
Pedang Ingrid melesat cepat bagai anak panah yang terlepas ke arah dua kriminal di dekatnya, menembus jantung mereka hingga berlubang sebelum meliuk dan terbang ke arah kriminal yang lain.
Pedang Ingrid melakukan tusukan yang sederhana namun karena pedang itu sangat tajam sehingga dengan mudah menembus tubuh targetnya.
Tidak peduli kriminal itu menggunakan tameng tenaga dalam atau baju pelindung, semua tidak berarti dari ketajaman pedang Ingrid.
Dalam waktu beberapa detik sudah ada belasan kriminal yang terbaring di tanah dengan dada mereka yang berlubang. Pedang Ingrid dengan cepat menghabisi targetnya dalam sekali serangan.
Jangankan ingin memberikan perlawanan, para kriminal itu bahkan tidak mengetahui apa yang membunuh mereka saat tiba-tiba pandangan mereka menjadi gelap dan tak lagi bernafas.
Kabut tebal yang dilepaskan Zhou Yuan juga membantu jarak pandang para kriminal itu terhalang, mereka tidak bisa melihat pedang Ingrid yang bergerak cepat kecuali hanya mendengar jeritan teman mereka yang satu persatu terbunuh.
"Pedang ini... Aku benar-benar meremehkannya..."
Zhou Yuan adalah satu-satunya orang yang melihat aksi pedang Ingrid di tengah-tengah badai kabut. Dirinya sampai menahan nafasnya melihat keganasan pedang tersebut.
Dalam waktu satu menit Ingrid sudah menghabisi puluhan pasukan kriminal, dalam waktu kurang dari tiga menit, dia telah membunuh ratusan dari mereka.
Zhou Yuan tidak berkedip, ia ragu tidak ada seseorang yang bisa melakukan pembunuhan lebih cepat dari pedang melayang itu.
Awalnya keberadaan Pedang Ingrid hampir tidak disadari karena kabut yang menghalangi pandangan mereka tetapi setelah kabut itu menipis hingga akhirnya menghilang, barulah pasukan organisasi menyadarinya terutama saat melihat rekan-rekan mereka sudah tergeletak di tanah dan tidak lagi bernyawa.
"Apa-apaan, siapa yang melakukan ini?"
"Kau jangan lengah, lihat ada pedang yang melayang!?" Tunjuk salah satu dari mereka.
"Tidak mungkin, itu pasti bohong, ini ilusi!"
Keberadaan pedang yang bisa terbang memang mengejutkan banyak kriminal disekitarnya, mereka bisa melihat bagaimana pedang itu bergerak sendiri tanpa ada seseorang yang mengendalikannya.
__ADS_1
Mereka sulit mempercayainya bahkan menganggap itu adalah ilusi atau trik semata tetapi kenyataannya, orang yang dibunuh pedang Ingrid itu sungguhan telah mati.
Kekacauan terdengar dibarisan tengah pasukan organisasi, mereka begitu panik saat melihat pedang yang bisa melayang sendiri dan membunuh orang-orang di dekatnya.
Mereka berusaha menghentikan gerakan pedang itu dengan senjata namun berakhir terbunuh.
Beberapa kriminal yang berada di Alam Emas bisa menahan pedang Ingrid dengan senjata mereka namun hanya sesaat sebelum pusaka mereka rusak dan Pedang Ingrid menembus jantung lawan-lawannya.
Hal ini membuat Kriminal Alam Kristal turun tangan untuk menangani kebuasan pedang tersebut, biarpun demikian mereka tetap kewalahan.
Para kriminal Alam Kristal itu mencoba menyerang belakang pedang Ingrid, berpikir ada seseorang dibelakangnya namun yang mereka dapati hanya udara kosong.
Hal tersebut membuat mereka kebingungan apalagi mereka semakin terpojok ketika melawan Pedang Ingrid secara terus-menerus.
Kriminal Alam Kristal itu tidak banyak membantu, mereka hanya bisa bertahan sekitar belasan jurus saja sebelum pedang Ingrid dapat menghabisi mereka dengan mudah.
Pedang Ingrid tidak hanya cepat tetapi ia juga memiliki ketajaman yang luar bisa ketika diayunkan apalagi pusaka Alam Kristal itu hanya pusaka kelas menengah saja, tidak apa-apanya dengan ketajaman pedang Ingrid.
Saat itulah para kriminal itu sadar dengan keberadaan Zhou Yuan yang sebelumnya telah membantai serta menakuti mereka, para kriminal itu terlalu fokus dengan aksi pedang Ingrid.
"Apa yang kalian perhatikan, aku masih ada disini!" Zhou Yuan tertawa kecil, menghabisi dua kriminal Alam Perak di dekatnya.
Aura pembunuh yang Zhou Yuan lepaskan membuat ia lebih cepat menghabisi lawan-lawannya, pedangnya telah diselimuti elemen angin sehingga setiap terayun, akan menciptakan pisau angin ke segala arah.
"Dia siluman, dia tidak mungkin manusia!"
"Jangan diam saja, selamatkan nyawa kalian!"
Pembantaian Zhou Yuan tidak kalah mengerikan dari pedang Ingrid, pemuda itu berhasil membuat genangan darah di tanah sekitarnya.
__ADS_1
Pemandangan yang mengerikan bahkan untuk para kriminal sekalipun. Dalam situasi ini sulit membedakan mana yang di pihak jahat atau sebaliknya.
Zhou Yuan sama sekali tidak ragu membunuh mereka, ia sadar jika para kriminal itu dibiarkan hidup maka peperangan seperti ini hanyalah awal.
Aksi Zhou Yuan dan Pedang Ingrid membuat barisan tengah kacau dan berantakan, tidak ada yang pernah mereka pikirkan bahwa ada suatu hari dimana para kriminal yang menjadi korban pembantaian alih-alih yang membantai.
"Apa kau berpikir bisa membunuh sesukamu!?"
Saat Zhou Yuan sedang menghabisi lawan-lawannya ia mendapati ada tujuh kriminal Alam Cahaya yang sudah menghadang langkahnya agar tidak membunuh lebih banyak lagi.
Tujuh kriminal Alam Cahaya itu sebenarnya berasal dari barisan depan tetapi ketika mendengar pesan ada serangan di bagian tengah mereka, tujuh Kriminal Alam Cahaya itu segera bergegas kesini.
Tujuh Kriminal itu terkejut setelah melihat pembantaian yang dilakukan Zhou Yuan, sulit bagi mereka menganggap pria bertopeng itu adalah musuhnya melihat tindakan yang telah dilakukan.
Di dunia para kriminal sekalipun, mereka jarang melihat seseorang membunuh begitu banyak orang dalam suatu waktu seperti yang Zhou Yuan lakukan apalagi pemuda itu tampak tidak berkedip ketika membunuh padahal bagi mereka sekalipun ketika membunuh seseorang masih ada perasaan keraguan untuk melakukannya.
"Serang dia bersamaan!"
Tujuh kriminal Alam Cahaya itu tidak berbasa-basi dan langsung bergerak bersamaan menyerang Zhou Yuan sementara kriminal didekatnya memilih menjauh dari pertarungan itu sebagai kesempatan menyelamatkan diri namun mereka tetap tidak merasa aman saat Pedang Ingrid memburu mereka satu persatu.
Kekuatan tujuh kriminal Alam Cahaya itu hanya berada di tahapan 2 meridian terbuka sementara yang paling kuat diantara mereka berada di 4 meridian yang terbuka.
Zhou Yuan dengan sigap menahan serangan yang datang dari berbagai arah sebelum memberikan perlawanan, kedua belah pihak beradu jurus namun setelah beberapa saat tidak hanya ketujuh kriminal Alam Cahaya itu gagal mengungguli pertarungan namun perlahan-lahan mereka mulai didesak oleh Zhou Yuan.
"Kemampuan pedangnya begitu tinggi dan kulihat dia masih terlihat muda, aku tidak percaya!"
"Kecepatan serangan dan variasi gerakan pedangnya menyamai Ketua Huang Zhang, aku tidak menduga pihak pemerintahan memiliki pendekar tingkat tinggi seperti ini."
Ketujuh kriminal Alam Cahaya itu saling berdiskusi dan mereka terpana dengan kemampuan yang ditunjukkan Zhou Yuan padahal meski menggunakan topeng, mereka bisa melihat tubuh pria itu yang masih muda.
__ADS_1
Zhou Yuan menggeleng pelan lalu mengubah pola serangannya menggunakan Teknik Pedang Suara. Jika awalnya Zhou Yuan sedikit di atas mereka namun saat ini, ada perbedaan kekuatan yang jelas antara keduanya.