Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 167 — Kekuatan Pusaka


__ADS_3

Perhatian ras manusia binatang yang baru datang tertuju ke arah Zhou Yuan karena tindakan yang dilakukannya sampai membuat rekannya terpental cukup jauh seperti itu.


Mereka tidak melihat pertarungan Zhou Yuan namun menyaksikan rekannya yang memakai palu langsung tak sadarkan diri setelah bertukar serangan dengan pemuda itu, mereka menganggap Zhou Yuan sebagai ancaman.


Belasan manusia binatang yang baru datang segera berlari ke arah Zhou Yuan dan mengepungnya dari berbagai arah. Zhou Yuan yang melihat hal tersebut hanya bisa mengumpat dalam hati.


Zhou Yuan mengalirkan tenaga dalam pada tangan dan kakinya serta mengaktifkan teknik Sisik Naga Emas untuk mengeraskan kulitnya.


Zhou Yuan kemudian mulai menyambut manusia-manusia binatang yang menghampirinya dengan tangan kosong. Dia menghindari setiap serangan yang datang sambil menyerang balik yang sulit dihindari.


Biarpun lawan yang menghampirinya berjumlah banyak namun hampir semua yang menyerang Zhou Yuan adalah Alam Perunggu dan Alam Perak.


Zhou Yuan dapat melumpuhkan mereka dengan mudah, satu persatu pukulan atau tendangan yang mengenai tubuh lawannya segera membuat mereka terlempar ke berbagai arah.


Manusia binatang mencoba melukai Zhou Yuan dengan pedang atau tombak tetapi ketika senjata mereka menyentuh kulit pemuda itu, manusia binatang menemukan senjata mereka seperti bersentuhan dengan benda yang keras.


"Bagaimana..."


Manusia binatang tampak tidak memahami kenapa senjatanya tidak berhasil melukai Zhou Yuan padahal dilihat oleh mata telanjang saja pemuda itu tidak memakai sejenis baju pelindung.


Zhou Yuan terus menggunakan ilmu tangan kosongnya yang membuat pihak lawan semakin kewalahan, satu pukulan cukup membuat manusia binatang itu tumbang ke tanah, beberapa dari mereka mengalami patah tulang yang cukup serius sementara sisanya langsung tidak bernyawa.


"Bagaimana anak muda itu bisa memiliki tenaga semengerikan ini..." Manusia binatang yang bertarung dengan Zhou Yuan sampai berkeringat dingin serta menelan ludah melihat tenaga fisik pemuda tersebut.


Melihat satu persatu rekannya tumbang dengan sekali pukulan membuat mereka jadi ketakutan. Tidak ada yang berpikir dalam mimpi sekalipun seorang anak muda bisa melepaskan kekuatan sebesar ini.


Dalam waktu beberapa menit kemudian Zhou Yuan berhasil menumbangkan belasan manusia binatang yang mengepungnya.


Zhou Yuan baru mengambil nafas namun tidak berselang lama sudah ada manusia binatang yang mulai berdatangan ke arahnya. Zhou Yuan hanya berdecak sambil terus meladeni mereka.


Ketika Zhou Yuan bertukar serangan dengan lawan-lawannya, perhatiannya mendadak tertuju ke arah Yifei, Linxia, dan Xiao Rou. Raut wajah Zhou Yuan mendadak berubah ketika melihat situasi ketiga gadis itu.


***

__ADS_1


Yifei, Linxia dan Xiao Rou saling bekerjasama menghadapi manusia binatang yang menghampirinya walau ini pertama kali mereka bekerjasama seperti ini


Berbeda dengan peserta lain, ketiga gadis itu tidak meninggalkan area turnamen saat pertempuran terjadi sebab ada alasan lain yang membuat mereka tidak bisa angkat kaki dari sini.


Ketiga gadis itu merasa lega tiga alam perak yang menyerangnya telah dikalahkan Zhou Yuan dengan lemparan anak panah, namun baru mereka baru bernafas lega, tiba-tiba ada enam manusia binatang lain yang datang dan menghampiri mereka.


Empat dari enam manusia binatang itu berada ditingkatan puncak alam perak sementara dua lainnya merupakan alam emas tahap awal, jelas sekali bukan tandingan Linxia, Yifei ataupun Xiao Rou.


Ketiga gadis itu kembali bekerjasama untuk bertahan dari lawan-lawannya walaupun hal tersebut sangat sulit dilakukan.


"Tiga gadis ini memiliki kekuatan yang lumayan, aku tidak menduga mereka bisa bertahan dari serangan kepungan kita..." Salah satu manusia binatang tampak takjub dengan kerjasama Xiao Rou dan lainnya.


"Wajar saja, aku menyaksikan kemampuan ketiga gadis itu saat bertanding dan mereka merupakan tiga peserta yang berbakat di turnamen ini." Jawab manusia binatang lainnya, ia sudah mengawasi turnamen lebih awal.


Manusia binatang itu mengangguk-angguk dan mulai mengerti situasinya.


Keenamnya terus menyerang Linxia, Yifei, dan Xiao Rou secara bergantian tanpa memberikan jeda sedetikpun, akibatnya beberapa luka mulai tergores di tubuh gadis-gadis itu.


"Tenaga dalamku sudah terkuras lebih dari separuhnya, aku tak bisa mempertahankan api biruku lebih lama." Nafas Yifei sudah memburu karena kehabisan banyak sekali tenaga dalam.


Xiao Rou tampak diam namun sorot matanya juga mengkhawatirkan serupa, jika situasi ini terus bertahan maka ketiganya akan tumbang dalam waktu beberapa menit lagi.


"Habis kalian..."


Salah satu manusia binatang mengayunkan senjatanya ke arah Xiao Rou, gadis berambut merah itu terlambat menghindarinya dengan sempurna, akibatnya luka dalam terukir di bahunya.


Xiao Rou bergegas mengambil jarak beberapa langkah sambil menghentikan pendarahan dengan tenaga dalamnya, namun manusia binatang di dekatmu tidak membiarkan itu terjadi.


***


Zhou Yuan yang melihat kondisi tiga gadisnya terluka seketika emosi kemarahan mulai muncul dihatinya.


Zhou Yuan yang sedang sibuk melawan belasan manusia binatang tiba-tiba menarik Pedang Kusanagi dari sarungnya lalu menebaskan ke arah lawan-lawannya.

__ADS_1


Ayunan itu begitu cepat serta kuat, manusia binatang terlambat menyadari Zhou Yuan menggunakan pedangnya, mereka buru-buru mengangkat senjatanya untuk menahan tebasan pedang tersebut namun tidak ada dari mereka yang menduga tindakan tersebut justru membuat pusaka mereka terbelah.


Manusia binatang terkejut serta ketakutan, mereka ingin mengambil jarak namun Zhou Yuan tidak membiarkan itu terjadi. Ayunan pedang Kusanagi berikutnya membuat tubuh mereka terpotong.


"Ini tidak mungkin, bagaimana dia bisa bertambah kuat secepat ini?"


Manusia binatang terkejut, mereka bisa melihat pedang yang dipegang Zhou Yuan dapat dengan mudah memotong pusaka-pusaka lawannya seperti tahu.


Pusaka memiliki ketahanan yang tinggi sehingga tidak mudah dihancurkan jika tidak membutuhkan usaha yang serius dan tenaga dalam yang besar dalam melakukannya. Hanya saja belum pernah dalam dunia persilatan seseorang dapat menghancurkan sebuah pusaka dalam sekali ayunan seperti yang Zhou Yuan lakukan.


Zhou Yuan tidak peduli dengan keterkejutan lawan-lawannya, ia mulai mengalirkan tenaga dalam ke pedang kusanagi sebelum menggunakan teknik pedangnya.


"Teknik Pedang Elemen — Cekungan Matahari!"


Pedang Zhou Yuan dilapisi api merah membara, dia segera bergerak cepat dan menebas lawan-lawan di sekitarnya.


Dalam waktu singkat, Zhou Yuan sudah membunuh belasan manusia binatang, tidak peduli dengan jumlah serta tingkatan mereka, teknik itu langsung membunuh lawannya dalam sekali serangan.


Aksi tersebut mengejutkan baik lawan maupun kawan, pertarungan terhenti beberapa saat karena tindakan Zhou Yuan yang mengejutkan semua orang.


Di atas arena pertandingan, kini panggung arena tersebut sudah berlumuran oleh genangan darah dengan Zhou Yuan berdiri di tengahnya.


"Yuan'er ternyata bisa melakukan seperti ini?" Jiang Long sampai kesulitan berkata-kata menyaksikannya.


Guan Ning, Qiusui Bao, dan Xiong Bian juga terkejut, tidak ada yang berpikir Zhou Yuan yang masih muda sudah memiliki kekuatan setinggi ini ditambah dia dapat membunuh lawan-lawannya dalam sekali tebasan.


Aksi Zhou Yuan meninggalkan ketakutan pada manusia binatang, melihat tidak ada yang menghampirinya lagi Zhou Yuan segera bergerak ke arah tiga gadisnya.


Enam manusia binatang yang sedang menghadapi Linxia, Yifei dan Xiao Rou, menjadi panik ketika tiba-tiba Zhou Yuan berlari ke arahnya dengan kecepatan yang mengejutkan.


"Kilatan Cahaya!"


Zhou Yuan tidak menunggu lebih lama lagi, ia menghilang di pandangan lawannya dan menebas pedang kusanagi ke arah mereka. Dalam waktu singkat, Zhou Yuan membunuh enam manusia binatang itu.

__ADS_1


__ADS_2