
Xiao Fan jatuh berlutut dengan darah mengalir di dada kiri sampai perutnya, luka yang dialaminya cukup serius sehingga membuatnya lemas karena kehabisan banyak darah.
Melawan ketiga pendekar Alam Cahaya sekaligus bukanlah hal yang mudah bagi Xiao Fan, sejak awal ia sadar peluang kemenangan dirinya melawan Huang Zhang hampir nihil.
Hanya dengan pertukaran puluhan jurus saja Xiao Fan sudah terpojok dan kewalahan menghadapi serangan mereka yang bertubi-tubi, tubuhnya mulai terluka hingga akhirnya tiba di situasi sekarang.
"Ini adalah akhir dari Pendekar Pedang Merah, sebuah kehormatan bisa bertarung denganmu, Fan..." Huang Zhang mengangkat pedangnya, berniat mengayunkan pada Xiao Fan untuk mengakhiri hidup kakek berambut merah tersebut tetapi gerakannya terhenti saat Pedang Iblis datang ke arah mereka.
Huang Zhang mengerutkan dahi melihat keadaan Pedang Iblis yang sudah terluka seperti telah melakukan pertarungan yang serius.
"Apa yang terjadi padamu?"
"Ketua Huang Zhang, mungkin anda tidak percaya tetapi dengarkan aku dulu, di barisan tengah ada seorang pendekar yang..." Tanpa basa-basi Pedang Iblis langsung menceritakan tentang Zhou Yuan yang dikenalinya sebagai pendekar topeng yang memiliki kekuatan tinggi.
"Saat ini Saudara Beiliang sedang menghadangnya tapi aku yakin dia sudah terbunuh sekarang." Jelas Pedang Iblis mengakhiri cerita.
Beiliang adalah nama kriminal Alam Cahaya yang sebelumnya dikalahkan oleh Zhou Yuan. Pedang Iblis memanfaatkan keberadaan Beiliang sebagai jalan kabur dan melaporkan berita ini pada Huang Zhang.
Wajah Huang Zhang tampak menjadi kusut mendengar cerita tersebut. "Saudara Beiliang menghadang pendekar itu lalu apa yang kau lakukan, melarikan diri?!"
"Ah... Itu, aku..." Pedang Iblis terlalu panik hingga tidak bisa berpikir jernih tentang apa yang ia ucapkan.
Respon Pedang Iblis membuat Huang Zhang semakin marah karena sifat pengecutnya, dua kriminal Alam Cahaya yang mendengar laporan itu sama terkejutnya karena tidak menduga Pedang Iblis yang terkenal kejam di Kekaisaran Bumi ternyata memiliki sifat yang penakut.
Sebelum Huang Zhang berkata-kata kasar pada Pedang Iblis tiba-tiba ada sesuatu yang jatuh di dekat mereka dengan keras hingga membuat kepulan debu ke sekitarnya.
Huang Zhang, Pedang Iblis, serta dua Kriminal Alam Cahaya lainnya langsung mengambil jarak dari sesuatu yang seperti jatuh dari langit itu, mereka menjadi waspada.
__ADS_1
Ketika kepulan debu perlahan menghilang mereka kemudian melihat seorang pemuda yang memakai topeng berdiri menghadap keempatnya. Pedang Iblis yang paling bereaksi karena ia mengenali pemuda bertopeng itu.
"Ketua Huang Zhang, pemuda itu yang aku maksud. Dia yang telah mengacaukan barisan tengah pasukan kita!" Pedang Iblis menunjuk Zhou Yuan bahkan wajahnya terlihat pucat dan ketakutan.
Huang Zhang meningkatkan kewaspadaannya, tanpa diberitahu oleh Pedang Iblis sekalipun ia merasakan aura kekuatan yang hebat dari tubuh pemuda bertopeng itu.
"Siapa kau? Apa tujuanmu kemari? Karena kulihat kau bukan berasal dari pasukan pemerintahan?"
Huang Zhang benar-benar tidak mengetahui identitas pria bertopeng itu, dia sudah menanamkan mata-mata di pasukan pemerintahan untuk mengumpulkan informasi namun tidak ada laporan yang menjelaskan tentang bergabungnya pemuda bertopeng itu apalagi ia memiliki kemampuan yang tinggi.
Huang Zhang yakin Zhou Yuan bukan bagian dari pasukan pemerintahan, sebab itu ia menanyakan identitasnya.
"Kau tidak akan tahu identitasku biarpun aku memberitahunya, aku kesini kebetulan ingin menyingkirkan kalian juga."
Jawaban Zhou Yuan membuat Huang Zhang kebingungan, ia tidak mengerti definisi kebetulan yang dimaksud pemuda itu.
Zhou Yuan berdiri di samping Xiao Fan yang terluka sebelum menyentuh pundak kakek berambut merah itu dan mengalirkan tenaga dalam padanya.
"Terimakasih pendekar, aku berhutang budi padamu." Wajah Xiao Fan kini tidak terlihat pucat lagi sesudah Zhou Yuan menyembuhkan luka-lukanya.
Zhou Yuan mengangguk, "Senior Xiao, aku ingin membuat permintaan kepadamu, bisakah kau tinggalkan tempat ini dan biarkan aku melawan mereka?"
"Tapi, bukankah lebih baik kita bekerjasama?"
"Aku mempunyai kemampuan yang cukup untuk melawan mereka seorang diri, selain itu anda lebih diperlukan di lokasi yang lain untuk memenangkan peperangan ini."
Xiao Fan tersenyum tipis, meski ia tahu alasan yang dikatakan Zhou Yuan tidak salah namun dirinya memahami niat sebenarnya pria bertopeng itu bahwa jika ia ikut bertarung bersamanya, kemungkinan besarnya dirinya akan menjadi beban dalam pertarungan.
__ADS_1
Xiao Fan tak bisa mengelak sehingga ia membungkuk dan mengucapkan terimakasih pada Zhou Yuan sebelum pergi dari tempat itu.
Huang Zhang mengumpat dalam hati melihat Xiao Fan yang semakin menjauh, ia menyesal tidak membunuhnya lebih cepat tetapi disisi lain ia tidak gegabah langsung bertindak karena keberadaan pria bertopeng itu.
Huang Zhang masih mengukur kekuatan pemuda di depannya karena melihat kondisi Pedang Iblis yang ketakutan hingga seperti itu pasti ia memiliki kemampuan yang begitu tinggi.
"Aku tidak tahu siapa dan dimana asalmu tetapi melihat kau ada di pihak mereka berarti kau juga adalah musuh dari kami!" Huang Zhang mengalirkan tenaga dalamnya, dua kriminal Alam Cahaya di dekatnya juga melakukan hal serupa. "Serang dia bersamaan!"
Pedang Iblis mengumpat, ia sebenarnya tidak mau lagi bertukar serangan dengan Zhou Yuan setelah melihat kemampuan pemuda itu namun melihat Huang Zhang dan lainnya bergerak ia tak punya pilihan lain selain ikut bertarung.
***
Huang Zhang bersama tiga kriminal Alam Cahaya yang dibawanya menyerang Zhou Yuan bertubi-tubi, tidak membiarkan pemuda itu menarik nafas atau memberikan kesempatan untuk mengambil jarak.
Pertarungan Huang Zhang dan Zhou Yuan berangsur sengit dan dengan cepat meluas sehingga menarik perhatian kedua belah pihak pasukan, mereka bisa melihat pertarungan pendekar tingkat tinggi yang begitu dahsyat.
Huang Zhang mengerahkan seluruh kemampuan yang ia miliki, tidak sedikitpun meremehkan Zhou Yuan meski saat ini mereka sedang mengeroyoknya.
Walaupun Zhou Yuan diserang dari berbagai arah nyatanya pemuda itu bisa bertahan melawan keempat lawannya sekaligus, pedang Zhou Yuan dengan cepat menangkis setiap serangan yang datang.
Gerakan pedang Zhou Yuan terasa tidak asing di mata Huang Zhang, ia tidak yakin tetapi rasanya dirinya pernah melihat gerakan pola pedang seperti itu di suatu tempat.
"Dia bisa bertahan melawan keempat pendekar Alam Cahaya dengan 7 meridian yang terbuka seorang diri, siapa sebenarnya pemuda ini?" Batin Huang Zhang.
Menurut Huang Zhang, Guo Zhengxa, selaku pemimpin tertinggi Kuil Awan Langit sekalipun tidak akan sanggup melawan 4 pendekar Alam Cahaya sekaligus seperti yang dilakukan Zhou Yuan.
Setidaknya Huang Zhang bisa memberikan luka pada Guo Zhengxa jika mengeroyoknya seperti ini tetapi Zhou Yuan mampu mengimbangi mereka dengan begitu tenang sehingga membuat Huang Zhang semakin bertanya-tanya tentang identitas Zhou Yuan sebenarnya.
__ADS_1
*Maaf karena tidak sesuai janji mau update lebih dari satu, awalnya saya memang mau up lebih banyak tetapi saya tidak menduga tubuh saya akan sakit, kurang enak badan, jadi sebisa mungkin bisa update hari ini... Tapi saya masih berhutang pada kalian, nanti saya akan up lebih banyak kalau tubuh saya sembuh kembali...
Untuk sekali lagi, saya minta maaf pada pembaca, terimakasih.