Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 64 — Kompetisi Dimulai


__ADS_3

Zhou Yuan melirik situasi sekitarnya sesaat sebelum dengan terpaksa akhirnya mengangguk, membenarkan perkataan Linxia bahwa ia sudah berjanji bersamanya di kompetisi ini.


"Ah sayang sekali kalau begitu, Nona Yue mungkin kita bisa berkerjasama lain waktu..." Xi Yan tetap tenang walau tawarannya di tolak Linxia, tetapi Zhou Yuan yang melihatnya dengan baik bisa merasakan ketidaksukaan pemuda itu padanya.


Tidak hanya itu, para peserta yang berasal dari murid sekte Bambu Hijau terutama laki-laki semuanya memandang Zhou Yuan dengan tatapan tidak suka, bahkan tidak sedikit yang memancarkan kebencian padanya.


Mereka yang sakit hati adalah orang yang menaruh hati kepada Linxia, melihat dirinya bersama gadis itu tentu membuat orang lain cemburu dan memandang Zhou Yuan dengan penuh permusuhan.


"Kau pandai juga bisa melihat situasinya?" Linxia tersenyum sinis melirik Zhou Yuan yang sedang menghela nafas sesudah Xi Yan pergi.


"Apakah aku bisa menggeleng dengan situasi seperti itu?" Zhou Yuan mendengus pelan, kesal karena dipermainkan gadis di depannya.


"Tidak perlu marah, kau mempunyai urusan besar denganku dan kuharap kau memainkan skenario yang aku buat. Kau boleh saja menolaknya dan aku yakin kau mengetahui resikonya, aku akan memberitahu yang lain apa yang terjadi diantara kita sebelumnya..."


Zhou Yuan tersenyum tipis, jelas gadis itu tidak mengetahui bahwa orang yang berbicara dengannya sekarang adalah calon tunangannya sendiri.


Zhou Yuan tidak takut terhadap ancaman Linxia namun ia tidak mau menerima resiko yang dikatakan gadis itu, Zhou Yuan tidak ingin peristiwa dirinya mengintip mandi akan tersebar ke yang lain.


Bukan hanya nama baiknya tercemar namun Keluarga Zhou juga akan terlibat apalagi mengingat status Linxia yang cukup besar disini.


Lagipula Zhou Yuan menyadari kesalahannya pada gadis itu, meski kejadian itu dilakukan secara tidak sengaja namun dirinya akan bertanggung jawab selama gadis itu tidak berniat membunuh lagi.


Perhatian Zhou Yuan kepada Linxia teralihkan saat ketika ia menoleh ke sebuah kelompok peserta yang baru memasuki lapangan.


Kelompok itu terasa ganjil karena terlihat memakai sebuah jubah hitam dengan tudung menutupi wajahnya. Zhou Yuan mengerutkan dahi saat mencoba meraba tingkatan kekuatan mereka.


'Bukankah generasi muda paling berbakat disini adalah Xi Yan, kenapa orang-orang itu berada di tingkatan Alam Emas?'

__ADS_1


Nyatanya bukan Zhou Yuan saja yang menoleh ke arah kelompok bertudung yang memiliki kesan misterius itu melainkan semua peserta yang ada di sana.


Sebenarnya kelompok bertudung itu menyembunyikan tingkatan kekuatannya dengan sebuah teknik khusus, para peserta tidak ada yang bisa meraba kekuatannya dan sepertinya panitia juga tidak melihatnya.


Zhou Yuan mungkin pengecualian karena pengalamannya di kehidupan pertama, dari gurunya Zhou Yuan bisa meraba kekuatan seseorang meski tingkatannya di atasnya sekalipun.


Jumlah kelompok bertudung itu sekitar dua puluhan orang, mereka tidak menyapa yang lain atau akrab membuat kesan misteriusnya semakin terlihat.


Perhatian Zhou Yuan hanya berakhir sesaat ke arah kelompok tersebut karena tidak berselang lama, Patriark Sekte yaitu Yue Luo memasuki panggung kecil setelah semua peserta berkumpul di lapangan.


"Pertama-tama aku ucapkan terimakasih untuk para kalian generasi anak muda yang datang dan ikut berpartisipasi dalam kompetisi ini, kompetisi anggrek bulan sudah sejak lama tidak diadakan dan kini setelah sekian lama menanti, kami menyelenggarakan kembali dengan tujuan mencari bakat-bakat generasi muda yang ada di Kekaisaran Bulan..."


Yue Luo membuka acara kompetisi dengan membeberkan sejarah dan pengertian tentang kompetisi mencari anggrek bulan tersebut.


Seterusnya Yue Luo menjelaskan aturan serta hal-hal yang harus dilakukan peserta ketika kompetisi nanti dimulai.


Yang pertama adalah bagian aturan kompetisi, peserta dilarang untuk saling berkelahi, menyakiti apalagi membunuh sesama peserta yang lain.


Mereka yang melanggar akan langsung di diskualifikasi, bukan itu saja, ia akan terkena hukuman serta denda yang cukup serius tergantung tingkat pelanggaran yang dilakukan.


Selain penjelasan aturan, Yue Luo juga memberikan petunjuk untuk mencari tanaman Anggrek Bulan tersebut. Ia bahkan membeberkan lukisan Anggrek Bulan kepada para peserta agar mengetahui gambaran jelas dari bunga tersebut.


Bunga Anggrek Bulan sebenarnya hampir sama dengan anggrek biasa, yang membedakan adalah anggrek itu memiliki warna emas dari kelopak bunganya, selain itu Anggrek Bulan mempunyai kemampuan khusus yaitu bisa bercahaya ketika malam hari.


Karena Gunung Bambu sangat luas Yue Luo memberikan petunjuk lain agar para peserta lebih mudah menemukannya, ciri-cirinya adalah akan ada banyak cahaya di suatu tempat ketika seseorang sudah berada didekat Anggrek Bulan.


Yang paling sering adalah kunang-kunang, dikatakan bahwa mereka sangat menyukai cahaya dari Anggrek Bulan ketika mekar, semakin banyak kunang-kunang di suatu tempat maka ada kemungkinan Anggrek Bulan ada disana.

__ADS_1


Meski petunjuk ini tidak bersifat selalu benar tetapi setidaknya ada sedikit peluang untuk mereka bisa menjumpainya.


Yue Luo juga mengingatkan ada siluman dan hewan buas di gunung bambu sehingga para peserta harus berhati-hati dan waspada, belum lagi medan di gunung bambu lumayan curam, ada beberapa jurang yang ada disana.


Yang terakhir Yue Luo bahas adalah hadiah yang akan di dapat bagi si pemenang, mengecualikan Anggrek Bulan sebagai hadiah utamanya, ada lagi hadiah lain berupa pusaka kelas satu dan uang besar cukup tinggi.


"Pusaka dan uang mungkin tidak terlalu menarik bagiku namun tidak dengan Anggrek Bulan. Aku harus mendapatkannya..." Gumam Zhou Yuan pelan.


Anggrek Bulan memiliki khasiat yang dapat memudahkan seseorang untuk menerobos ke tahapan selanjutnya tanpa usaha yang berarti.


Sebenarnya bukan hanya generasi anak muda saja yang menginginkan Anggrek Bulan itu tetapi pendekar yang sudah dewasa juga tak kalah inginnya mendapatkannya.


Tanaman Anggrek Bulan sangat berguna untuk pendekar yang ada di tingkatan Alam Emas ke bawah, sementara bagi mereka yang berada di Alam Kristal apalagi Alam Cahaya, tanaman itu tidak berdampak signifikan padanya.


Usai pidatonya selama beberapa menit, akhirnya tiba di giliran pembukaan gerbang menuju Gunung Bambu.


Gunung Bambu terletak di belakang sekte, meski sangat dekat gunung itu tidak boleh dikunjungi oleh sembarang orang bahkan oleh panatua sekte sekalipun.


Yue Luo memberikan isyarat dengan mengangkat tangannya sebelum kemudian gerbang yang membatasi sekte dan gunung bambu itu terbuka perlahan.


Belum gerbang itu terbuka secara sempurna sudah banyak para peserta yang masuk ke dalam. Pembukaan gerbang menunjukkan kompetisi sudah dimulai.


Perlahan-lahan jumlah peserta di lapangan mulai berkurang, kebanyakan mereka bergerak memasuki kedalam gunung dengan sedikit terburu-buru.


"Apa kau yakin kita tidak langsung bergerak sekarang?"


Zhou Yuan melirik Linxia dari sudut matanya, jika bukan karena gadis itu mungkin sudah dari tadi ia memasuki Gunung Bambu bersama peserta lain.

__ADS_1


"Tidak perlu buru-buru aku hanya tidak mau bersama yang lain. Waktu kompetisi hampir dua minggu, apa kau pikir Anggrek Bulan akan langsung ditemukan di hari pertama?"


Zhou Yuan tersenyum tipis tetapi tidak berniat menjawabnya, tentu saja ada alasan kuat kenapa kompetisi ini diberi waktu yang lama itu karena mencari Anggrek Bulan sangatlah sulit ditemukan dan tidak sebatas mengandalkan keberuntungan.


__ADS_2