
Ekspresi Zhou Yuan menjadi buruk ketika menyinggung soal organisasi, ia tidak mengetahui Organisasi Bayangan Malam yang dimaksud kepala desa namun tetap saja hal itu membuat suasana hati Zhou Yuan terusik.
Zhou Yuan tidak menduga baru beberapa saat ia kembali ke dunianya, ia sudah berhadapan dengan masalah organisasi.
Kepala desa meminta pada serikat pahlawan agar mereka bisa membantu mengatasi masalah organisasi ini, namun setelah sekian bulan terlewati tidak ada tanggapan hingga Zhou Yuan akhirnya tiba disini.
Kepala desa kemudian meminta bantuan pada Zhou Yuan terkait masalah Organisasi Bayangan Malam. Organisasi itu sangat berbahaya, tidak hanya mengambil rampasan para warga desa saja tetapi mereka juga telah banyak membunuh dan menculik orang-orang.
Zhou Yuan menggaruk kepalanya, "Aku tidak mengetahui organisasi yang kalian maksud, aku juga tidak menjanjikan bisa mengatasi masalah ini tapi aku akan berusaha sebaik mungkin untuk membantu kalian..."
Perkataan Zhou Yuan dapat diterima Kepala Desa dan warga lainnya, sebenarnya desa mereka bukan satu-satunya yang diserang organisasi tersebut, desa yang tak jauh dari sini juga ikutan di serang oleh Bayangan Malam.
Banyak yang telah berusaha menyelesaikan masalah Organisasi Bayangan Malam namun tidak ada yang pernah benar-benar berhasil. Setidaknya Zhou Yuan bisa membantu agar organisasi itu tidak menyerang desanya lagi.
Zhou Yuan kemudian menanyakan lokasi keberadaannya sekarang pada kepala desa tetapi kepala desa mengatakan ia tidak tahu bahkan untuk tata letak empat kekaisaran.
"Seperti yang kau lihat, desa kami berada di pedalaman hutan yang jauh dari pemukiman yang lain. Kami hidup mandiri disini dan tertutup kepada dunia luar."
Zhou Yuan mengangguk pelan, ia bisa melihat desa itu bergantung kepada hutan dan alam sekitarnya. "Apa paman tahu kota yang berada di sekitar desa ini?"
"Aku mengetahuinya hanya saja lumayan jauh, jika menggunakan kuda kau bisa sampai seminggu untuk sampai."
Zhou Yuan merasa tidak keberatan dengan waktu tempuh tersebut karena ia akan bergerak dengan cara terbang yang kecepatannya jauh lebih tinggi dari pada menaiki kuda.
Kepala desa kemudian menunjuk satu arah, Zhou Yuan berterimakasih sebelum melayang di udara dan melesat cepat ke arah yang dituju.
__ADS_1
Zhou Yuan baru terbang tiga jam sesudah meninggalkan desa tersebut namun tidak berselang lama dia sudah menemukan desa lain.
"Hm? Kebakaran lagi?!"
Zhou Yuan menaikan kedua alisnya, pemandangan kebakaran tersebut tidak berbeda jauh dengan desa sebelumnya yang membedakan di desa ini semua rumah sudah terbakar.
Zhou Yuan mulai terbang rendah ketika jaraknya dan desa itu mulai dekat, ia kemudian menggunakan teknik elemen airnya untuk memadamkan semua kebakaran tersebut.
Sesudah api-api telah padam, Zhou Yuan lalu mendarat di desa itu tetapi berbeda dengan desa sebelumnya, Zhou Yuan tidak melihat ada penduduk atau warga di sana.
Beberapa saat kemudian Zhou Yuan menyadari yang terjadi pada desa itu, dia melihat ada banyak jasad di sana yang diyakini mereka adalah warga dari desa ini.
Nafas Zhou Yuan memburu serta kegundahan mulai menyelimuti hatinya, Zhou Yuan memeriksa sekitar desa berharap ada yang selamat tetapi hasilnya nihil.
Tidak peduli umur, laki-laki ataupun perempuan, semua warga di desa ini telah tewas. Zhou Yuan melihat mereka tidak tewas secara alami melainkan terbunuh oleh seseorang dilihat dari luka senjata yang ada ditubuh jasad-jasad tersebut.
Menyadari tidak bisa berbuat banyak pada desa yang sudah hancur Zhou Yuan kembali terbang dan meninggalkan desa tersebut.
Suasana hati Zhou Yuan menjadi buruk mengingat kondisi para warga tadi, ia merasa bersalah karena tidak bisa berbuat apa-apa untuk menolong mereka.
Meski menjadi kuat dan telah melewati kekuatan dari kehidupan sebelumnya, Zhou Yuan menyadari seberapa hebat kekuatan dirinya nanti dia tetap ada keterbatasan sebagai manusia. Salah satu contohnya adalah Zhou Yuan tidak bisa menghidupkan seseorang yang telah mati atau kembali ke masa lalu untuk menolong desa itu.
Zhou Yuan masih memikirkan tentang desa itu saat pandangnya kembali melihat desa yang lain.
Tidak seperti sebelumnya, desa ketiga itu masih utuh meski ada satu atau dua rumah yang sudah terbakar. Zhou Yuan juga bahkan melihat ada pertempuran yang sedang terjadi disana dimana salah satu pihak adalah yang menyerang desa ketiga tersebut.
__ADS_1
"Kurasa mereka adalah orang-orang yang bertanggung jawab atas kehancuran desa sebelumnya?!" Zhou Yuan tidak membuang waktu sedikitpun, ia segera melesat cepat ke desa itu.
***
Para warga desa sudah mengetahui bahwa semuanya akan berakhir dengan mereka harus bertempur melawan Organisasi Bayangan Malam.
Mereka sudah membayar upeti setiap minggunya yang biasanya mencekik kebutuhan mereka sehari-hari, ketika mereka tidak punya apa-apa lagi untuk diberikan pada organisasi itu maka nyawa mereka yang akan menjadi ancaman.
Menyadari tidak ada jalan lain sesudah harta mereka habis, para warga bersepakat untuk memberikan perlawanan pada organisasi itu sekuat tenaga mereka.
Tentu perlawanan itu beresiko kehilangan nyawa hanya saja para warga tidak mengetahui melawan organisasi yang semua anggotanya adalah pendekar tidak berbeda jauh dengan bunuh diri.
Para warga desa bukanlah seorang pendekar, mereka bahkan tidak memiliki kemampuan beladiri jadi tidak mengherankan ketika pertempuran terjadi diantara dua pihak, warga desa diposisi yang terdesak.
Para warga dengan mudah dikalahkan oleh anggota Organisasi Bayangan Malam, saat mereka berpikir desa mereka akan binasa hari ini tiba-tiba ditengah pertempuran, sesuatu jatuh dari langit dan dengan kuat menghantam tanah.
Hantaman itu menimbulkan bunyi yang keras serta menggetarkan tanah sekitarnya, pertempuran sejenak berhenti, baik para warga ataupun anggota organisasi semua perhatian terpusat ke suara tersebut.
Mereka kemudian menemukan yang jatuh dari langit itu adalah seorang manusia, belum sempat semua yang melihat bereaksi orang yang jatuh dari langit itu tiba-tiba menghilang di pandangan mereka sebelum muncul didekat salah satu anggota organisasi.
Orang itu mengayunkan tangannya ke leher anggota organisasi tersebut dengan cepat, tanpa melihat jelas yang terjadi kepala dan badan anggota itu seketika terpisah dari tempatnya.
Orang itu tidak berhenti di sana, ia kembali menghilang dan muncul di anggota Bayangan Malam yang lain. Dalam sekali ayunan tangan, ia menghabisi nyawa anggota organisasi itu dengan mudah.
Anggota Organisasi Bayang Malam menahan nafasnya serta berkeringat dingin melihat kejadian ngeri didepannya, beberapa dari mereka mencoba menyerang orang tersebut namun tanpa melakukan perlawanan yang berarti, anggota itu kehilangan nyawanya dalam satu kedipan mata.
__ADS_1
Dalam waktu singkat, orang itu sudah membunuh belasan dari mereka dan hal itu membuat anggota Organisasi Bayangan Malam jadi ketakutan dan segera mencoba melarikan diri.
"Ingin lari dari sini, tidak akan semudah itu..." Orang itu akhirnya berbicara sekaligus melepaskan aura pembunuh yang pekat ditubuhnya. Anggota organisasi yang hendak kabur tiba-tiba mematung ditempat dan lutut mereka mendadak terasa lemas.