Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 80 — Kemampuan Dibalik Pedang II


__ADS_3

Zhou Yuan menenangkan nafasnya yang mulai tidak beraturan, membunuh keempat pendekar itu dalam sekali ayunan begitu menguras tenaga dalamnya.


Disisi lain delapan pendekar yang sebelumnya menyerang Zhou Yuan tidak berani maju lagi. Mereka yang memahami sadar tindakan Zhou Yuan sangat sulit dilakukan.


Memotong tubuh pendekar adalah sisi lain sementara menghancurkan pusaka adalah cerita berbeda.


Pusaka umumnya sangat kokoh bahkan untuk pusaka kelas tiga sekalipun, pusaka paling lemah setidaknya bisa dihancurkan oleh pusaka kelas awan sampai empat sampai lima kali benturan. Itupun harus disertai tenaga dalam yang besar.


Melihat Zhou Yuan mampu menghancurkan pusaka mereka dalam sekali ayunan jelas memberikan benak mengerikan di pikiran anggota bertudung itu.


Disisi yang berbeda Pemimpin mereka sempat terdiam melihat empat bawahannya mati dengan cara mengenaskan, sebelum kemarahan muncul di dalam hatinya.


Kemarahan itu jelas ditujukan kepada Zhou Yuan, melihat anak buahnya mati memberikan pukulan keras kepadanya, ia akan kesulitan menjelaskan kejadian ini pada petinggi Organisasi Merak Putih.


"Kau-! Akan kuhabisi kau menjadi seribu bagian!"


Tatapan Pemimpin Kelompok Bertudung dipenuhi nafsu membunuh yang kuat, ia mengeluarkan dua pedang kembar di balik jubahnya yang merupakan pusaka kelas satu.


Lima anggota di sampingnya juga melakukan hal serupa. Tanpa basa-basi mereka segera bergerak menyerang Zhou Yuan bersamaan.


Zhou Yuan menggenggam pedangnya lebih erat sebelum menangkis setiap serangan-serangan mereka.


Walaupun satu melawan enam orang tetapi tingkatan kekuatan mereka sekarang berbeda, Pemimpin mereka beserta dua lainnya berada di tingkatan puncak Alam Emas sementara sisanya berada di Alam Emas Tahap Menengah.


Enam lawannya menyerang Zhou Yuan bertubi-tubi, tidak membiarkan Zhou Yuan mengambil nafas walau hanya sesaat.


Setelah bertukar puluhan jurus kedua belah pihak tidak ada yang terluka, Zhou Yuan memilih mengambil posisi bertahan sementara enam kelompok bertudung itu tidak berhasil melukainya.


Pemimpin Kelompok Bertudung merapatkan giginya geram, ia sudah menggunakan kemampuan pedangnya namun hampir semuanya berhasil ditangkis dan hal itu membuatnya jadi sedikit kesal.


Pemimpin Kelompok Bertudung kemudian menoleh ke arah delapan anggotanya yang dari tadi diam menonton.


"Apa yang kalian tunggu, cepat bantu aku untuk menghabisinya!"


Delapan anggota itu saling pandang, mereka sudah merasakan ketajaman pusaka Zhou Yuan yang membuat pusaka mereka kini sudah dipenuhi retakan halus.


Jika terus bertarung maka hanya soal waktu pusaka mereka hancur, biarpun begitu mereka tidak cukup berani mengabaikan perintah Ketuanya.

__ADS_1


Delapan orang itu kembali bergabung dalam pertarungan sehingga kini ada 14 pendekar yang menyerang Zhou Yuan.


Linxia yang mengamati itu dari jauh hanya bisa menggenggam pedangnya erat. Dari hati terkecilnya ia berharap bisa membantu Zhou Yuan namun kemampuannya yang sekarang tidak cukup untuk melakukan hal tersebut.


***


Zhou Yuan menahan nafasnya, melawan 14 orang sekaligus di tambah tiga diantaranya berada di atas kekuatannya membuat ia kewalahan.


Dalam belasan jurus saja mereka berhasil memojokkannya, sebuah keberuntungan saat ini Zhou Yuan masih bisa bertahan melawan mereka.


Nafas Zhou Yuan sudah tidak beraturan, tenaga dalamnya telah terkuras lebih dari setengahnya dan ia masih tidak menemukan tanda-tanda bisa menang dari mereka.


Jangankan untuk menyerang balik menggunakan teknik pedangnya Zhou Yuan bahkan tidak punya waktu untuk mengambil nafas.


Kerjasama Kelompok Bertudung itu sangat baik dan saling mengisi kekosongan yang ada sehingga mereka menyerang Zhou Yuan tanpa memiliki jeda sedetikpun.


Zhou Yuan hanya bisa mengandalkan pengalaman bertarung serta kemampuan pedangnya di kehidupan pertama untuk bertahan menghadapi mereka.


Seiring berjalannya waktu tenaga dalam Zhou Yuan semakin menipis, hal itu berujung pertahanannya yang mulai menimbulkan celah sehingga beberapa tebasan lawannya berikutnya ada yang mengenai tubuhnya.


"Sial-!" Zhou Yuan berdecak kesal.


"Bagaimana dia bisa melakukannya, aku tidak percaya anak muda ini masih bisa bertahan..."


"Kemampuan pedangnya sangat tinggi sampai bisa menjadi pelindung untuk tubuhnya, jika tidak melihatnya langsung mungkin aku tidak akan percaya dia berasal dari generasi muda..."


Saat Zhou Yuan berhasil dipojokkan disisi yang berbeda Kelompok Bertudung itu justru merasa terkejut ketika Zhou Yuan masih bisa bertahan sampai detik ini.


Mereka cukup yakin bahkan Alam Kristal Tahap Awal sekalipun sudah dikalahkan oleh mereka jika melawan 14 pendekar Alam Emas sekaligus.


"Kau sangat berbakat lalu apa, tidak akan menjadikan dirimu bisa selamat hari ini!" Pemimpin Kelompok Bertudung mendengus sebelum mengayunkan pedangnya dengan kuat.


Zhou Yuan segera buru-buru menahan ayunan pedang itu tetapi tubuhnya langsung terseret jauh ke belakang.


Di saat itu Pemimpin Kelompok Bertudung tidak menyerang Zhou Yuan lagi begitu juga dengan bawahan-bawahannya, kali ini mereka membiarkan Zhou Yuan mengambil nafas.


Zhou Yuan memegang pedang Kusanagi lebih erat, nafasnya sedikit memburu namun ia berusaha agar tetap tenang.

__ADS_1


Pemimpin Kelompok Bertudung menyeringai, "Kau sepertinya sudah mencapai batas, kalau begitu giliranmu kini sudah tamat..."


Selepas berkata demikian Pemimpin Kelompok Bertudung melepaskan energi pedang dari kedua pusakanya yang membentuk huruf X.


Energi pedang tersebut berwarna kehitaman dan bergerak cepat ke arah Zhou Yuan.


Saat Zhou Yuan berniat menahannya tiba-tiba Linxia muncul dihadapannya lalu memblokir energi pedang X itu.


Gadis itu mengerahkan seluruh tenaga dalam yang ia miliki pada pedangnya agar menahan energi pedang itu, biarpun berhasil namun usahanya tidak berjalan sempurna, energi pedang yang sedikit gagal di tahan oleh Linxia langsung melukai tubuhnya.


Zhou Yuan segera menangkap tubuh gadis itu sebelum jatuh ke tanah. "Kau tidak apa-apa?"


Linxia mengangguk sambil berusaha untuk berdiri kembali. "Ini hanya luka kecil, tidak akan membahayakanku..."


Zhou Yuan sebenarnya terkejut dengan tindakan gadis itu yang tiba-tiba, semuanya terjadi begitu cepat sehingga Zhou Yuan terlambat bereaksi.


"Jalinan asmara." Pemimpin Kelompok Bertudung itu mendengus kesal. "Kalau begitu aku akan terlebih dulu membunuh wanita itu sebelum dirimu."


Zhou Yuan kali ini menanggapi perkataan Pemimpin Kelompok Bertudung tersebut, tatapannya menjadi dingin dan dipenuhi nafsu membunuh yang kuat.


"Kau ingin membunuhku? Akan kuperlihatkan kekuatanku yang sebenarnya..."


Zhou Yuan mengalirkan tenaga dalam pada jari-jarinya sebelum menotok bagian area jantungnya.


Pemimpin Kelompok Bertudung itu mengerutkan dahi begitu juga dengan bawahan-bawahannya.


Ketika mereka masih tidak memahami apa yang terjadi tiba-tiba tubuh Zhou Yuan melepaskan aura kekuatan yang hebat diikuti matanya yang jadi bercahaya.


Mata Pemimpin Kelompok Bertudung melebar sambil menarik nafas dingin, ia tidak mengerti tetapi dirinya bisa merasakan kekuatan Zhou Yuan kini meningkat jauh lebih kuat dari sebelum-sebelumnya.


"Aku sebenarnya tidak ingin menggunakan teknik terlarang ini tetapi kalian justru memaksaku." Zhou Yuan menepuk pundaknya dengan pedang kusanagi lalu menatap tajam kelompok bertudung itu. "Kalau begitu kita akhiri semuanya disini..."


Zhou Yuan tiba-tiba menghilang dari pandangan mereka sebelum muncul di dekat Pemimpin Kelompok Bertudung itu sambil mengayunkan pedangnya.


Pemimpin Bertudung tidak punya waktu untuk menghindar sehingga mengangkat dua pusakanya. Dia berhasil selamat dengan cara itu namun dua pusakanya langsung terpotong menjadi dua ketika Pedang Kusanagi melewatinya.


Pemimpin Kelompok Bertudung segera mengambil jarak dari Zhou Yuan, nafasnya terasa sesak ketika pusaka yang menemani hidupnya selama ini hancur dengan mudah oleh lawannya tetapi sekarang bukan saatnya ia memikirkan itu.

__ADS_1


Pemimpin Kelompok Bertudung lebih memikirkan keselamatannya, instingnya mengatakan kalau Zhou Yuan yang sekarang adalah sosok yang luar biasa berbahaya.


__ADS_2