
Kepala Desa kemudian mulai menceritakan tentang masalah desanya, secara garis besar ini berhubungan dengan serangan para siluman.
"Beberapa bulan belakangan ini, warga kami dikejutkan dengan banyaknya siluman di hutan sekitar desa kami. Siluman itu mengganggu para warga dalam beraktivitas, sudah tidak sedikit lagi ada yang terbunuh olehnya..."
Kepala Desa menjelaskan bahwa desanya bergantung pada kehidupan hutan, kebanyakan warganya hidup bertani dan berkebun, dulu desa mereka adalah penghasil pangan yang besar sebelum para siluman itu ada.
Bukan hanya menganggu saja para siluman itu memakan korban jiwa. Masalah ini terus berkembang hingga ke tingkat lebih serius dimana para siluman kini mulai menyerang pemukiman desa.
Alasan yang sama kenapa ada benteng kayu yang mengelilingi desa tersebut, hal itu mencegah agar para siluman tidak mengganggu para warga.
Benteng kayu itu memang berfungsi dengan baik untuk melindungi wilayah desa ini namun disisi lain para warga merasa dipenjara karena tidak bisa kemana-mana.
Para warga sudah dari dulu ingin pindah tempat namun mereka tidak bisa melakukannya, siluman-siluman itu akan lebih dulu memburu mereka jika keluar dari benteng.
Kepala Desa menghela nafas pelan, menceritakan masalah ini membuat kepalanya terasa sakit kembali.
"Bagaimana dengan menyewa pendekar, bukankah kalian bisa melakukannya?"
Kepala Desa menggeleng. "Ketua Zhou, sebelumnya kami sudah meminta bantuan kepada para pendekar untuk mengatasi siluman itu, awalnya mereka menyanggupi namun saat perjalanan mereka kesini, para pendekar itu diserang siluman yang membuat mereka batal ke desa ini karena tidak sanggup melawannya."
Sebab itu Kepala Desa serta petugas perbatasan terkejut dengan kedatangan Zhou Yuan dan Zhou Bing, ini berarti mereka tidak diserang siluman atau keduanya memang sanggup melawan siluman tersebut.
Saat ini Kepala Desa hanya bisa meminta warga-warganya untuk menghemat persediaan mereka sebelum bantuan datang, meski begitu sudah banyak dari mereka yang mulai kehabisan makanannya.
Zhou Bing mengelus janggutnya sambil memejamkan mata, tampak berpikir sesaat. "Baiklah, masalah siluman ini biar aku yang mengatasi, aku akan mencoba sebaik mungkin. Kau bisa fokus untuk memberikan bantuan pada warga desa..."
Mendengar hal tersebut Zhou Yuan bangkit dan langsung meminta ikut bersama kakeknya. Kali ini Zhou Bing tidak menolak karena ia membutuhkan orang lain belum lagi ini juga adalah untuk pembelajaran bagi cucunya.
__ADS_1
Kepala Desa menawarkan para petugasnya untuk ikut gabung namun Zhou Bing menolak tawaran tersebut.
"Siluman berbeda dengan hewan buas, mereka sangat berbahaya bagi para pendekar sekalipun. Sebaiknya cukup aku dan Yuan'er untuk melakukan tugas ini."
Di desa ini tidak ada seorang pun yang menjadi seorang pendekar termasuk para petugasnya. Alih-alih membantu justru mereka akan menjadi beban.
Sementara itu Zhou Bing cukup yakin dengan kemampuan Zhou Yuan setelah melihat sedikit kemampuannya, setidaknya cucunya itu sudah mampu melindungi dirinya sendiri.
Tidak menunggu lagi, mereka langsung pergi keluar desa dan berjalan menelusuri hutan. Zhou Yuan dan Zhou Bing bergerak di atas dahan-dahan pohon.
Baru beberapa menit mereka masuk hutan, keduanya sudah menemukan siluman yang dimaksud, seekor babi hutan yang kini sedang mencari makanan, babi hutan itu telah berubah jadi siluman.
Zhou Bing melirik Zhou Yuan untuk melihat reaksi wajahnya namun ternyata cucunya itu berekspresi biasa saja. Zhou Bing menaikan alis, seharusnya ini pertama kali bagi Zhou Yuan melihat siluman.
"Yuan'er, apa kau pernah melihat siluman sebelumnya?" Zhou Bing bertanya heran, seharusnya Zhou Yuan akan terkejut melihat siluman pertama kali.
Siluman dan hewan sebenarnya adalah dua hal berbeda meski mereka berasal dari satu jenis. Siluman sendiri adalah evolusi dari hewan itu sendiri.
Ketika seekor hewan sudah memiliki usia yang cukup panjang dan mampu menyerap esensi alam maka dia akan berubah menjadi siluman.
Siluman memiliki tubuh fisik yang berbeda dengan hewan normal lainnya, entah itu ukurannya ataupun bentuknya yang berbeda. Selain itu siluman sangat kuat dan memiliki stamina besar, hidup mereka juga berumur sangat panjang, semakin lama mereka hidup maka semakin besar kekuatannya.
Babi hutan didepan Zhou Yuan misalnya, karena ia sudah menjadi siluman ukuran tubuhnya lebih besar dari babi hutan pada umumnya. Babi Hutan itu sukuran anak gajah dengan memiliki gading yang tajam.
Dilihat dari fisiknya, siluman babi hutan itu berusia belasan tahun, menyamai kekuatan seorang pendekar yang berada di tingkatan puncak Alam Perunggu.
Zhou Bing kemudian melompat ke bawah dan mengayunkan pedangnya, Babi Hutan itu sama sekali tidak menyadari kehadiran Zhou Bing saat pandangannya tiba-tiba langsung gelap, siluman babi hutan itu tewas seketika.
__ADS_1
Zhou Bing memang harus membunuhnya dalam sekali serangan agar tidak menimbulkan suara, babi hutan umumnya hidup berkelompok, ia tidak ingin babi hutan tak jauh darinya kabur dan melarikan diri.
Setelahnya Zhou Yuan turun di samping Zhou Bing, ia melihat Kakeknya itu sedang melakukan sesuatu pada tubuh babi hutan itu. Tak lama kemudian Zhou Bing mengeluarkan sebuah permata berwarna merah dibaliknya.
"Yuan'er, apa kau tahu benda apa ini?"
Zhou Yuan mengangguk pelan. Tentu saja ia mengetahuinya. "Bukankah itu permata siluman, Kakek?"
Zhou Bing tersenyum tipis sebelum mengangguk pelan, ia pikir Zhou Yuan akan bereaksi melihat batu permata didepannya namun sepertinya dugaannya salah. Bukan hanya jenius beladiri tetapi cucunya itu juga memiliki wawasan yang luas.
Dugaan Zhou Bing memang tidak salah, karena tanpa harus hidup dua kali sekalipun Zhou Yuan adalah seorang pendekar yang berwawasan.
Di dalam tubuh siluman memang ada batu permata yang sering disebut sebagai permata siluman.
Permata siluman memiliki kegunaan bagi seorang pendekar di dunia persilatan, baik digunakan sebagai pembuatan pusaka atau pelatihan.
Bagi para pendekar, permata siluman mempunyai manfaat untuk mengisi tenaga dalam yang hilang sekaligus meningkatkan kapasitas lingkarannya dengan waktu signifikan.
Biarpun mempunyai manfaat yang tinggi namun dalam penggunaannya permata siluman tidak dianjurkan untuk digunakan sebagai pelatihan. Ini karena permata siluman mempunyai efek samping jika digunakan dalam jumlah berlebihan.
Permata siluman akan merubah fisik bagi orang yang menyerapnya, seperti tumbuh tanduk, sisik, serta rupa wajah mereka yang tidak akan lagi sama dengan manusia pada umumnya.
Alasan tersebutlah membuat banyak pendekar tidak mau menggunakan permata siluman, mereka lebih baik mengonsumsi pil sumberdaya atau tumbuhan tertentu untuk meningkatkan kapasitas tenaga dalam.
Setidaknya bagi para pendekar, mereka bisa menggunakan permata siluman tiga sampai lima kali dalam setahun untuk pelatihannya, jumlah tersebut adalah batas normal agar tidak merasakan efek samping permata tersebut.
Zhou Bing kemudian menyimpan permata itu dibalik jubahnya, ia tidak berencana untuk menggunakannya tetapi akan dijual jika bertemu sebuah kota nanti.
__ADS_1
Permata siluman mempunyai harga yang lumayan dipasaran, semakin besar permata siluman itu maka semakin mahal harganya. Siluman yang berusia ratusan tahun bahkan dihargai ribuan keping emas.