
Sebuah kelompok yang berisi tiga puluhan orang mendatangi kediaman Keluarga Zhou, petugas yang menjaga pintu masuk menjadi waspada ketika melihat kelompok itu.
"Siapa kalian? Ada urusan apa kalian datang ke kediaman Keluarga Zhou!?" Petugas itu bertanya dengan nada tegas.
Salah satu dari mereka maju, seorang pria paruh baya yang memiliki perut buncit dan berkumis tebal melangkah penuh percaya diri.
"Panggil Pemimpin Keluarga Zhou kesini, aku berasal dari Keluarga Ling ingin menuntut atas ketidakpatuhan kalian pada Keluargaku!"
Para petugas itu saling pandang, mereka sudah mendengar masalah Keluarga Ling yang ingin menguasai banyak bangsawan dibawah kekuasaan mereka namun tidak menduga mereka akan bergerak seperti ini.
Salah satu petugas kemudian berbalik untuk melaporkan kedatangan mereka, tidak waktu lama Zhou Yao, Ling Ruyue, Yuyin, serta anggota Keluarga Zhou yang lainnya datang menemui kelompok itu.
"Apa kau adalah pemimpin Keluarga Zhou?" Orang berperut buncit itu segera menyadari status Zhou Yao. "Namaku Ling Fuyan, salah Tetua Keluarga Ling, aku kesini karena mendengar kalian tidak patuh pada kami."
"Patuh?" Wajah Zhou Yao langsung menunjukkan ekspresi kesal. "Aku tidak mengetahui sejak kapan Keluarga Zhou memiliki hubungan dengan Keluarga Ling, yang kutahu kalian memaksa kami untuk tunduk."
Ling Fuyan tersenyum sinis, tidak berusaha untuk menyela perkataan Zhou Yao.
"Kedatanganku kesini adalah peringatan, jika kalian masih menolak membayar 50% dari pajak kalian, aku tidak segan bertindak pada Keluargamu."
"Dan bagaimana jika kami masih menolak?" Zhou Yao memberikan tatapan dingin.
Ling Fuyan tertawa sebelum tiba-tiba menarik pedang dan mengayunkannya pada Zhou Yao, menciptakan gelombang tenaga dalam yang kuat.
Zhou Yao terkejut dan buru-buru menahan serangan tersebut, ia berhasil namun tubuhnya terdorong beberapa langkah. Eskpresi Zhou Yao memburuk saat mengetahui Ling Fuyan memiliki kekuatan yang hampir sama dengan Zhou Bing.
Disisi lain Lin Ruyue dan Yuyin menjadi cemas bahkan sedikit takut menyaksikan konflik yang terjadi. Yuyin bahkan hendak berlari ke arah Ayahnya namun Lin Ruyue dengan cepat mencegah putrinya.
"Kau bisa melihatnya, aku belum menggunakan seluruh kekuatanku pada serangan tadi, kau bisa mencobanya jika berkata sepatah kata lagi." Ling Fuyan tersenyum mengejek.
Zhou Yao mengumpat, ia sadar ada perbedaan jarak antara dirinya dan lawannya.
__ADS_1
Rata-rata kekuatan Keluarga Bangsawan menengah dan Keluarga Bangsawan Besar terlalu berbeda jauh. Jika sekelas Tetua mereka saja sudah memiliki kekuatan setingkat Zhou Bing maka pemimpin Keluarga mereka berada di tingkat kekuatan yang lebih tinggi.
"Aku tantang kau melakukannya lagi dan akan kupastikan kau akan pergi dengan nyawamu disini!"
Suara seseorang terdengar dari atas, ketika orang itu menyelesaikan ucapannya sebuah aura hebat tiba-tiba menekan Ling Fuyan dan kelompoknya.
Senyum Ling Fuyan mendadak menghilang saat merasakan aura tersebut, diwaktu yang sama orang yang berbicara itu muncul dihadapannya.
"Berani menggunakan kekerasan di wilayah Keluarga Zhou, apa kalian selalu menganggap keluarga kami rendahan?" Zhou Bing menatap Ling Fuyan dengan tatapan pembunuh.
"Tidak aku duga Keluarga Zhou mempunyai pendekar Alam Kristal juga, kekuatanmu lumayan tinggi." Ling Fuyan tersenyum tipis, tidak merasa takut meski sudah merasakan kekuatan Zhou Bing.
Ling Fuyan menatap Lin Ruyue, Yuyin dan anggota Keluarga Zhou lain yang kini menatapnya dengan penuh kecemasan, "Aku kesini hanya ingin memberi peringatan, bukan mencari masalah. Keluarga Ling akan bertindak lebih dari ini jika kalian masih tidak mau membayar."
"Kau pikir kami takut, bahkan jika kau mau Keluarga Zhou akan memulai perang hari ini melawan keluarga kalian." Zhou Yao yang menjawab. "Menyerang saat aku lengah, tidak kuduga Tetua Keluarga Ling begitu pengecut."
Ling Fuyan terlihat geram dengan ucapan Zhou Yao sehingga kembali mengayunkan pedangnya dan menciptakan gelombang tenaga dalam lagi.
Sebelum mengenai Zhou Yao, Zhou Bing sudah lebih dulu bergerak dan menahan gelombang pedang itu.
"Sial-!"
Zhou Bing tidak menduga Ling Fuyan akan bertindak serendahan ini hingga menyerang orang yang tidak bersalah.
Gelombang tenaga dalam yang dilepaskan Ling Fuyan lebih cepat dan kuat dari sebelumnya. Lin Ruyue buru-buru memeluk Yuyin untuk melindunginya namun sebelum serangan itu mengenainya, seorang pemuda muncul dan menahan gelombang tersebut.
Pemuda itu dapat menahan gelombang Ling Fuyan dengan mudah. Zhou Bing yang pertama bereaksi melihat orang itu, sangat terkejut ketika melihat parasnya.
"Kau... Kau..." Zhou Bing berkata dengan terbata-bata.
Pemuda itu tidak menanggapi keterkejutan Zhou Bing melainkan tatapannya tertuju pada Ling Fuyan, pemuda itu menatap Ling Fuyan dingin hingga membuat pria paruh baya tersebut merinding dibuatnya.
__ADS_1
Tanpa mengucapkan sepatah katapun pemuda itu tiba-tiba menghilang dan muncul di dekat Ling Fuyan. Tidak hanya di sana, satu tangan Ling Fuyan yang memegang pedang sudah terlepas dari tempatnya.
"Arghhh... Tanganku..." Ling Fuyan menjerit keras tetapi sebelum menyelesaikan jeritannya, tangan satunya lagi ikutan terlepas.
"Diam!"
Pemuda itu berkata dingin, membuat jeritan Ling Fuyan seketika menciut hingga menghilang. Ling Fuyan ketakutan, khawatir jeritannya akan membuat pemuda itu berani membunuhnya.
Ling Fuyan hanya mengigit bibirnya sambil menahan rasa sakit dari kedua tangannya yang terputus, ia diam-diam mengalirkan tenaga dalam untuk menghentikan pendarahan yang terjadi.
Kelompok yang bersama Ling Fuyan sudah jatuh ke tanah, melihat pemimpin mereka di lukai dengan mudah membuat tubuh mereka gemetar hebat dan lutut mereka terasa lemas.
Pemuda itu kemudian berbalik dan melihat ke arah Zhou Bing dan lainnya. Mendapati tatapan mereka dipenuhi keterkejutan terutama Lin Ruyue yang tampak mematung.
"Yuan'er... Apa itu... Kau..." Lin Ruyue melangkah pelan, air mata mulai keluar dari sudut matanya.
Pemuda itu tersenyum canggung, "Ibu, maaf aku tidak bermaksud datang seperti ini. Aku-..."
Zhou Yuan belum selesai bicara saat Lin Ruyue tiba-tiba memeluk tubuhnya dengan erat.
"Ibu..." Zhou Yuan terkejut dengan reaksi Lin Ruyue, dadanya terasa sesak melihat ibunya menangis. Zhou Yuan mengusap air matanya lalu membalas pelukan ibunya.
Semua orang yang menonton akhirnya gempar mengetahui bahwa pemuda di depan mereka adalah Zhou Yuan. Sosok yang telah dianggap meninggal tiga tahun lalu, seseorang jenius di Keluarga Zhou kini telah kembali ke tempat tinggalnya.
"Ayah... Apa itu betulan Kakak?" Yuyin mendekati Ayahnya, gadis kecil itu terlihat kebingungan.
Zhou Yao tersenyum lalu menggendong putrinya. "Benar, kakakmu kini sudah kembali, Yin'er."
Lin Ruyue terus memeluk Zhou Yuan begitu lama seolah tidak mau kehilangan anaknya kembali, Zhou Yuan bisa merasakan bagaimana kekhawatiran ibunya.
"Maaf telah membuat Ibu menunggu selama ini..." Zhou Yuan berusaha tersenyum sesudah ibunya melepaskan pelukannya.
__ADS_1
"Tidak peduli seberapa lama Yuan'er pergi, selama kau kembali, Ibu akan menunggumu disini..." Lin Ruyue mengecup kening Zhou Yuan dengan penuh kasih sayang.
Zhou Yuan merasa terharu dan air matanya mulai menetes, ia langsung memeluk erat ibunya kembali.