
"Elemental Api — Pukulan Tinju Api!"
BUM!
Zhou Yuan melepaskan serangan pukulan pada salah satu penjaga, membuat ledakan api yang dahsyat dan melukai penjaga tersebut.
Penjaga itu terlempar hingga mengenai salah satu bangunan, ia tak bisa mempertahankan kesadarannya sebelum jatuh pingsan.
Semakin lama Zhou Yuan melawan para penjaga itu semakin banyak mereka berdatangan, Zhou Yuan menghadapi mereka dengan ilmu tangan kosongnya yang dipadukan dengan teknik perubahan jenis.
"Dia terlalu kuat, kita semua bukan tandingannya!"
"Panggil para Tetua, hanya mereka yang bisa menghadapi pemuda itu!"
Para penjaga sepakat mereka tidak akan bisa mengalahkan Zhou Yuan hanya dengan jumlah, meski diserang habis-habisan selama beberapa menit nyatanya Zhou Yuan tetap tenang dan mampu menghadapi semua lawannya.
Yang menggangu mereka adalah hawa dingin yang dilepaskan pemuda itu, semakin dekat para penjaga dengan lawannya maka semakin turun suhu tubuh mereka.
Zhou Yuan terus menghadapi lawan-lawannya saat tiba-tiba seorang Tetua dari Keluarga Ling melompat dan melepaskan serangan tapak berkekuatan tinggi.
"Beraninya kau mengacaukan Keluarga Ling!?" Tetua itu menyerang sambil mendengus kesal.
Zhou Yuan tidak menghindar serangan itu melainkan membalasnya dengan serangan tapak juga. Zhou Yuan menggunakan perubahan jenis es.
"Elemental Es — Serpihan Tapak Es!"
Kedua tapak beradu dan menciptakan gelombang kejut yang menggetarkan udara sekitarnya, Tetua itu terlempar beberapa meter usai beradu serangan sementara Zhou Yuan tetap berdiri ditempatnya semula.
Tetua itu terbatuk-batuk dan darah segar muncul disudut bibirnya, ia tidak menduga dalam adu serangan keduanya Zhou Yuan akan mengalirkan banyak sekali tenaga dalam.
Mata Tetua itu kemudian melebar saat menyadari tangan yang dipakainya untuk menyerang Zhou Yuan sudah membeku. Dia mencoba mencairkannya dengan tenaga dalam namun es itu sulit untuk dicairkan.
"Perubahan jenis es setinggi ini... Siapa dirimu sebenarnya!?" Seru Tetua itu dengan lantang.
__ADS_1
Zhou Yuan tersenyum tipis. "Aku yakin salah satu dari kalian yang tidak memiliki tangan sudah menceritakan semuanya tentangku. Aku kesini karena ingin menyelesaikan urusan yang sebelumnya tertunda..."
Tetua itu berpikir sesaat sebelum akhirnya mengumpat, ia menyadari orang yang dimaksud Zhou Yuan adalah Ling Fuyan, Tetua itu kini mengerti kenapa Ling Fuyan bisa kalah dengan mudah karena kekuatan Zhou Yuan terlalu berbeda jauh dengannya.
Saat Tetua itu masih berpikir Zhou Yuan sebaliknya tidak membuang waktunya, dia melepaskan bola-bola api ke arah Tetua tersebut sambil mempersempit jarak antara keduanya.
Ekspresi Tetua itu menjadi buruk, ia menghindari serangan bola-bola api tersebut namun diwaktu yang sama Zhou Yuan sudah berada di dekatnya.
Zhou Yuan melepaskan serangan tapak dan Tetua itu mengikuti, keduanya bertukar serangan hingga menimbulkan gelombang kejut yang dahsyat.
Tetua itu tidak ahli dalam serangan tangan kosong sehingga dalam belasan jurus saja ia sudah terpojok, pada serangan tapak terakhir Zhou Yuan berhasil mengenai tubuhnya, membuat ia terlempar belasan meter sebelum muntah darah.
Tetua itu mengumpat berulang kali, dia merasakan perbedaan kekuatan yang signifikan antara ia dan lawannya.
Zhou Yuan tidak menyerang Tetua itu lagi melainkan melihat sekitarnya karena tujuh Tetua Keluarga Ling yang lain sudah datang. Zhou Yuan bisa melihat tingkatan kekuatan mereka yang berada di puncak Alam Kristal.
"Apa yang kau lakukan, meremehkannya?" Tetua yang paling sepuh diantara mereka bertanya pada Tetua yang terluka.
"Jangan remehkan dia, kekuatannya sangat tinggi..." Tetua yang terluka berusaha memulihkan kondisinya dengan tenaga dalam. Serangan Zhou Yuan menimbulkan luka dalam yang tidak ringan baginya.
Tetua paling sepuh itu memberi instruksi pada Tetua yang lain agar mereka menggunakan kekuatan penuh, ia berfirasat Zhou Yuan boleh jadi memiliki kemampuan diluar dugaannya.
Para tetua Keluarga Ling mulai mengeluarkan senjata rahasia mereka berupa belati khusus.
"Kita gunakan formasi pembunuh, aku yakin dia adalah pendekar tua yang sedang menyamar." Tetua yang paling sepuh memberi instruksi.
Para Tetua yang lain mengangguk, Tetua yang sebelumnya terluka sudah memulihkan sebagian cederanya dan mulai ikut dalam formasi tersebut.
Delapan Tetua itu mulai mengepung Zhou Yuan dalam formasi, tidak membiarkan lawannya kabur atau memberikan perlawanan.
Zhou Yuan mengerutkan dahi melihat gerakan mereka sebelum akhirnya memahami bahwa mereka menggunakan semacam teknik formasi.
Dalam waktu yang singkat, Zhou Yuan bertarung melawan delapan Tetua tersebut, dia menghindari setiap serangan yang datang dan menangkis sisanya.
__ADS_1
Zhou Yuan berdecak kagum, teknik formasi yang digunakan delapan Tetua itu adalah teknik formasi yang paling rumit yang ia hadapi dalam kehidupannya.
Zhou Yuan kurang berpengalaman menghadapi lawan yang menggunakan formasi seperti ini, harus dirinya akui saat merasakannya, hal itu cukup membuatnya takjub.
Tidak hanya saling mengisi kekosongan yang ada para Tetua itu juga saling berkoordinasi satu sama lain, tidak membiarkan satu detik terjeda sehingga Zhou Yuan bisa menyerang balik.
Meski formasi mereka rangkap, serangan mereka tidak cukup untuk melukai Zhou Yuan apalagi sampai mengalahkannya.
Zhou Yuan mampu menghindari serangan yang datang dengan tenang. Ia terus mengamati sambil berusaha menemukan celah dalam formasi tersebut.
"Bagaimana dia bisa menghindari semua serangan kita..." Tetua paling sepuh berdecak kesal.
Tetua paling sepuh sampai kesulitan berkata-kata melihat Zhou Yuan mampu menghindari setiap serangan seolah pemuda itu sudah memprediksinya sejak awal.
Mereka sudah menyerang menggunakan kekuatan penuh namun Zhou Yuan masih bisa mengelak atau menangkisnya, hal ini membuat para Tetua merasa frustasi.
Di lokasi yang berbeda ketika Zhou Yuan bertarung dengan para Tetua, Ling Fuyan dan Tianhai mengamatinya dari jauh.
"Bagaimana..." Mulut Ling Fuyan terbuka lebar.
Ling Fuyan sempat kesulitan berkata-kata melihat Zhou Yuan sungguh datang kemari, ia tentu masih mengingat wajah pemuda yang mengambil dua tangannya itu, tentu yang paling mengejutkan adalah Zhou Yuan mampu mengimbangi delapan Tetuanya yang sedang menggunakan formasi pembunuh.
"Jadi dia orang yang menyerangmu, Fuyan?" Tianhai melirik Tetuanya.
Ling Fuyan menelan ludah, tatapannya masih dipenuhi keterkejutan. "Aku tahu dia kuat tapi tidak menduga bakal sekuat ini..." Fuyan terbata-bata.
Tianhai menghela nafas lalu melirik Zhou Yuan yang masih bertarung. "Aku bisa merasakannya kalau pemuda itu akan menjadi lawan yang merepotkan bagiku sekalipun."
Formasi pembunuh yang digunakan para Tetua Keluarga Ling saat ini adalah teknik buatan Tianhai, ia mengerti bagaimana hebatnya formasi itu dan memahami bagaimana sulitnya selamat dari formasi tersebut tetapi Zhou Yuan dengan mudah bisa bertahan darinya dengan waktu yang lama menunjukkan kemampuannya yang begitu tinggi.
Seiring berjalannya waktu, tenaga dalam para Tetua mulai terkuras menggunakan formasinya dalam waktu yang lama. Gerakan mereka tidak secepat sebelumnya sehingga membuat Zhou Yuan memiliki peluang untuk menyerang balik.
Zhou Yuan mengalirkan tenaga dalam pada kakinya lalu menghentakkan ke tanah dengan keras. "Elemental Es — Kristal Dunia Es!"
__ADS_1
Zhou Yuan menciptakan serpihan es dalam satu hentakan kakinya yang kemudian menyebar cepat ke tanah sekitarnya.
Dalam waktu beberapa tarikan nafas, tanah kediaman Keluarga Ling berubah menjadi daratan es yang mengkilap. Semuanya terlalu cepat sampai Para Tetua terkejut serta tidak siap tanah yang dipijaknya menjadi es yang licin, akhirnya beberapa dari mereka kehilangan keseimbangan sehingga membuat Zhou Yuan mampu memberikan serangan balik pada mereka.