Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 241 — Paska Pertempuran


__ADS_3

Dengan situasi darurat, Chu Guyu membagi mereka yang terluka dalam tiga kategori, pertama adalah mereka yang mempunyai luka ringan, luka sedang, dan terakhir luka yang serius dan harus segera diobati.


Para pendekar klan Chu yang tidak terluka atau hanya mengalami luka goresan kecil diberi perintah untuk membantu mereka yang terluka.


Chu Guyu juga ikut turun tangan untuk menyembuhkan pasukannya dengan tenaga dalam. Mereka yang mempunyai luka serius akan diberi penangan terlebih dahulu.


Zhou Yuan juga tidak tinggal diam, ia ikut membantu karena melihat ada beberapa dari mereka yang dalam kondisi kritis.


Zhou Yuan meletakkan tangannya ditubuh salah satu pendekar yang kritis itu sebelum mengalirkan tenaga dalamnya untuk menyembuhkannya. Dalam waktu beberapa tarikan nafas, luka orang yang kritis itu mulai menutup diikuti warna kulitnya yang kembali semula. Nafasnya teratur dan kondisinya jadi membaik.


Kecepatan Zhou Yuan yang dengan cepat menyembuhkan luka pasiennya mengejutkan semua orang yang melihatnya termasuk Chu Guyu.


Menggunakan tenaga dalam untuk menyembuhkan luka bukanlah hal asing bagi seorang pendekar namun kecepatan penyembuhan Zhou Yuan bisa dibilang diluar nalar.


Zhou Yuan memang menggunakan teknik khusus yang ia pelajari dari kitab Raja Langit, dalam kitab itu ia dapat memaksimalkan teknik penyembuhannya ke tingkat yang lebih tinggi tetapi disisi yang sama, tenaga dalam yang dibutuhkan juga sangat besar sehingga akan menguras tenaga dalam si penggunanya.


Zhou Yuan tidak peduli dengan reaksi orang yang melihatnya, ia kembali menyembuhkan pendekar yang terluka lainnya.


Dengan bantuan Zhou Yuan, mereka yang mengalami luka serius dengan cepat bisa ditangani dan diselamatkan.


Chu Guyu menahan nafas, untuk kesekian kalinya ia dikejutkan dengan kemampuan pemuda itu. Chu Guyu semakin penasaran identitas Zhou Yuan karena seharusnya dengan kemampuan setinggi itu pemuda tersebut akan terkenal di dunia persilatan.


Chu Guyu berterimakasih karena Zhou Yuan kembali membantu klan Chu lagi, Chu Guyu berjanji akan memberikan kompensasi yang besar atas jasa yang diberikan.


"Tidak perlu Matriak Chu, aku menolong bukan karena uang atau imbalan apapun tetapi karena mereka sedang membutuhkannya..." Zhou Yuan menolak imbalan yang ditawarkan Chu Guyu.


Chu Guyu tidak bisa berbuat banyak dengan keputusan tersebut. "Sebelumnya aku lupa menanyakannya, bolehkah aku tahu nama Senior?"


Zhou Yuan menggaruk kepala, ia merasa tidak nyaman karena Chu Guyu terus memanggilnya Senior.

__ADS_1


"Namaku Zhou Yuan, anda tidak perlu memanggilku Senior. Aku datang kesini bersama seseorang dan kebetulan ada keperluan dengan anda Matriark Chu."


"Keperluan denganku?"


Zhou Yuan mengangguk, ia mengatakan akan membawa seseorang itu kesini terlebih dahulu karena hanya Xi Jinxue yang berhak menjelaskan semuanya pada Chu Guyu terutama soal giok.


Zhou Yuan kemudian pergi ke tempat Xi Jinxue berada, gadis itu masih pingsan sebelum Zhou Yuan membangunkannya pelan.


Xi Jinxue tampak kebingungan ketika ia sadar dan tidak mengingat kenapa dirinya bisa pingsan, Xi Jinxue hanya teringat kalau klan Chu sedang di serang ketika tiba disini.


Zhou Yuan berasalan bahwa Xi Jinxue tiba-tiba pingsan karena terlalu kelelahan, tentu saja Xi Jinxue tidak percaya begitu saja tetapi ia juga tidak mempunyai penjelasan mengenai keadaannya.


Lagipula dari memikirkan kenapa dirinya pingsan Xi Jinxue lebih tertarik ke hal lain yaitu kondisi klan Chu, Zhou Yuan sedikit menjelaskan padanya dan mengatakan bahwa pasukan organisasi telah mundur dan Zhou Yuan juga ikut membantu mereka saat gadis itu tengah pingsan.


"Mereka berasal dari organisasi kriminal?!" Xi Jinxue terkejut ketika mengetahui hal tersebut dari Zhou Yuan.


Zhou Yuan menghela nafas panjang, ia tidak bisa membayangkan andai nanti buah surgawi sudah tumbuh di Kekaisaran Bulan, kekacauan saat ini bisa dibilang hanyalah pembuka.


Zhou Yuan kemudian mengajak Xi Jinxue masuk ke dalam klan, mulut gadis itu terbuka lebar ketika melihat keadaan klan Chu yang sudah amat kacau.


Selain banyak kerusakan terjadi, yang mengganggu Xi Jinxue adalah banyaknya mayat yang berserakan di wilayah klan tersebut.


"Matriark Chu sudah menunggumu Nona Xi, sebaiknya kita bergegas menemuinya." Zhou Yuan menyadarkan Xi Jinxue dari keterkejutannya.


Xi Jinxue mengangguk, keduanya kemudian pergi ke lokasi Chu Guyu berada dimana perempuan itu masih sedang membantu pasukannya yang terluka. Zhou Yuan kemudian memperkenalkan Xi Jinxue pada Chu Guyu.


"Keluarga Xi, kau adalah putri Xi Kai?" Tanya Chu Guyu setengah terkejut.


Xi Jinxue mengangguk, lalu menjelaskan perihal dirinya kesini yaitu ingin memberikan giok yang di wasiatkan ayahnya agar diberikan pada klan Chu, sebelum Xi Jinxue berkata lebih banyak Chu Guyu terlebih dahulu memotong.

__ADS_1


"Kita tunda dulu masalah ini, perihal perintah dari Xi Kai aku akan membahasnya lain waktu saat kondisi klan Chu mulai stabil kembali."


Chu Guyu sadar apa yang dikatakan Xi Jinxue sangat penting sehingga keduanya tidak boleh membahas di keramaian seperti ini, lagipula Chu Guyu juga harus memprioritaskan klan Chu yang masih butuh penanganan.


Tempat Klan Chu mengalami banyak kerusakan akibat pertempuran besar itu belum lagi ada banyak jasad pasukan organisasi yang tergeletak dimana-mana, mereka harus segera dikubur sebelum mayat-mayat itu membusuk.


Chu Guyu menyarankan agar Xi Jinxue berisitirahat terlebih dahulu mengingat jarak antara Keluarga Xi dan klan Chu sangatlah jauh dan pasti kondisi gadis itu amat kelelahan saat ini.


Chu Guyu juga memberikan tawaran serupa pada Zhou Yuan agar pemuda itu beristirahat, Chu Guyu sadar Zhou Yuan adalah seseorang yang lebih membutuhkan istirahat disini mengingat telah banyak yang pemuda itu perbuat.


Dugaan Chu Guyu tidak salah, sesudah bertarung dan menyembuhkan banyak orang, tenaga dalam Zhou Yuan memang sudah terkuras cukup banyak.


Zhou Yuan melihat sekitar, kini yang tersisa dari pendekar klan Chu yang terluka adalah mereka yang mengalami cedera ringan dan menengah. Cedera itu tidak membahayakan nyawa hanya saja butuh penanganan medis.


Situasi klan Chu juga sudah mulai terkendali, Chu Guyu selaku pemimpin mengambil keputusan-keputusan bijak ketika pertempuran telah usai.


Chu Guyu kemudian memerintahkan salah satu anggota klannya agar membawa Zhou Yuan dan Xi Jinxue ke tempat peristirahatan. Masalah klan Chu, perempuan itu akan menanganinya sendiri dan ia juga tidak mau merepotkan Zhou Yuan lebih daripada ini.


Zhou Yuan dan Xi Jinxue diberikan masing-masing sebuah sebuah kamar agar keduanya berisitirahat.


Setelah masuk kamar Zhou Yuan mengambil duduk bersila di atas tempat tidurnya, ia melihat ke cermin yang ada di ruangan itu dan menyaksikan ada aura pembunuh yang terpancar di tubuhnya.


"Akan membutuhkan waktu lama agar aku bisa menyembunyikan semua aura pembunuh ini..." Gerutu Zhou Yuan di dalam hatinya.


Aura pembunuh itu Zhou Yuan dapatkan dari membunuh pasukan organisasi sebelumnya. Aura pembunuh Zhou Yuan sebenarnya sejak awal sudah pekat dan ditambah sekarang, aura pembunuhnya tampak jadi mencekam.


Zhou Yuan menghela nafas, tidak pernah terpikirkan bahkan didalam mimpi sekalipun ia akan memiliki aura pembunuh apalagi sampai sepekat seperti ini.


Zhou Yuan kemudian memejamkan mata dan mulai berkosentrasi untuk mengikis aura pembunuh tersebut, Zhou Yuan tidak ingin ada orang lain ketakutan saat bertemu dengannya akibat aura pembunuh di tubuhnya sehingga ia harus berusaha menyembunyikan seluruh aura itu.

__ADS_1


__ADS_2