
Raut wajah Zhou Yuan menjadi kusut mendengar kata perang, apalagi mendengar bahwa saat ini kedua belah pihak sedang mengumpulkan pasukan mereka masing-masing.
"Ini berarti kejadian di masa lalu akan terulang kembali..." Zhou Yuan berdecak pelan, tidak menutupi rasa kecewanya.
Di kehidupan pertamanya saat Buah Surgawi tumbuh di dunia persilatan, peperangan seperti yang dikatakan Xu Miao adalah hal biasa terjadi sehingga membuat Kekaisaran Bulan diliputi banyak kekacauan.
Hal itu berdampak sangat besar terutama bagi mereka yang bukan bagian dari dunia persilatan. Taraf hidup mereka rendah, banyak kelaparan dimana-mana.
Zhou Yuan membiarkan Xu Miao menceritakan apa yang diketahuinya sampai akhir, semakin banyak informasi yang keluar dari bibir gadis itu semakin Zhou Yuan harus buru-buru pergi ke sana.
"Mendengar Kuil Awan Langit menantang para pendekar dari sekte dan pemerintahan secara terbuka menunjukkan kekuatan mereka sudah sangat kuat... Ini tidak bisa dibiarkan." Zhou Yuan mengepalkan tangannya keras.
Zhou Yuan pikir setelah menghancurkan beberapa markas mereka kekuatan Kuil Awan Langit akan menurun namun diluar dugaannya, kekuatan mereka bahkan semakin besar.
Hal ini dikarenakan Kuil Awan Langit sudah menyatukan sebagian besar organisasi-organisasi kriminal dari empat kekaisaran. Kekuatan mereka sudah lebih tinggi dibandingkan tiga tahun yang lalu saat penyerangan di istana Kekaisaran.
"Saudara Yuan, aku tahu setelah mendengar ini anda akan langsung pergi ke sana jadi biarkan kali ini Organisasi Bayangan Malam ikut membantumu." Xu Miao mengutarakan niatnya.
Zhou Yuan melihat ke arah Xu Miao sebelum melirik ke arah delapan Tetua Bayangan Malam yang lain, mereka mengangguk serempak atas pernyataan gadis itu.
"Terimakasih untuk tawarannya tetapi aku tidak membutuhkan bantuan kalian sekarang." Zhou Yuan tersenyum lembut pada Xu Miao.
"Saudara Yuan, anggota Organisasi Bayangan Malam sudah bertambah menjadi delapan ratus anggota. Jika kami bergerak serempak, kami bisa mempengaruhi peperangan itu."
"Aku tahu tapi saat ini kalian sedang kelelahan sesudah menempuh perjalanan yang jauh..." Zhou Yuan mengelus rambut Xu Miao dengan lembut, ia mengerti perasaan gadis itu yang ingin sekali menolongnya.
"Jarak dari sini ke klan Xiao sangat jauh, meski kalian menggunakan siluman elang sekalipun kalian akan tetap terlambat tiba ke sana.." Zhou Yuan tersenyum, ia juga mengutarakan bahwa Xu Miao harus mempertimbangkan kondisi anggotanya yang kelelahan.
Zhou Yuan menghargai kebaikan Xu Miao dan ia berterimakasih karena sebab gadis itu ia mengetahui keberadaan Buah Surgawi serta kejadian penting yang terjadi di dunia persilatan.
"Lihatlah dibandingkan yang lain kau tampak begitu lelah Nona Miao. Apa kau kurang istirahat?" Zhou Yuan mengelus pipi Xu Miao.
__ADS_1
Pipi Xu Miao mendadak memerah dengan perlakuan lembut tersebut, ia reflek menutup wajah dengan kedua tangannya karena malu.
"Aku hanya kurang tidur, Saudara Yuan, anda tidak perlu memikirkannya..." Xu Miao tersipu malu.
Zhou Yuan terlihat kebingungan dengan gelagat Xu Miao tetapi delapan Tetua lainnya justru saling menyunggingkan senyum penuh arti.
Zhou Yuan mungkin tidak sadar bahwa saat pertama kali Xu Miao bertemu dengannya di Kekaisaran Bintang gadis yang menjadi pemimpin organisasi itu jatuh cinta pada pandangan pertama.
Memang terlepas dari kekuatannya, Zhou Yuan memiliki paras yang rupawan untuk seorang pemuda. Tidak mengherankan jika kelak ada seorang gadis yang terpikat setelah melihat parasnya pertama kali.
Setelah melihat kemampuan dan bakat Zhou Yuan di tambah kebaikan pemuda itu pada organisasinya, perasaan Xu Miao semakin mekar dan tumbuh tak terkendali.
"Kalau begitu aku pergi," Zhou Yuan batuk pelan, mendadak ia merasa canggung.
Kali ini Xu Miao tidak mencegah, mengecualikan jantungnya yang sedang berdetak lebih cepat tetapi perkataan Zhou Yuan sebelumnya benar, anggotanya saat ini terlalu kelelahan untuk menempuh perjalanan baru.
Zhou Yuan mendatangi Han Xiang untuk mengutarakan niat dan kepergiannya, hal itu membuat Han Xiang merasa cemas ketika mendengar Zhou Yuan akan meninggalkan pemukiman mereka.
Mendengar hal tersebut Han Xiang akhirnya bisa bernafas lega, memang yang Han Xiang khawatirkan saat Zhou Yuan pergi dari sini adalah ia takut ada serangan siluman atau penyamun yang balik ke sini.
Han Xiang bisa melihat kemampuan kelompok para gadis itu sangat kuat, setidaknya lebih kuat dari pada kekuatan pemukiman mereka. Han Xiang tidak keberatan jika Zhou Yuan pergi sekarang.
Zhou Yuan kemudian berpamitan sekali lagi pada Xu Miao dan lainnya sebelum kemudian ia melesat terbang menuju klan Xiao berada.
***
Klan Xiao merupakan salah satu klan terbesar di Kekaisaran Bulan yang terletak di sebelah barat Kekaisaran. Secara geografis, klan Xiao berlokasi di tempat yang cukup unik karena klan mereka menyatu dengan sebuah danau.
Klan Xiao memiliki reputasi yang cukup terkenal di dunia persilatan terutama teknik Pedang Air yang menjadi ciri khas beladiri mereka.
Saat ini klan Xiao sedang mendapati banyak tamu dari berbagai penjuru, mereka semua adalah pendekar dari berbagai sekte, keluarga bangsawan atau pun dari klan lain.
__ADS_1
Setiap harinya selalu ada pendekar yang mendatangi klan tersebut, hal ini membuat klan Xiao jadi lebih ramai dari biasanya.
Kedatangan banyak pendekar ke sana bukan tanpa sebab melainkan karena mereka di utus oleh pemerintahan kekaisaran atas misi penting yaitu peperangan.
Jiang Qisha memerintahkan untuk semua sekte, keluarga bangsawan, klan, agar mengirimkan sebagian besar anggota mereka ke klan Xiao demi menghalangi rencana organisasi kriminal yang berniat merebut Buah Surgawi.
Peperangan tidak bisa dielakkan lagi apalagi Kuil Awan Langit menyatakan perang secara terbuka ke dunia persilatan, Jiang Qisha sadar tidak bisa membiarkan Buah Surgawi jatuh ke tangan mereka sebab itu dia mengumpulkan pendekar dari berbagai penjuru untuk melawan organisasi kriminal.
Berbeda dengan hari lainnya, saat ini di klan Xiao ada seorang tamu penting yang mendatangi klan tersebut dan orang itu merupakan dari keluarga terpandang.
Tampak banyak orang langsung tunduk melihat kedatangan orang tersebut, selain dia terkenal, orang itu berasal dari Keluarga Jiang.
"Dimana Senior Fan, aku ingin bertemu dengannya." Anggota Keluarga Jiang itu berbicara pada salah Tetua klan Xiao.
"Ah, Senior Jiang, Saudara Fan tidak disini, beliau sedang..." Tetua itu tidak bisa menyelesaikan perkataannya karena canggung dan merasa malu.
"Tidak apa, aku ingin tetap bertemu dengannya. Percayalah saat aku berbicara dengan Senior Fan, dia akan menjadi Tetua klan Xiao yang bersikap seperti biasanya."
Tetua itu tersenyum tipis, ia tidak terlalu percaya perkataannya tetapi dirinya juga tidak bisa menolak permintaan orang tersebut mengingat latar belakangnya.
Orang yang ingin bertemu Xiao Fan itu adalah Jiang Long, seorang pendekar yang merupakan adik dari Jiang Qisha. Jiang Long juga adalah seseorang yang dulu mengantarkan Zhou Yuan dan Yifei ke turnamen Akademi Empat Kekaisaran.
Alasan Jiang Long ingin mendatangi Xiao Fan karena ia sudah mengetahui kabar pendekar pedang merah tersebut.
Semenjak mendengar kabar cucunya meninggal di akademi usai penyerangan Ras Manusia Binatang, kakek tua itu begitu terpukul mendengarnya.
Xiao Fan begitu sedih dan ia mengurungkan hidupnya di ruangannya saja selama tiga tahun terakhir. Xiao Rou adalah satu-satunya alasan kakek itu hidup, kehilangannya seperti kehilangan separuh jiwanya.
Jiang Long mempunyai kabar informasi mengenai keadaan Xiao Rou, kakek tua itu pasti akan senang mendengar bahwa cucunya masih hidup.
Jiang Long mengetahui hal ini dari Yifei yang beberapa minggu lalu datang ke istana dan mengabari bahwa dirinya ternyata masih hidup.
__ADS_1