Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 240 — Menyelesaikan Pertempuran


__ADS_3

"Tunggu sebentar! Jika kau menginginkan sesuatu maka aku akan memberikan semua yang kau mau asal jangan bunuh aku!" Yin Gubei berteriak putus asa, merasa tidak akan menang melawan Zhou Yuan pria tua itu mencoba bernegosiasi.


Zhou Yuan tertawa kecil sebelum mulai melangkah pelan mendekatinya, setiap langkah yang diambil pemuda itu membuat Yin Gubei semakin ketakutan dan jantungnya berdetak lebih cepat.


"Apa yang kau inginkan, sumberdaya? Aku mempunyai banyak di markasku, jika kau menginginkan uang maka kau bisa mengambil semua uang yang aku punya..."


"Sayang sekali tetapi aku tidak menginginkan semuanya, percayalah, semua yang kau sebutkan tadi aku memiliki jumlah lebih banyak dari pada harta kalian!" Zhou Yuan tersenyum mengejek sambil terus melangkah.


Yin Gubei semakin panik ketika jarak keduanya tinggal beberapa meter lagi, ia berusaha mengambil jarak namun tubuhnya sudah kesulitan untuk digerakkan.


Yin Gubei saat ini memusatkan tenaga dalam yang tersisa untuk memperbaiki tulang rusuknya yang patah, ia tidak bisa melangkahkan kaki karena lututnya terlalu lemas untuk berjalan, hal ini disebabkan karena ketakutan yang mendalam pada Zhou Yuan.


Sudah sangat lama Yin Gubei tidak merasakan ketakutan hebat seperti ini sehingga ia melupakan rasa takut tersebut. Sekarang Yin Gubei begitu merasakan emosi itu dan belum pernah ia merasa sedekat ini dengan kematian.


Yin Gubei terus berbicara dengan Zhou Yuan dan berniat bernegosiasi dengan pemuda itu tetapi sayangnya Zhou Yuan seperti tidak mendengarkannya.


"Kau bisa menjadikanku budak atau apapun, aku bisa melakukan apa yang kau suruh, kumohon jangan bunuh aku..."


Zhou Yuan berhenti melangkah, tampak berpikir sesaat sebelum kemudian menggeleng pelan. "Tidak, aku tidak membutuhkan bawahan sepertimu, kau terlalu lemah..."


Sebelum Yin Gubei berkata lebih jauh Zhou Yuan tiba-tiba menghilang dari pandangannya.


Yin Gubei tidak bisa mengikuti kecepatan Zhou Yuan saat sebuah pedang tiba-tiba menusuk jantungnya dari arah belakang.


Yin Gubei melirik pedang itu yang kini sudah menembus dadanya, ia ingin berkata sesuatu tetapi mulutnya sudah dipenuhi oleh darah.


Zhou Yuan mencabut pedangnya sambil tersenyum dingin, membuat tubuh Yin Gubei tumbang ke tanah dan seketika itu juga ia menghembuskan nafas terakhirnya. Sampai akhirnya hayatnya, Yin Gubei jelas tidak menerima kematiannya akan berakhir seperti ini.


Semua orang yang menyaksikan kejadian tersebut menahan nafas terutama dari pihak pasukan organisasi, mereka tidak percaya pemimpin mereka akan terbunuh dengan cara seperti itu.

__ADS_1


Pertempuran sejenak berhenti, tiga pendekar alam cahaya yang sebelumnya bersama Yin Gubei tampak terkejut begitu juga dengan Chu Guyu.


Chu Guyu menelan ludah, pertarungan Zhou Yuan dan Yin Gubei bisa dibilang singkat, meski ia tidak menyaksikan pertarungan mereka sampai akhir namun Chu Guyu yakin ada perbedaan besar antara kekuatan Yin Gubei dengan lawannya.


Chu Guyu sendiri sebenarnya tidak yakin bisa mengalahkan Yin Gubei andai satu lawan satu apalagi sampai membunuhnya.


Chu Guyu bisa melihat Zhou Yuan membunuh Yin Gubei tanpa usaha yang berarti, tampak terlihat jelas pemuda itu tidak kelelahan atau terluka sesudah bertarung dengan lawannya.


'Siapa sebenarnya pemuda itu, kemampuannya sangat tinggi tetapi dia juga terlihat tampak begitu muda...' Chu Guyu memperhatikan Zhou Yuan lebih teliti.


Tiga pendekar cahaya yang menghadapi Chu Guyu tidak berniat lagi melanjutkan pertarungan sesudah menyaksikan kematian Yin Gubei, sebaliknya mereka berbalik dan hendak kabur.


Chu Guyu menyadari hal itu segera bergegas menghalangi mereka.


"Kalian pikir bisa datang dan pergi sesuka kalian! Aku tidak akan membiarkan salah satu dari kalian lolos dari sini!" Chu Guyu mendengus kesal, sekarang dirinya yang menghadang langkah mereka.


Dampak pertarungan mereka lebih luas dibandingkan pertarungan yang lain, membuat Zhou Yuan dapat melihatnya dengan jelas meski dari jarak yang jauh.


Zhou Yuan menyadari bahwa tiga pendekar alam cahaya itu adalah pemimpin dari pasukan ini, tanpa menunggu lama ia segera bergerak ke arah mereka dan membantu Chu Guyu.


Menyaksikan Zhou Yuan lari ke arahnya membuat ketiga pendekar alam cahaya itu menjadi panik, mereka berusaha lolos dari Chu Guyu namun perempuan itu tidak mau membiarkan ketiganya lepas darinya.


Dalam waktu belasan detik Zhou Yuan sudah di dekat pertarungan mereka, Zhou Yuan mengayunkan pedangnya lalu membantu Chu Guyu.


Sejak awal ketiga pendekar itu bukan tandingan dari Chu Guyu, mereka akan kalah dari perempuan itu jika tidak menyerang bersama Yin Gubei.


Mereka hanya menyibukkan perempuan itu sementara waktu dan kini ketika Yin Gubei mati, ketiganya sadar tak akan bisa menang dari Chu Guyu.


Melihat Zhou Yuan ikut bergabung dan membantu perempuan tersebut, sulit bagi ketiganya untuk memiliki semangat bertarung kembali.

__ADS_1


Benar saja, Zhou Yuan dengan teknik permainan pedangnya yang tinggi dengan cepat melukai mereka, Chu Guyu tidak kalah ketinggalan, dia menggunakan ilmu tendangannya yang mematikan.


Dalam waktu yang relatif singkat, ketiganya sudah mulai terluka dan mengalami cedera yang serius. Tidak menunggu waktu lama hingga salah satu dari mereka ada yang tewas dan dalam hitungan beberapa detik kemudian dua pendekar yang tersisa ikut menyusul.


Chu Guyu berdecak kagum di dalam hatinya, ia menyaksikan bagaimana Zhou Yuan menggunakan pedangnya, setiap serangannya mematikan dan mempunyai pola serangan yang sulit ditebak.


"Terimakasih Senior karena telah membantuku, jika tidak ada anda sekarang mungkin klan Chu akan bernasib berbeda." Chu Guyu memberikan hormat, sesudah menyaksikan kemampuannya ia yakin Zhou Yuan tidak semuda yang terlihat.


Zhou Yuan menggeleng pelan lalu menunjuk pasukan organisasi, "Matriark Chu, kita lanjutkan bicaranya setelah menangani mereka, aku tidak berniat membiarkan pasukan organisasi lolos dari sini!"


Melihat keempat pendekar alam cahaya mereka tewas membuat pasukan organisasi kehilangan semangat untuk bertempur lagi, mereka mulai mundur dan berusaha pergi dari wilayah klan Chu.


Sebelum Chu Guyu menjawab Zhou Yuan sudah bergerak cepat ke arah lawannya dan mulai membunuh setiap pasukan organisasi dengan singkat.


Para pendekar klan Chu tentu saja tidak terima pasukan organisasi kabur begitu saja tetapi tubuh mereka sudah kelelahan untuk bertarung kembali.


Zhou Yuan berusaha menghabisi pasukan organisasi tetapi karena jumlah mereka yang terlalu banyak membuatnya hanya bisa membunuh separuh dari jumlah ribuan pasukan organisasi.


Zhou Yuan melihat pasukan organisasi yang mulai menjauh dari klan Chu sebelum Zhou Yuan menghela nafas panjang, meski mempunyai kekuatan yang sangat tinggi tetapi kekuatan seorang diri ada batasnya.


Zhou Yuan juga tidak menyalahkan para pendekar klan Chu yang tidak membantu dirinya menghabisi pasukan organisasi yang kabur, selain mereka sudah kelelahan, tidak banyak orang yang bisa mengambil nyawa seseorang semudah seperti dirinya.


Chu Guyu kemudian mendatangi lokasi Zhou Yuan berdiri, ia juga ikut membantu menahan pasukan musuh namun dirinya tidak bisa menahan terlalu banyak.


"Senior, apakah kita harus mengejar mereka?" Chu Guyu bertanya pada Zhou Yuan yang tampak tidak puas pasukan organisasi itu kabur darinya.


"Tidak perlu, dari pada itu lebih baik kita membantu mereka terlebih dahulu..." Zhou Yuan menunjuk para pendekar klan Chu yang terluka, mereka membutuhkan penanganan segera dari pada mengurus pasukan musuh yang sudah mulai menjauh.


,

__ADS_1


__ADS_2