
Hantu Pedang terlempar belasan meter akibat tendangan tersebut, tidak hanya disana, tangan yang memegang pedangnya mulai bergetar.
Hantu Pedang segera mengambil keseimbangan secepatnya, ia mengumpat dalam hatinya ketika merasakan kekuatan Zhou Yuan, ia tidak menduga Zhou Yuan mempunyai tenaga fisik yang begitu mengerikan.
Semua pandangan orang sekitar segera tertuju ke arah Hantu Pedang, mereka tampak kebingungan karena pria bertopeng itu tiba-tiba terlempar ke tengah jalan namun beberapa saat kemudian mereka akhirnya menemukan jawabannya.
Tidak berselang lama Hantu Pedang terlempar, Zhou Yuan datang melangkah pelan keluar dari restoran sebelum berhenti di hadapan Hantu Pedang dengan tersenyum lebar.
"Kau ingin meneruskan ini lebih jauh, aku tidak masalah kau pergi sekarang dan menyerah dariku." Zhou Yuan tertawa kecil sambil melihat banyak orang yang menontonnya.
"Kau pikir bisa mengalahkanku..." Hantu Pedang merapatkan giginya dengan tatapan penuh kebencian.
Hantu Pedang mengalirkan tenaga dalam pada tubuhnya lalu menggunakan teknik yang ia miliki selama ini.
"Elemental Bayangan — Cerminan Tubuh Bayangan."
Sesudah mengucapkan demikian bayangan Hantu Pedang tiba-tiba terpisah dari tempatnya lalu membentuk sebuah wujud seperti manusia.
Bayangan itu menyerupai rupa Hantu Pedang namun yang membedakan adalah warna matanya yang merah menyala dan tubuhnya serba hitam dari kaki sampai kepala. Tidak hanya satu, Hantu Pedang membuat tujuh wujud bayangan dirinya.
"Aku sudah mendengar tentangmu sejak lama, jadi ini kekuatanmu yang sesungguhnya..." Zhou Yuan berdecak kagum melihat tubuh Hantu Pedang yang terpecah menjadi beberapa orang.
Alasan banyak orang menyebut sebagai Hantu Pedang karena dia mempunyai kemampuan teknik pedang yang unik seperti Hantu, Zhou Yuan pernah mendengar banyak tentangnya dan baru kali ini melihat kemampuan Hantu Pedang secara langsung.
Zhou Yuan sadar wujud bayangan Hantu Pedang yang terpecah itu bukan ilusi, masalahnya Zhou Yuan tidak mengetahui apakah mereka bisa melukai atau tidak.
"Aku ingin lihat apa kau bisa bereaksi serupa ketika aku menggunakan teknikku." Setelah berkata demikian, Hantu Pedang dan tujuh wujud bayangannya segera bergerak bersamaan dan mengepung Zhou Yuan.
Karena Zhou Yuan tidak mengetahui kekuatan elemen bayangan itu sehingga ia menghindari serangan mereka dengan gerakan seminimal mungkin.
__ADS_1
Melihat kekuatan dan kemampuan keduanya, para penonton yang menyaksikan memilih mengambil jarak. Mereka yang bagian dari dunia persilatan akan langsung mengetahui kekuatan keduanya yang tinggi.
"Tunggu dulu, bukankah topeng yang dilawan pemuda itu tidak terlalu asing, rasanya aku pernah melihatnya di suatu tempat." Salah seorang pendekar yang merupakan bagian Serikat Pahlawan menyadari topeng yang dipakai Hantu Pedang.
"Bukan kau saja yang merasa demikian tetapi aku juga, topengnya terasa familiar di ingatanku tetapi aku lupa melihatnya dimana?" Yang lainnya ikut membalas sambil mencoba mengingat-ingat.
"Apa kalian lupa? Hanya ada satu topeng berukiran seperti itu di dunia persilatan kalau bukan dia Hantu Pedang!" Satu temannya menjelaskan sambil berdecak pelan.
Nama identitas Hantu Pedang seketika menyebar disekitar penonton, namanya yang terkenal di dunia persilatan membuat siapapun akan langsung mengetahuinya terutama aksi kejahatan yang pernah dia lakukan selama ini.
Mereka kemudian melirik ke arah Zhou Yuan, terkejut bagaimana pemuda itu bisa melawan sosok kriminal yang sangat berbahaya.
"Sepertinya kau memang sangat terkenal ya?" Zhou Yuan tertawa kecil, ia mendengar bisik-bisik semua orang disekitarnya.
"Diam kau!" Hantu Pedang mengumpat kesal sambil melepaskan serangan lainnya.
Zhou Yuan seperti bisa membaca serangan semua Hantu Pedang dan tujuh bayangannya, tidak peduli ia diserang dari berbagai arah Zhou Yuan bisa menghindarinya tanpa kesulitan yang berarti.
Saat Zhou Yuan sedang di serang dari berbagai sisi, sebuah pedang tiba-tiba muncul dari bayangannya dan menusuk ke punggung Zhou Yuan.
Tusukan pedang itu sangat cepat namun mengandung tenaga dalam yang besar, sebelum pedang itu menembus tubuhnya Zhou Yuan sudah lebih dulu menangkap pedang itu dengan satu tangannya tanpa harus menoleh.
Tak lama kemudian sosok yang menusukkan pedang itu terlihat, dia adalah Hantu Pedang yang asli yang bersembunyi di bayangan Zhou Yuan.
Mata Hantu Pedang melebar melihat pedangnya di tahan oleh Zhou Yuan padahal ia yakin situasinya sudah berada di tangannya.
"Kau pikir aku tidak mengetahuinya?" Zhou Yuan tersenyum mengejek sebelum mengangkat kakinya dan memberikan serangan lutut pada perut Hantu Pedang.
Hantu Pedang segera mundur beberapa langkah sambil memegangi perutnya, serangan Zhou Yuan membuat isi perutnya hampir ingin keluar.
__ADS_1
Wujud-wujud bayangan Hantu Pedang tiba-tiba menghilang ketika pria bertopeng itu disakiti.
Hantu Pedang berdecak kesal, melihat teknik bayangannya berhasil dibaca oleh Zhou Yuan membuatnya tidak punya pilihan lain selain menyerang pemuda itu dengan kemampuan pedangnya.
Hantu Pedang kembali maju sambil memainkan tekniknya, gerakannya amat cepat dan setiap ayunannya mengandung tenaga dalam yang besar.
Para penonton bisa melihat Hantu Pedang menggunakan kekuatan sesungguhnya kali ini sehingga mereka mengambil jarak lebih jauh lagi, setiap serangan Hantu Pedang menimbulkan gelombang angin kecil ke segala arah dan mereka tidak mau terluka oleh serangan nyasarnya tersebut.
Zhou Yuan yang melihat gelombang angin itu berdecak pelan, dia yang awalnya hanya menghindar akhirnya mulai menyerang balik dengan ilmu tendangannya.
Zhou Yuan menggunakan teknik Tendangan Penguasa Langit, teknik tendangan yang pernah diturunkan oleh gurunya dan diperuntukkan untuk digunakan oleh perempuan.
Dengan teknik tendangannya, Zhou Yuan berhasil membuat serangan Hantu Pedang melambat hingga akhirnya situasi berbalik.
Hantu Pedang terkejut dengan ilmu tendangan Zhou Yuan yang dinilainya sangat tinggi, tidak hanya cepat tetapi serangannya bertambah kuat beberapa kali lipat setiap ayunannya.
"Siapa pemuda ini, kekuatannya begitu tinggi tetapi dia terlihat sangat muda." Hantu Pedang sulit mempertahankan ketenangannya, kekuatan Zhou Yuan jelas diluar dugaannya.
"Dalam pertarungan jangan melamun!"
Salah satu tendangan Zhou Yuan akhirnya mengenai dada Hantu Pedang, membuat pria itu termundur dan terbatuk-batuk. Zhou Yuan memberikan tendangan lainnya, kali ini ia arahkan ke wajah Hantu Pedang.
Hantu Pedang terlempar cukup jauh, topeng yang dipakainya pecah berkeping-keping akibat tendangan tersebut sehingga wajahnya terlihat orang lain.
Hantu Pedang mengelus wajahnya yang sudah tidak memakai topeng sebelum mengumpat dalam hati. Tidak dirinya sangka, wajahnya yang ia tutupi selama seratus tahun lebih akan terlihat hari ini dan disaksikan orang banyak.
Selama ini hanya sedikit orang yang berhasil melihat wajah Hantu Pedang, dan siapapun yang telah melihat wajahnya Hantu Pedang berjanji akan membunuhnya.
Hantu Pedang mungkin akan membantai orang-orang yang melihatnya itu tetapi perhatiannya sekarang tertuju ke arah Zhou Yuan yang kini masih terlihat tenang dan melangkah mendekatinya.
__ADS_1