Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 292 — Bilah Pedang


__ADS_3

Pedang Iblis kehilangan semangat bertarungnya, tubuhnya sudah dipenuhi banyak luka tebasan sementara dirinya tidak memberikan serangan yang signifikan pada pemuda itu.


Zhou Yuan benar-benar membuat Pedang Iblis kewalahan, Pedang Iblis bisa merasakan perbedaan kekuatan keduanya yang begitu mencolok.


Pedang Iblis berpikir dirinya akan mati ketika luka-luka yang diterimanya semakin serius tetapi kemudian wajahnya menjadi cerah ketika melihat seseorang yang dikenalnya datang dan ikut bergabung dalam pertarungannya bersama Zhou Yuan.


"Pedang Iblis, kurasa rumor tentangmu di Kekaisaran Bumi berlebihan, aku tidak menyangka kau akan di situasi seperti ini?" Seseorang itu tersenyum mengejek pada Pedang Iblis.


Zhou Yuan disisi lain mengambil jarak melihat kedatangannya, ia tidak menduga ada kriminal lain yang kekuatannya hampir sama dengan Pedang Iblis, Alam Cahaya dengan 7 meridian yang terbuka.


"Berapa banyak kriminal tingkat tinggi yang berhasil direkrut Kuil Awan Langit..." Zhou Yuan berdecak pelan.


"Sembuhkan lukamu terlebih dahulu biar aku yang menghadapinya sementara waktu." Kriminal Alam Cahaya itu berkata pada Pedang Iblis lalu menghadap Zhou Yuan.


Pedang Iblis tidak berkata-kata tetapi ia mengangguk sebelum menggunakan tenaga dalam yang ia miliki untuk menyembuhkan luka-luka di tubuhnya sementara kriminal Alam Cahaya itu bergerak menyerang Zhou Yuan.


"Kau sangat kuat hingga membuat Pedang Iblis begitu kewalahan." Kriminal itu tersenyum sinis sambil bertukar serangan dengan Zhou Yuan.


"Kusarankan kau tidak terlalu percaya diri, tidak lama lagi kau akan diposisi sepertinya."


"Oh, aku justru menantikannya."


Kriminal Alam Cahaya itu tertawa sementara Zhou Yuan mulai menaikan ritme kecepatan serangannya, pedangnya yang diselimuti api biru kini bertambah lebih ganas.


Setelah pertukaran serangan puluhan jurus, Kriminal itu mengernyitkan alisnya saat menyadari ada sesuatu yang tidak semestinya.


Dia memang percaya diri bisa mengalahkan Zhou Yuan atau setidaknya melukainya karena melihat pemuda itu telah bertarung sangat lama dengan Pedang Iblis sehingga berpikir Zhou Yuan telah kehabisan banyak sekali tenaga dalam namun diluar dugaannya, tidak hanya nafas Zhou Yuan masih teratur ia juga menunjukkan kondisinya yang masih frima.


"Tidak mungkin-! Bagaimana kau bisa memiliki tenaga dalam sebanyak ini sesudah bertukar serangan dengan Pedang Iblis?!" Kriminal itu akhirnya memahami situasinya, senyuman yang menghiasi bibirnya telah menghilang.


Zhou Yuan tertawa kecil mendengar pertanyaan tersebut. "Jika aku mau, aku bisa bertarung denganmu seharian."


Melihat kekuatan Zhou Yuan yang diluar perkiraannya membuat kriminal Alam Cahaya itu menjadi gelisah, Zhou Yuan mengambil kesempatan ini untuk menyerang serta melukainya.

__ADS_1


"Pedang Iblis! Cepat bantu aku!" Seru kriminal itu meminta tolong.


Kriminal itu semakin panik, ia kini menyadari alasan kenapa Pedang Iblis terluka karena kekuatannya dengan Zhou Yuan terlalu berbeda jauh.


Kriminal itu terus berteriak meminta bantuan pada Pedang Iblis namun satu hal yang diluar dugaannya, ketika Pedang Iblis telah menyembuhkan sebagian lukanya alih-alih membantu kriminal itu ia justru berbalik dan melarikan diri.


"Apa yang kau lakukan?!" Kriminal itu tidak percaya yang dilakukan Pedang Iblis.


Pedang Iblis tidak menjawab dan terus berlari, ia sudah mengetahui andai keduanya bekerjasama sekalipun tidak akan menang melawan Zhou Yuan.


Zhou Yuan tertawa melihat kejadian tersebut di depan matanya. "Sepertinya kau dalam masalah besar sekarang."


Kriminal itu mengumpat pada Pedang Iblis berulang kali, ingin sekali ia menyusul dan membunuh pria paruh baya tersebut tetapi ia sekarang sedang disibukkan oleh Zhou Yuan.


Zhou Yuan tidak menyia-nyiakan kesempatan di depannya dan langsung menghujani kriminal itu dengan serangan-serangan yang mematikan.


Dengan cepat luka-luka terukir di tubuh kriminal itu dan darah mulai menetes dari setiap lukanya.


Zhou Yuan mengubah gaya serangan pedangnya yang awalnya berupa ayunan menjadi tusukan pedang yang begitu cepat.


Kriminal itu tidak bisa menahan serangan Zhou Yuan dengan sempurna sehingga beberapa tusukan mengenai tubuhnya yang membuatnya terluka parah.


Kehilangan banyak darah membuat konsentrasinya menurun sehingga ia tidak mengikuti kecepatan pedang Zhou Yuan yang kini terarah pada lehernya.


Zhou Yuan menghabisi kriminal itu, ketika kepala lawannya terlepas dari tempatnya, mata kriminal itu masih terbuka untuk menunjukkan ia masih tidak percaya akan mengalami kematian tragis seperti ini.


Aksi Zhou Yuan yang membunuh kriminal Alam Cahaya tingkat tinggi dengan begitu mudahnya membuat semangat tempur pasukan organisasi di sekitarnya menjadi hilang.


Mereka sadar jika Zhou Yuan berniat bergerak ke arah mereka, maka tidak ada kesempatan bagi pasukan organisasi bisa bertahan hidup namun sayangnya dugaan mereka kali ini sedikit salah.


Tubuh Zhou Yuan mulai melayang di udara sebelum terbang ke atas, aksi yang mengejutkan semua orang yang melihatnya.


Zhou Yuan melihat Pedang Iblis yang berlari dan ia tidak membiarkan kriminal itu pergi, Zhou Yuan mengerutkan dahi ketika Pedang Iblis lari ke barisan depan alih-alih sebaliknya.

__ADS_1


Zhou Yuan ingin mengejar tetapi ada sesuatu yang menghalanginya berbuat demikian.


"Serahkan yang lainnya padaku, kau bisa kejar pria yang kabur itu." Zhou Yuan tiba-tiba mendengar suara Ingrid dari pikirannya.


"Ingrid, bagaimana kau bisa berbicara di kepalaku?!"


Zhou Yuan terkejut sebab ia masih melihat pedang itu sedang melawan beberapa pendekar Alam Cahaya, seharusnya Ingrid bisa berbicara dengannya ketika ia menyentuh pedang itu.


"Jangan banyak tanya, aku memiliki banyak kemampuan yang tidak kau ketahui. Aku bisa melakukan teknik telepati saat berada di jarak jauh denganmu, pergilah dan kejar pria tua itu."


Zhou Yuan tersenyum tipis, "Kalau begitu Ingrid, aku serahkan semua pasukan dibarisan tengah kepadamu..." Zhou Yuan berkata pada Pedang Ingrid sebelum melesat terbang mengejar Pedang Iblis.


Dari atas langit Zhou Yuan bisa melihat situasi peperangan yang sedang berlangsung, meski pasukan organisasi saat ini terlihat sedikit lebih unggul namun ia yakin hanya soal waktu pihak dari pemerintah yang akan mendominasi peperangan.


Alasan Zhou Yuan berpikir demikian sebenarnya sederhana, dengan kemampuannya serta Pedang Ingrid, jumlah pasukan organisasi yang lebih banyak tidak akan menjadi masalah.


Zhou Yuan bisa saja membunuh pasukan organisasi lebih banyak lagi saat ini tetapi sekarang ia lebih memfokuskan mengejar Pedang Iblis.


Menurutnya ia harus membunuh kriminal tingkat tinggi terlebih dahulu karena kekalahannya bisa berdampak besar pada peperangan ini.


Saat Zhou Yuan mengikuti Pedang iblis, ia tiba-tiba mengerutkan dahi melihat sebuah pertarungan yang dahsyat dimana ada satu orang yang melawan tiga kriminal.


Ekspresi Zhou Yuan menjadi kusut saat mengenali salah satu dari mereka yang terpojok itu adalah Xiao Fan yang bertarung dengan tiga kriminal yang berada di Alam Cahaya.


Xiao Fan tampak di posisi yang kurang menguntungkan, pria tua memiliki beberapa luka yang cukup serius di dada dan pundaknya.


Disisi yang sama Zhou Yuan juga baru menyadari orang yang di lawan Xiao Fan adalah Huang Zhang, seseorang yang telah membunuhnya di kehidupan pertama.


Sebab Huang Zhang lah dia terbunuh dan orang yang memutuskan salah satu tangan kriminal tua itu yang tak lain adalah dirinya juga.


Entah Zhou Yuan harus cemas atau bahagia, bisa dibilang saat ini dia mempunyai kesempatan untuk membalaskan dendam di kehidupan pertamanya.


*Mau tambah kapasitas update, boleh saja, tapi saya ingin kasih tantangan... Kalau eps ini tembus sampai 300 like dalam kurun waktu sehari, insyaallah saya akan up lebih dari satu eps setiap harinya.

__ADS_1


__ADS_2