
Dalam Organisasi Kuil Awan Langit, ada empat pilar yang menjadi pondasi kekuatan mereka dimana setiap pilar dipimpin oleh pendekar-pendekar tingkat tinggi.
Pilar-pilar Kuil Awan Langit mempunyai nama masing-masing seperti Pilar Naga, Pilar Kura-kura, Pilar Qilin, serta terakhir adalah Pilar Feniks.
Diantara keempatnya, Pilar Naga adalah pilar terkuat yang dipimpin oleh Huang Zhang, selain karena Pilar Naga mempunyai banyak anggota dibanding yang lain, rata-rata kemampuan mereka juga sangat tinggi.
Huang Zhang mempunyai tangan kanan di pilar Naga yang bernama Hong Sha. Dengan perintah darinya, Hong Sha diberi tugas pergi ke Kota Hanma untuk mendapatkan Buah Surgawi yang dirumorkan ada di sana.
Hong Sha tidak sendiri, bersama 4 pendekar Alam Cahaya dan belasan pendekar Alam Kristal yang dibawanya dia pergi ke Kota Hanma.
"Tetua Hong, bukankah terlalu berlebihan Ketua Huang mengirimkan kita semua?" Salah satu pendekar Alam Cahaya yang ikut dalam misi tersebut bertanya pada Hong Sha.
Pertanyaan pendekar Alam Cahaya itu cukup di wajari, mereka semua adalah pemimpin suatu organisasi yang bergabung dalam aliansi Kuil Awan Langit, meski tidak membawa pasukan, empat Alam Cahaya yang ikut bersama Hong Sha mempunyai kekuatan tinggi yang cukup membuat Kota Hanma diliputi kekacauan.
Belum lagi belasan pendekar Alam Kristal yang ikut bersama mereka, kekuatan mereka jika digabungkan bisa menandingi tiga sampai empat pendekar Alam Cahaya.
"Ketua Huang ingin memastikan kita mendapatkan Buah Surgawi, selain kalian ada juga beberapa pendekar kuat yang sudah di Kota Hanma dan mereka nanti akan ikut dalam misi ini." Jawab Hong Sha.
Pendekar yang bertanya itu mengerutkan dahi, ia sudah mendengar banyak rumor tentang Buah Surgawi tetapi dirinya belum mengetahui sehebat apa khasiat buah itu sehingga Kuil Awan Langit mengerahkan banyak pendekar Alam Cahaya untuk mendapatkannya.
Kelompok Hong Sha terus bergerak hingga beberapa jam kemudian mereka akhirnya melihat kota tujuan mereka.
"Ini..."
Pendekar yang bertanya tadi terkejut melihat situasi luar gerbang Kota Hanma yang terlihat banyak pengunjung ke kota itu hingga harus mengantri panjang.
Hong Sha menghela nafas panjang, "Alasan Ketua Huang mengirimkan kita kesini karena hal ini, Buah Surgawi tidak hanya menarik perhatian para kriminal saja tetapi pihak sekte atau klan. Akan ada banyak pendekar kuat yang berkumpul kesini demi buah itu..."
Huang Zhang memang sudah menebak kejadian ini akan terjadi sebab itu ia mengirimkan Hong Sha dan empat pendekar Alam Cahaya yang lain.
__ADS_1
Hong Sha tidak berkata lebih jauh, ia kemudian mengajak yang lain untuk memasuki kota tersebut.
Dengan kemampuan mereka, Hong Sha bersama kelompoknya tidak perlu mengantri untuk memasuki kota, mereka dengan mudah menyusup ke dalam dan tidak ada siapapun yang menyadari.
Hong Sha baru beberapa langkah memasuki Kota Hanma saat ada sekelompok orang yang memakai tudung menghampirinya.
"Tetua Hong, kami sudah menunggumu..."
Kelompok bertudung itu adalah pendekar Alam Cahaya yang dimaksud Hong Sha sebelumnya, salah satu dari mereka adalah Hantu Pedang dan Setan Kembar.
Hong Sha mengerutkan dahi melihat situasi Hantu Pedang, topengnya yang menjadi ciri khasnya telah diganti serta tampak kondisi pria tua itu seperti telah habis bertarung.
"Apa yang terjadi denganmu?" Hong Sha bertanya pada Hantu Pedang.
Hantu Pedang tersenyum tipis dibalik topengnya kemudian sedikit menjelaskan situasi yang terjadi padanya beberapa jam lalu, Setan Kembar kemudian membenarkan cerita dari Hantu Pedang.
"Kemampuan tendangan..." Hong Sha mengelus dagunya, "Hanya ada satu orang yang memiliki kemampuan tendangan yang terkenal di dunia persilatan yaitu pemimpin klan Chu, aku belum pernah mendengar ada seorang laki-laki yang menggunakannya apalagi dia terlihat begitu muda?"
Hantu Pedang juga sempat berpikir demikian, ia sama sekali tidak menyangka Zhou Yuan yang tampak berusia belasan tahun memiliki kemampuan yang kuat sampai membuatnya tidak berdaya.
Hantu Pedang kemudian mengatakan bahwa pemuda itu juga mengincar Buah Surgawi seperti mereka. Hantu Pedang lalu bertanya keputusan Hong Sha karena mereka sama sekali tidak menduga ada pendekar Alam Cahaya setingkat itu disini.
"Dia mungkin kuat tetapi tidak akan bisa menandingi kita semua, selama Buah Surgawi masih berada di kota ini kita harus mendapatkannya!" Hong Sha memberi keputusan yang bulat.
Hantu Pedang mengangguk sebelum menjelaskan informasi yang berhasil di dapatkannya bahwa Buah Surgawi akan dilelang oleh Keluarga Bangsawan Mu tengah malam nanti.
"Kalau begitu kita harus cepat ke sana, jika memungkinkan aku tidak mau ada pertempuran tetapi jika situasi mengharuskannya, kita harus segera membereskannya dengan cepat."
Hong Sha mungkin adalah kriminal seperti yang lain tetapi dia tidak begitu fanatik dengan membunuh, Hong Sha memproritaskan misi di atas yang lain.
__ADS_1
Hong Sha bersama Hantu Pedang, Setan Kembar, dan lainnya kemudian pergi menuju ke tempat pelelangan yang dimaksud.
Dengan banyak pendekar Alam Cahaya dan Alam Kristal yang dibawa Hong Sha seharusnya tidak akan sulit bagi mereka untuk membawa Buah Surgawi itu namun tentu saja ada beberapa hal yang diluar perhitungan mereka terutama tingkatan kekuatan Zhou Yuan yang sebenarnya.
***
Yifei mengajak Zhou Yuan keluar penginapan dan berjalan-jalan disekitar kota, gadis itu juga belum makan jadi berniat singgah ke restoran terdekat untuk menyantap makanan hanya saja rencana Yifei tidak disetujui oleh Zhou Yuan.
"Kenapa, langit malam hari ini sangat cerah, aku ingin menikmati suasana kota?" Yifei memasang wajah cemberut atas penolakan Zhou Yuan.
Zhou Yuan menggaruk kepala lalu menjelaskan tentang keberadaan Buah Surgawi yang muncul di kota ini serta ada banyak kriminal yang berdatangan karena buah tersebut.
Zhou Yuan memang tidak berniat menyembunyikan informasi ini pada Yifei karena cepat atau lambat gadis itu juga akan mengetahuinya, tentu saja mengetahui Buah Surgawi tumbuh di dunia persilatan membuat Yifei terkejut.
Yifei telah membaca buku cukup banyak di istana dan salah satunya adalah tentang Buah Surgawi yang melegenda. Kabar keberadaan Buah Surgawi muncul tidak membuat Yifei senang justru merasa sebaliknya.
"Sebelum kesini aku sempat bertarung dengan kriminal tingkat tinggi, banyak dari mereka yang berdatangan untuk mencari buah itu, kuharap kau mengerti..." Zhou Yuan tersenyum lembut, mengelus pipi Yifei.
Zhou Yuan meminta pada Yifei agar ia tetap di penginapan demi keselamatannya karena malam ini ada kemungkinan peristiwa besar akan terjadi.
"Yuan Gege, apa selama ini kau selalu menganggapku lemah?" Yifei menaikan alisnya.
"Bukan seperti itu, aku hanya mengkhawatirkan keselamatanmu-..."
Yifei menggelengkan kepalanya pelan, "Alasan aku ingin menjadi kuat agar bisa membantumu, aku tahu kamu khawatir dan aku senang dengan perasaan tersebut tetapi untuk kondisi sekarang aku bisa bertarung disisimu, percayalah padaku."
Zhou Yuan ingin menolak tetapi melihat kesungguhan dalam perkataan Yifei membuat ia mengurungkan niatnya.
Zhou Yuan tersenyum, sebenarnya Yifei sudah menjadi sosok pendekar kuat sekarang tetapi karena pandangannya sudah terpengaruh oleh perasaannya membuat ia lupa tentang kekuatan gadis itu. Zhou Yuan akhirnya mengajak Yifei ikut bersamanya ke pelelangan yang diadakan di kediaman Keluarga Mu.
__ADS_1