
Mata Yuwen melebar, jelas tidak menduga Zhou Yuan akan menahan serangan tinjunya dengan satu tangan. Ketika Yuwen ingin menarik tangannya kembali, cengkraman Zhou Yuan pada kepalan tangannya menguat sehingga membuat tangannya tidak bisa terlepas.
Liu Yuwen ingin memberikan serangan lain namun Zhou Yuan sudah terlebih dulu menyerang, dia menggunakan serangan tapak dan dengan kuat mengenai dada pemuda itu.
Liu Yuwen mundur beberapa langkah sambil terbatuk-batuk, tenaga yang dilepaskan Zhou Yuan pada tapaknya membuat organ tubuhnya seperti berpindah tempat.
"Kau mempunyai kekuatan fisik yang lumayan..." Yuwen berusaha tersenyum sambil meringis kesakitan.
"Kau belum melihat apapun tentangku..." Zhou Yuan menggeleng pelan, kali ini dia yang berinisiatif menyerang pertama kali dan menggunakan kemampuan tangan kosongnya.
Kekuatan yang Zhou Yuan kerahkan saat ini sedikit berbeda dan ditingkatkan, membuat Liu Yuwen yang menerima pukulan dan tendangannya menjadi kesulitan menyambutnya.
Jantung Yuwen berdetak lebih cepat ketika merasakan serangan-serangan Zhou Yuan mampu membuatnya tersudut, saat itulah pemuda tersebut menyadari ada perbedaan besar antara kekuatan fisiknya dengan lawannya.
Gerakan Zhou Yuan semakin gesit dan cepat seiring waktu hingga beberapa pukulan akhirnya mengenainya, di pukulan terakhir, Liu Yuwen terlempar belasan langkah.
Yuwen terbatuk-batuk kembali, kali ini ada darah yang keluar dari sudut bibirnya. Ia memegang dadanya yang terasa sakit, serangan Zhou Yuan terus menerus mengarah pada tempat yang sama sehingga luka di dadanya sangat dalam.
Liu Yuwen mengalirkan tenaga dalam pada dadanya untuk mengurangi rasa sakit itu, ia menatap Zhou Yuan dengan kebencian, tanpa menunggu lagi dia mencabut pedang yang dibawanya.
"Akan aku perlihatkan teknik pedangku yang mematikan..."
Liu Yuwen bergerak cepat dan memperpendek jarak antara keduanya sebelum ia mulai menggunakan teknik pedang yang dimiliki.
Ayunan pedang Liu Yuwen seketika berubah lebih cepat di setiap kali ayunannya sampai sulit dilihat oleh mata telanjang namun yang paling mengesankan dari teknik pedang pemuda itu adalah percikan api yang mulai membalut pedang Yuwen.
Seseorang yang melihatnya mungkin akan menganggap Yuwen saat ini menggunakan elemen api pada pedangnya namun Zhou Yuan memahami ada suatu alasan lain dibaliknya.
'Sudah kuduga, ilmu pedang yang dipakai pemuda ini memang Teknik Pedang Api...' Setelah melihatnya lebih dekat, Zhou Yuan bisa menyimpulkan dugaannya selama ini memang benar.
__ADS_1
Liu Yuwen tidak menggunakan perubahan jenis api melainkan api yang membalut pedangnya terbentuk secara alami karena bergesekan dengan udara disekitarnya.
Dalam waktu singkat, Liu Yuwen melepaskan puluhan serangan yang mematikan namun tidak ada dari serangan-serangan itu yang berhasil melukai atau bahkan menyentuh Zhou Yuan.
Zhou Yuan seperti bisa melihat ayunan pedang Yuwen yang bergerak dengan kecepatan tinggi.
"Tidak mungkin..." Setelah melepaskan puluhan jurus, Liu Yuwen menyadari bahwa sejak awal Zhou Yuan sudah membaca setiap gerakannya.
Zhou Yuan tersenyum tipis, "Apa hanya segini kemampuan teknik pedangmu, kalau begitu kita sudahi saja sampai disini..."
Zhou Yuan sebelumnya hanya menghindar, ketika dia menarik pusaka ayahnya ia mulai bergerak dan menyerang balik. Seni pedang Zhou Yuan seperti air yang mengalir karena lelaki itu memang sedang menggunakan Teknik Pedang Air untuk menekan Liu Yuwen.
Liu Yuwen tidak bisa menahan serangan pedang Zhou Yuan dengan sempurna, ayunan pedang lawannya yang sulit ditebak membuat pemuda itu mengalami beberapa luka goresan dalam pertukaran belasan jurus.
Liu Yuwen melompat mundur sebelum pedang Zhou Yuan melukai tubuhnya lebih banyak.
"Teknik Pedang Api — Tetesan Gelombang Api!"
"Aku tidak tahu dari mana kau belajar teknik pedang itu tapi yang pasti, teknik pedang ini seharusnya berasal dari Kekaisaran Bulan." Zhou Yuan mengayunkan pedangnya ke udara kosong. "Teknik Pedang Elemen — Alunan Nada Angin."
Ayunan pedang Zhou Yuan menciptakan kesiur angin yang kencang seperti sebuah badai, angin itu langsung melenyapkan energi pedang api Yuwen sekaligus membuat pemuda itu terdorong ke belakang.
Hembusan angin Zhou Yuan tidak sampai di sana, para penonton yang dibelakang Liu Yuwen juga merasakan dampak hantaman angin besar tersebut.
"Anak ini..." Kaisar Matahari, Liu Zhangyang mengepalkan tangannya keras saat menyadari tindakan Zhou Yuan yang sebenarnya.
Liu Zhangyang tidak mengumpat karena perbuatan Zhou Yuan pada anaknya melainkan pada penonton dibelakangnya.
Dengan angin sekencang tersebut, beberapa penonton yang memakai mantel atau jubah segera beterbangan karena angin kencang itu.
__ADS_1
Zhou Yuan tersenyum lebar, sejak awal serangannya memang tidak ditujukan pada Yuwen melainkan pada para penonton dibelakangnya.
Ketika mantel terbuka akhirnya tubuh mereka terekspos, tampak orang-orang yang memakai mantel sebelumnya bukanlah sepenuhnya manusia terutama ketika melihat sepasang sayap tampak dipunggung mereka.
"Bagaimana mereka ada disini?!" Xiong Bian terkejut, perhatiannya segera tertuju ke adah kursi penonton.
Bukan hanya Xiong Bian saja yang bereaksi demikian, Jiang Long, Kaisar Bumi dan Kaisar Bintang juga sama terkejutnya begitu juga dengan semua orang yang ada di area turnamen tersebut.
Ras Manusia Binatang memang jarang ditemui oleh sebagian orang bahkan tidak jarang belum pernah melihatnya selama hidupnya namun tidak ada dari mereka yang tidak mengetahui informasi tentang ras tersebut.
Ras Manusia Binatang sering disebut sebagai musuh oleh umat manusia di kekaisaran karena mereka kerap sekali menyerang penduduk di hutan.
Dalam beberapa tahun terakhir, di empat kekaisaran sudah tercatat ribuan orang menghilang atau tewas ketika memasuki hutan, diketahui pelakunya adalah ras manusia binatang.
"Sial! rencana kita gagal, gunakan rencana utama kita langsung..." Seorang ras manusia binatang yang telah terbuka mantelnya tiba-tiba mengeluarkan sebuah tabung kembang api dan menembakkannya ke udara.
Kembang api itu meledak di atas langit, seketika itu juga orang-orang yang masih memakai mantel mulai membuka tudung yang menutupi wajah mereka sebelum mulai beterbangan di atas udara.
Semua orang yang memakai mantel nyatanya berasal dari ras manusia binatang, mereka bisa terbang karena merupakan manusia setengah elang yang memiliki sayap.
Zhou Yuan menatap ke atas langit yang kini telah dipenuhi oleh ratusan manusia elang yang terbang, tidak hanya itu mereka sudah lengkap bersenjata dengan jirah besi serta tombak, pedang, atau panah di masing-masing tangan mereka.
Zhou Yuan mengumpat dalam hati, ia memang sudah berfirasat buruk namun tidak menduga akan seburuk ini. Entah kenapa dalam waktu dekat Zhou Yuan merasa begitu cepat bertemu dengan masalah besar dunia persilatan.
Zhou Yuan sadar pertempuran kali ini tidak berbeda jauh dengan penyerangan di istana bahkan boleh jadi lebih besar.
Para penonton serta murid akademi begitu ketakutan melihat pasukan manusia binatang di atas langit. Xiao Rou, Linxia, serta Yifei juga sama terkejutnya, mereka sekali tidak menduga situasi akan berubah jadi seperti ini.
Tiba-tiba diantara pasukan manusia elang yang terbang, empat diantara mereka melesat cepat ke arah Zhou Yuan sambil menghunuskan senjatanya.
__ADS_1
Ekspresi Zhou Yuan menjadi serius, dia bisa melihat manusia setengah elang itu melepaskan nafsu membunuh padanya.