Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 79 — Kemampuan Dibalik Pedang


__ADS_3

Zhou Yuan memahami untuk melawan Kelompok Bertudung itu dirinya harus mengerahkan seluruh kemampuan dan kekuatan yang ia miliki.


Jika saja tidak ada Pedang Kusanagi sebenarnya Zhou Yuan tidak akan berani menghadapi mereka sekaligus, biarpun begitu ia sebenarnya tidak yakin bisa mengalahkan lawan-lawannya.


"Kau sudah mengetahuinya ya..." Pemimpin Kelompok Bertudung tertawa sinis. "Padahal kami sudah bersembunyi di dunia persilatan selama lima puluhan tahun terakhir tetapi sepertinya tetap saja ada beberapa orang yang mengenal kami."


Zhou Yuan menyipitkan matanya, perkataan Pemimpin Kelompok Bertudung itu secara tidak langsung mengakui bahwa mereka memang berasal dari Organisasi Merak Putih persis seperti tebakannya sebelumnya.


"Tidak perlu khawatir atas sejenisnya, setelah semua ini aku akan membunuhmu tanpa rasa sakit, kau bisa tenang di alam baka sekarang..."


Selepas berkata demikian Pemimpin Kelompok Bertudung memberikan isyarat pada beberapa anggotanya. Lima orang diantara mereka maju dan segera bergerak menyerang Zhou Yuan bersamaan.


Dalam waktu singkat Zhou Yuan berhadapan dengan mereka, lima pendekar tersebut menyerang Zhou Yuan dari berbagai sisi, tampak mereka menggunakan formasi khusus untuk berusaha menekan Zhou Yuan.


Zhou Yuan berusaha tetap tenang di kepung seperti itu sambil menahan setiap serangan yang ada, ini bukan kali pertama ia di serang menggunakan formasi seperti ini ketika dikehidupan pertamanya.


Setelah mengamati pola serangan mereka beberapa waktu Zhou Yuan kemudian mulai melancarkan serangan balik. Dia menggunakan salah satu teknik pedang elemen yang ia kuasai.


Dengan teknik pedangnya yang lincah Zhou Yuan langsung mengubah keadaan pertarungan dengan cepat, lima pendekar itu terkejut ketika serangan-serangannya dibuat melambat bahkan secara singkat berubah jadi diposisi bertahan.


Yang membuat mereka heran adalah ketika tiba-tiba suara di sekitar mereka mendadak jadi menghilang, seolah suara itu teredam oleh sesuatu.


Zhou Yuan yaitu sang pelaku saat ini memang sedang menggunakan Teknik Pedang Suara untuk meredam suara yang timbul dalam menghadapi kelimanya, hal itu membuat kerjasama mereka menjadi terganggu karena kesunyian yang begitu tiba-tiba.


Pemimpin Kelompok Bertudung tak kuasa mengerutkan dahi, hanya Linxia yang memahami keadaannya karena gadis itu mengenal teknik pedang yang digunakan Zhou Yuan.


"Bagaimana, bagaimana dia bisa melakukannya..." Linxia terbata-bata, merasa tidak percaya apa yang dilihat di depan matanya.

__ADS_1


Linxia tidak memahami, seharusnya di dunia persilatan tidak ada yang bisa menggunakan Teknik Pedang Suara kecuali beberapa orang yang ia kenali.


Bukan hanya Zhou Yuan bisa menggunakan teknik pedang dari klannya tetapi penguasaan pria itu terhadap Teknik Pedang Suara sangat tinggi, Linxia sekalipun belum mencapai pemahaman setingkat Zhou Yuan.


Dalam waktu singkat Zhou Yuan berhasil memberikan beberapa luka pada lawannya sementara lima pendekar itu tidak bisa melukainya balik.


Kelima pendekar itu memasang wajah tegang, senjata mereka sudah beberapa kali berbenturan dengan pedang Zhou Yuan. Tangan mereka yang memegang senjata terasa sakit, bukan itu saja, pusaka yang digunakan mereka perlahan-lahan mulai dipenuhi retakan halus.


"Ketua, pendekar ini..."


Salah satu anggota yang berdiri di samping Ketua Kelompok Bertudung terkejut saat Zhou Yuan bisa menekan rekan-rekannya.


Pemimpin Kelompok Bertudung tidak panik justru tertawa bahkan sampai bertepuk tangan, menurutnya pertarungan Zhou Yuan melawan bawahannya merupakan tontonan yang menarik. Pemimpin itu jelas tidak mengetahui situasinya lebih jelas.


"Menarik, sungguh menarik, aku ingin lihat sampai batas mana kemampuan anak muda ini..."


Pemimpin Kelompok Bertudung kemudian memberikan isyarat kembali, tujuh anggotanya memisahkan diri dan ikut menyerang Zhou Yuan. Kini sudah ada dua belas pendekar yang menyerang Zhou Yuan bersamaan.


Tujuh pendekar yang baru gabung awalnya berpikir Zhou Yuan tidak akan selamat menghadapi 12 orang sekaligus namun kenyataannya Zhou Yuan masih dapat menekan mereka.


Pedang Zhou Yuan kali ini dibalut oleh api yang membara disusul kecepatan ayunannya yang meningkatkan signifikan. Zhou Yuan menggunakan teknik elemen lainnya yaitu Teknik Pedang Api.


Dalam waktu singkat kedua belah pihak beradu serangan, tampak terlihat Zhou Yuan mengungguli situasi pertarungan, membuat 12 pendekar yang menyerangnya perlahan-lahan jadi tersudut.


Dua belas pendekar itu hampir kehabisan akal, mereka benar-benar tidak mempunyai waktu untuk menyerang balik karena terlalu sibuk untuk menahan ayunan pedang Zhou Yuan yang bertubi-tubi.


Masalahnya tangan mereka terasa sakit setiap kali pedang Zhou Yuan beradu dengan senjata mereka, dua belas pendekar itu tidak menduga Zhou Yuan mempunyai kekuatan fisik sekuat ini.

__ADS_1


"Hm, apa hanya perasaanku atau teknik pedang yang dilakukan anak muda itu terasa familiar?"


"Benar, aku juga merasakan hal serupa. Setiap kali pedangnya terayun api yang menyelimuti anak muda itu justru semakin ganas alih-alih menipis, aku tidak paham cara kerja api yang ada dipedangnya..."


Anggota Kelompok Bertudung yang mengamati pertarungan Zhou Yuan berdiskusi mengenai teknik pedang yang digunakan anak muda itu sementara pemimpinnya sendiri sudah memudarkan senyumannya saat Zhou Yuan memunculkan api di pedangnya.


Awalnya ia berpikir Zhou Yuan sedang melakukan perubahan jenis untuk meningkatkan kekuatan daya serangannya namun setelah beberapa waktu Pemimpin Kelompok Bertudung itu merasa ada yang salah dengan cara perubahan jenis yang dilakukan Zhou Yuan.


"Sebentar, jangan bilang teknik pedang ini..." Pemimpin Kelompok Bertudung itu teringat sesuatu.


Disisi lain Zhou Yuan kemudian mengganti teknik pedangnya dengan Teknik Pedang Air, pola serangan kembali berbeda, tidak hanya menekan lawannya dia bahkan melukai 12 pendekar itu sekaligus.


Zhou Yuan mengalirkan tenaga dalam pada Pedang Kusanagi, tiba-tiba warna pedang itu lebih hitam dari sebelumnya dan memancarkan aura kegelapan.


Tubuh Pemimpin Kelompok Bertudung tiba-tiba merinding melihat perubahan pada pedang Zhou Yuan, ia ingin memerintahkan anak buahnya untuk segera mundur namun usahanya sedikit terlambat.


"Teknik Pedang Air — Tebasan Tetesan Hujan!"


Zhou Yuan mengayunkan pedangnya hingga memunculkan pisau angin yang dahsyat.


Delapan pendekar yang berada di dekatnya tidak punya waktu untuk menghindar sehingga mereka mengangkat senjatanya untuk menahan pisau angin tersebut tetapi 8 pendekar itu tidak menyangka pisau angin yang Zhou Yuan lepaskan sangat kuat hingga tubuh mereka jadi terdorong beberapa meter.


Empat pendekar yang tersisa masih di dekat Zhou Yuan, mereka hendak melompat menjauhinya namun Zhou Yuan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang sudah dibuatnya.


Zhou Yuan mengalirkan tenaga dalam yang sangat besar pada Pedang Kusanagi membuat kegelapan yang menyelimuti pedang itu semakin kelam.


Ayunan pedang Zhou Yuan selanjutnya begitu sangat kuat, keempat pendekar itu berusaha menahannya dengan pusaka mereka namun pedang Kusanagi yang tajam dapat menghancurkan pusaka mereka hingga pecah berkeping-keping.

__ADS_1


Empat pendekar itu hanya bisa menerima nasib ketika ayunan Pedang Kusanagi selanjutnya melewati tubuh mereka dan membaginya menjadi dua bagian.


Semua kejadian itu terjadi begitu cepat, tanpa Zhou Yuan sadari hal itu membuat semua orang yang disekitar langsung mematung terutama anggota bertudung yang sampai menarik nafas dingin.


__ADS_2