat dirinya.


Yun Feiyu mengangguk, dia bisa melihat ada banyak Anggrek Bulan dan Anggrek Matahari yang tersisa, belum lagi Zhou Yuan masih memiliki banyak permata suliman yang belum dipakai sehingga ada kemungkinan Zhou Yuan dapat meningkatkan kekuatannya lagi.


"Apa kau mengetahui cara untuk meningkatkan kekuatanmu selanjutnya, Yuan'er? Di alam cahaya pelatihannya sangat berbeda dibandingkan alam sebelumnya."


Zhou Yuan memahami apa yang dimaksud Feiyu, seseorang yang telah mencapai Alam Cahaya bukan lagi tahapan sebagai perhitungan tingkatannya melainkan jumlah meridian yang terbuka.


Seorang pendekar cahaya diharuskan membuka seluruh meridian ditubuhnya, semakin banyak meridian yang terbuka maka akan semakin kuat dirinya.


Terdapat 12 meridian yang terlihat ketika seseorang berhasil membuka gerbang cahaya, pembukaan meridian ini tidak berbeda jauh dengan usaha membuka gerbang cahaya, dibutuhkan pemahaman beladiri serta tenaga dalam agar bisa berhasil membukanya.


Di dunia persilatan Benua Daratan Utara, hampir tidak ada pendekar yang berhasil membuka 12 meridian secara sempurna, para kaisar seperti Jiang Qisha saja yang merupakan pendekar nomor satu di Kekaisaran Bulan hanya berhasil membuka 8 meridian ditubuhnya setelah hidup demikian lama.


Ada juga Xiao Fan atau Yue Jian yang sama-sama pendekar berada di alam cahaya dengan 7 meridian yang terbuka. Chu Guyu 6 meridian terbuka serta Jiang Long yang berada dibawahnya yaitu dengan 5 meridian yang terbuka.


Zhou Yuan sendiri dikehidupan pertamanya merupakan pendekar kuat yang menyamai Xiao Fan dan Yue Jian yaitu pendekar alam cahaya dengan 7 meridian yang terbuka.


Seorang pendekar di tingkatan tersebut sangat disegani di dunia persilatan dan hanya bisa dihitung dengan jari.


Andai saja waktu itu ia tidak menghadapi ratusan lawannya mungkin dirinya akan berhasil menang melawan Huang Zhang, hanya saja saat itu Huang Zhang berhasil membunuhnya karena bekerja sama dengan 4 pendekar tingkat tinggi beserta ratusan anak buahnya.


Zhou Yuan yakin dikehidupan kedua ini ia bisa mencapai kekuatannya seperti dikehidupan pertama, yang dibutuhkan Zhou Yuan sekarang selain waktu dalam prosesnya, tentu saja sumberdaya agar mempercepat latihannya.

__ADS_1


__ADS_2