Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 107 — Pertemuan Besar


__ADS_3

Zhou Yuan kembali ke kapal disusul Kakek Bai setelahnya, pandangan orang langsung tertuju pada keduanya mengingat aksi yang telah mereka lakukan.


Kekuatan yang ditunjukkan Zhou Yuan sudah cukup membuat yang lain terkejut, ditambah melihat kemampuan Kakek Bai, mereka tidak bisa berkata apa-apa selain menundukkan kepala, memberi hormat pada keduanya.


Zhou Yuan tersenyum canggung, bingung harus berperilaku seperti apa sementara Kakek Bai tampak tidak peduli dengan reaksi mereka.


Para awak serta Pemilik Kapal sempat menyesali telah berbuat buruk pada Kakek Bai sebelumnya, jika ia mengetahui Kakek pengemis itu adalah seorang pendekar tingkat tinggi maka mereka tidak berani menyinggungnya walau mempunyai sepuluh keberanian sekalipun.


Di dunia persilatan, kekuatan lebih disegani dan dihormati dibandingkan tahta atau jabatan. Menyinggung seorang pendekar tingkat tinggi tidak berbeda jauh dengan menyinggung seorang yang bertahta tinggi.


"Hm, aku sudah membayar jasa kapal ini, bukankah berarti aku mendapatkan pasilitas ruangan?" Tanya Kakek Bai, tampak santai dan tidak peduli dengan sekelilingnya.


"Ah, iya Tuan, anda bisa menempati ruangan yang anda mau." Pemilik Kapal bersikap berbeda, lebih hormat bahkan sedikit takut.


"Kalau begitu aku mau tidur, sudah sejak lama aku mengantuk..." Kakek Bai menguap pelan.


Pemilik Kapal kemudian menyuruh pekerjanya agar membawa Kakek Bai ke ruangan kamarnya, ia mengingatkan agar mereka memfasilitasi Kakek Bai dengan sesempurna mungkin.


Kakek Bai kemudian dibawa ke kamarnya, tanpa seucap kata atau apapun ia langsung pergi meninggalkan semuanya.


Pemilik Kapal menghela nafas lega sesudah Kakek Bai pergi, ia merasa lega karena Kakek Bai tidak mengungkit masalah mereka sebelumnya. Pemilik Kapal kemudian menoleh ke arah Zhou Yuan dan berterimakasih pada pemuda itu karena telah menyelamatkan nyawanya.


"Tuan muda, silahkan ambil kembali uangnya, anda tidak perlu membayar kapal ini..." Pemilik Kapal memberikan koin emas yang sebelumnya adalah pembayaran Zhou Yuan pada kapal mereka.


"Tidak perlu, aku membayar kalian atas jasa transportasi, kita saling membutuhkan disini."


Pemilik Kapal tidak mempertanyakan keputusan Zhou Yuan lagi, ia pamit dan kembali mengemudikan kapalnya.

__ADS_1


Pandangan Zhou Yuan melirik ke Xi Jinxue, Huang Li dan Qiyao, ketiga gadis itu tampak ingin berkata sesuatu padanya.


***


"Saudara Yuan, terimakasih karena telah membantu kami." Xi Jinxue memberi hormat. "Untuk kesekian kalinya, anda kembali menyelamatkan aku lagi."


"Nona Xi tidak perlu formal seperti itu, anda mengetahui siapa yang telah mengatasi para perompak itu, bukan aku..."


Xi Jinxue menggeleng, Zhou Yuan sudah menyelamatkan mereka dua kali, pertama serangan hujan anak panah lalu kedua serangan bola air. Dua serangan tersebut sudah cukup membuat mereka mati andai mengenainya.


Saat ini Zhou Yuan, Xi Jinxue, Huang Li serta Huang Qiyao sedang duduk di salah maju tempat rekreasi. Setelah cukup lama tidak bertemu, Zhou Yuan memilih berbincang lagi dengan gadis yang pernah ia tolong diwaktu kompetisi itu.


Zhou Yuan juga memperkenalkan Huang Li dan Qiyao padanya, gadis itu telah menjadi lebih kuat dari sebelumnya dan tingkatan kekuatannya juga bertambah.


"Nona Xi, sepertinya anda sedang dalam perjalanan yang penting?" Zhou Yuan menoleh ke arah para pengawal Xi Jinxue yang berdiri tak jauh dari meja mereka.


"Kami sedang menuju Ibukota Saudara Yuan, memenuhi undangan Kaisar untuk pertemuan besar di istana."


"Hm, pertemuan besar katamu? Pertemuan apa?" Zhou Yuan belum mendengar ada sebuah pertemuan besar dari Kakeknya.


"Pertemuan antar pemimpin, Kaisar mengundang seluruh petinggi Sekte, klan, ataupun keluarga bangsawan ke istana untuk mendiskusikan mengenai maraknya pil hitam." Huang Li yang menjawab.


"Benar kata saudari Li..." Xi Jinxue mengangguk pelan. "Aku diperintahkan ayahku sebagai perwakilan Keluarga Xi dalam memenuhi pertemuan tersebut."


Zhou Yuan mengelus dagunya, ia sudah melakukan latihan tertutup selama tiga tahun sehingga menyadari banyak hal yang telah terlewati olehnya.


Biarpun Kakeknya selalu memberi informasi padanya saat di selang waktu tersebut namun berita yang disampaikannya hanya berita yang bersifat umum saja.

__ADS_1


"Pil Hitam telah menyebar lebih cepat selama tiga tahun terakhir, semenjak pergerakan mereka diketahui oleh pemerintah Kekaisaran, mereka tidak gentar justru semakin menyebarkan pil hitamnya..." Xi Jinxue kemudian melanjutkan setelah melihat reaksi Zhou Yuan yang tertarik mengenai masalah pil hitam.


Xi Jinxue mengatakan bahwa Organisasi Merak Putih benar-benar membuat situasi Kekaisaran Bulan menjadi kacau, pemasaran pil hitam selain menganggu ekonomi negara, mereka juga telah membuat angka kriminalitas meningkatkan dalam waktu setahun terakhir.


Pil hitam membuat sebagian para pendekar yang memihak pemerintahan mulai menurun karena Organisasi Merak Putih berniat akan memberikan pil itu secara gratis jika para pendekar meninggalkan hukum pemerintahan.


"Meninggalkan pemerintahan, aku tidak mengerti?"


"Saudara Yuan, pil hitam yang diproduksi Merak Putih kali ini berbeda, mereka benar-benar mempunyai khasiat yang lebih tinggi dari pada pil sumberdaya pada umumnya. Pil hitam seperti jalan pintas bagi pendekar yang ingin menjadi kuat lebih cepat, hanya dengan sering mengonsumsinya seseorang bisa naik tingkatan lebih cepat tanpa perlu berlatih dengan giat."


Sebenarnya bukan masalah sebuah pil memiliki khasiat tinggi seperti itu namun masalahnya pil hitam mempunyai resiko jika mengonsumsinya terus menerus.


Secara lebih jelas, pil hitam mempengaruhi sifat emosi manusia yang lembut jadi lebih kasar, tidak memiliki empati, pemarah, dan sifat negatif lainnya. Di kasus yang lebih parah, efek samping pil itu membuang sisi kemanusiaannya.


Zhou Yuan menghela nafas, ia jadi mengerti kenapa organisasi kecil seperti Semut Hitam sebelumnya memiliki pil hitam. Zhou Yuan tidak menduga pil tersebut sudah tersebar kemana-mana.


Satu hal yang masih disyukuri saat ini adalah pemasaran pil hitam masih bergerak dibalik bayangan, mereka yang ingin mengonsumsinya harus melakukannya secara diam-diam atau pemerintahan akan menindak hukum bagi mereka yang mengedarkan ataupun yang menggunakannya.


Ini menunjukkan bahwa pihak pemerintah masih ditakuti oleh Organisasi Kriminal.


Setelah percakapan itu, Zhou Yuan mulai merenungi banyak hal di kamarnya mengenai situasi dunia persilatan yang semakin kacau.


Awalnya Zhou Yuan tidak peduli dengan situasi dunia persilatan di era ini karena yang ia pikirkan hanyalah balas dendamnya pada organisasi yang telah membunuhnya.


Namun semua itu jadi berubah semenjak ia mengenal yang namanya kasih sayang dari sebuah keluarga.


Bagaimanapun ia tidak ingin orang-orang yang dicintainya seperti ibu dan ayahnya kenapa-napa. Zhou Yuan akan berusaha mungkin melindungi mereka bahkan kalau nyawa taruhannya.

__ADS_1


__ADS_2