Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 118 — Pertemuan Istana


__ADS_3

Disaat Zhou Yuan melatih Jiang Yifei di kediamannya, keesokan harinya pertemuan besar yang direncanakan akhirnya dimulai di aula utama istana.


Sebuah meja bundar yang lebar diletakan di tengah-tengah ruangan dengan orang-orang yang duduk disekelilingnya.


Bukan hanya pertemuan itu dihadiri oleh pendekar tingkat tinggi saja tetapi orang-orang penting yang memiliki tahta besar di Kekaisaran Bulan diundang semuanya.


Rata-rata dari mereka adalah Ketua dari Keluarga Bangsawan, sekte, atau klan. Jika ditotalkan semua orang yang hadir di meja pertemuan tersebut berjumlah sekitar 20 orangan.


Jiang Qisha tersenyum tipis, dia memahami walaupun banyak orang-orang penting yang saat ini berkumpul di istananya namun kenyataannya banyak pendekar yang tidak hadir dalam pertemuan tersebut.


Misalnya, Jiang Qisha telah mengundang sepuluh jagoan besar di dunia persilatan untuk menghadiri pertemuan ini tetapi yang hadir sekarang dari sepuluh jagoan itu hanya ada empat orang saja, Xiao Fan, Yue Jian, Chu Guyu, lalu terakhir adalah dirinya.


Mereka yang tidak menghadiri pertemuan ini, diwakilkan oleh seseorang dari kelompoknya seperti contohnya adalah Xi Jinxue yang mewakili Ketua Keluarga Xi.


Jiang Qisha tidak mempunyai waktu lagi memikirkan itu jadi dia langsung membuka pertemuan tersebut, ia tidak berbasa-basi melainkan langsung kepada inti pembicaraannya yaitu mengenai pil hitam.


"Saudara saudari sekalian, seperti yang kalian telah dengar kita disini akan membahas tentang pil hitam. Beberapa dari kalian mungkin sudah mengetahui penyebaran pil tersebut, kita disini untuk membicarakan solusi mengenai masalah ini..."


Sebelum membicarakan solusi, Jiang Qisha terlebih dahulu menyampaikan hasil laporan yang ia selidiki selama beberapa waktu mengenai pil hitam terutama dampak serta luas penyebarannya.


Jiang Qisha mengatakan bagaimana pil hitam itu bisa mudah di akses oleh para pendekar saat ini, menurut informasi yang ia dapatkan, selain Organisasi Merak Putih melakukan perdagangan gelap untuk menyebarkan pilnya, mereka juga melakukan yang namanya perekrutan.


"Tunggu dulu, Yang Mulia, apa yang anda maksud dengan perekrutan?" Chu Guyu memotong penjelasan Jiang Qisha.


Tindakan Chu Guyu sebenarnya bisa dibilang tidak sopan karena memotong pembicaraan tetapi perempuan itu tampak tidak peduli dengan tindakannya.


Meski berada di pihak yang sama, Chu Guyu tidak terlalu menghormati Jiang Qisha sebagai Kaisar, ia adalah tipe orang yang akan menghormati seseorang jika orang itu memang layak dihormati menurutnya.


Jiang Qisha tersenyum tipis, ia tidak terkejut dengan sikap Chu Guyu, di dunia persilatan bukan hal aneh jika semakin tinggi kemampuan seseorang maka semakin merasa berkuasa ia, walaupun kenyataannya demikian tetapi tidak semua orang seperti ini.


Sambil tersenyum tipis, Jiang Qisha menjawabnya. "Nyonya Chu, pil hitam tidak hanya dijadikan bisnis oleh Organisasi Merak Putih, mereka juga melakukan perekrutan dengan pil itu karena bagi siapapun yang mau bergabung dengan organisasinya, mereka akan mendapatkan pil hitam secara gratis..."


Chu Guyu mengerutkan dahinya, tidak menduga situasinya sudah seperti ini. Bukan hanya Chu Guyu saja tetapi orang yang ada disana hampir bereaksi serupa.


Jiang Qisha tersenyum pahit lalu melanjutkan dengan menyampaikan laporan yang lain yaitu dampaknya.


Jiang Qisha harus akui pil hitam yang dibuat Organisasi Merak Putih memiliki khasiat yang tinggi dibandingkan pil yang biasanya.


Pil hitam seperti jalan pintas bagi sebagian pendekar karena manfaat pil itu yang begitu tinggi, seseorang tidak perlu berlatih keras untuk meningkatkan kekuatannya dengan cepat dan signifikan, sehingga tidak mengherankan banyak pendekar yang mulai terkecoh karena tergiur oleh pil tersebut.


Tentu saja, pil yang memiliki khasiat tinggi itu mempunyai masalah dalam pengonsumsiannya. Dia mempunyai dampak negatif jika digunakan terus menerus, salah satu efek samping yang paling fatal adalah kecanduan.

__ADS_1


Pil hitam yang di konsumsi secara berulang akan mengakibatkan gangguan emosi, tidak sedikit sudah banyak orang yang kehilangan sifat kemanusiaan akibat menelan pil tersebut.


"Aku sudah mendengar efek buruk pil hitam, tapi tidak menduga akan separah ini..." Salah satu pendekar yang duduk di sana menggelengkan kepalanya pelan.


"Benar, kalau begitu pil hitam lebih mengancam daripada masalah organisasi kriminal." Jawab yang lain sambil menghela nafas.


Jiang Qisha tersenyum tipis, ia tidak membantah pernyataan tersebut. Jiang Qisha lalu mengatakan bahwa pil hitam tidak hanya telah menyebar di Kekaisaran Bulan saja melainkan di kekaisaran lain juga.


"Ini..."


Mendengar penuturan tersebut, para tamu yang menghadiri pertemuan tersebut langsung menarik nafas dingin. Sekarang mereka akhirnya mengerti kenapa Jiang Qisha melakukan pertemuan besar ini secara mendadak.


Para tamu mulai saling berbisik membicarakan nasib keluarga mereka masing-masing. Hanya soal waktu dampak pil hitam akan terasa oleh keluarganya.


"Saudara saudari kalian, kita harus tenang, alasan aku mengundang kalian kesini karena ingin membahas solusi dari masalah ini..." Jiang Qisha menenangkan para tamu itu.


Xiao Fan dan Yue Jian sejak tadi tidak banyak berbicara, dia mengamati pertemuan tersebut dalam diam sambil memikirkan langkah yang akan diambil kedepannya.


Setelah para tamu mulai tenang, Jiang Qisha mulai angkat berbicara lagi. Sebenarnya Jiang Qisha ingin mendinginkan suasana itu terlebih dahulu namun kabar buruk tidak berhenti di sana.


Meski sulit dikatakan Jiang Qisha mengabarkan tentang Organisasi Merak Putih yang sudah bergabung dengan aliansi yang dibentuk Organisasi Kuil Awan Langit, dalam artian lain, organisasi itu akan sulit dihancurkan sekarang.


Para tamu tampak memasang wajah lebih cemas dari sebelumnya ketika mendengar kabar tersebut.


Kalau sekarang Organisasi Merak Putih sudah bergabung dengan Kuil Awan Langit, maka mengalahkannya akan sangat sulit dilakukan.


Organisasi Kuil Awan Langit sangat disegani baik lawan ataupun lawan. Kekuatan mereka yang besar hanya bisa ditangani oleh pemerintahan kekaisaran secara langsung.


"Saudara-saudari sekalian, aku mengerti bagaimana kecemasan kalian terhadap masalah besar yang kita dihadapi. Tapi jika kita bekerjasama dan mau bersatu, bukan hal sulit kita bisa mengalahkan mereka kembali seperti seratus tahun yang lalu..."


Organisasi Kuil Awan Langit memang kuat namun bukan berarti mereka tidak bisa terkalahkan.


Alasan Organisasi Awan Langit tidak bergerak secara leluasa meski mempunyai kekuatan besar karena adanya aliansi antara pihak kaum bangsawan dan para sekte.


Alasan tersebut lah yang membuat organisasi itu bisa kalah di peperangan seratus tahun yang lalu.


Jiang Qisha kemudian mulai menjelaskan bagian solusi untuk mengatasi masalah pil hitam.


Ada beberapa cara yang ia sampaikan dimulai dari mencegah penyebarannya sampai mengatasi Organisasi Merak Putih secara langsung.


Untuk pencegahan penyebaran pil hitam, Jiang Qisha memerintahkan agar setiap wilayah, baik kota ataupun sekte, memperdalam penjagaan agar lebih ketat terutama soal perdagangan.

__ADS_1


Selain ada pemeriksaan di pembatas wilayah, mereka juga harus membuat tim yang bertugas untuk berpatroli pada setiap pasar dan para pedagang.


Setidaknya dengan cara ini, penyebaran pil hitam akan ditekan sehingga akan menjadi sulit dalam pengedarannya.


Lalu untuk solusi selanjutnya Jiang Qisha ingin membentuk sebuah kelompok khusus yang fokus bertugas untuk mencari dan menghancurkan Organisasi Merak Putih.


Kelompok ini akan bertindak secara diam-diam, menyelidiki, serta bergerak ketika mendapatkan perintah langsung dari pemerintah kekaisaran.


"Kalau begitu aku akan gabung dalam kelompok ini..." Xiao Fan mengangkat tangan, mengajukan dirinya.


"Hm, kau yakin Fan?" Yue Jian yang duduk disampingnya, mengerutkan dahi.


"Keputusanku sudah bulat, lagipula aku di klan hanya menjabat sebagai Tetua Tertinggi dan tidak banyak kulakukan selama beberapa bulan terakhir ini. Selain itu cucuku juga sudah pergi ke akademi jadi tidak alasan untukku berada di klan terus..."


"Kalau begitu terimakasih saudara Xiao karena telah ikut berpartisipasi dalam masalah ini." Jiang Qisha mengangguk pelan pada Xiao Fan.


Yue Jian menghela nafas, dia selanjutnya yang mengangkat tangan. "Aku juga akan ikut gabung, seperti Saudara Fan, situasiku tidak berbeda jauh."


"Terimakasih Saudara Jian, sebuah kebahagiaan ikut gabungnya anda." Jiang Qisha memberikan hormatnya.


Semua tamu yang ada di ruangan pertemuan terkejut, mereka tidak menduga dua jagoan Kekaisaran Bulan akan ikut serta dalam masalah ini padahal kebanyakan dari mereka justru berpikir sebaliknya.


Chu Guyu kemudian mengangkat tangannya, mengajukan diri. "Aku juga akan ikut..."


Para tamu yang menyaksikan itu menjadi gempar, sebuah keajaiban Chu Guyu, perempuan yang selalu bersikap dingin itu tiba-tiba mengajukan diri dan ingin berpatisipasi.


Tidak lama ketiga jagoan besar itu memutuskan ikut gabung di kelompok khusus yang dibentuk Jiang Qisha, para tamu yang lain mulai mengangkat tangannya. Mereka juga ingin ikut berkelompok dengan pendekar-pendekar hebat karena merasa bangga jika bersamanya.


Jiang Qisha tersenyum puas, ia mulai memerintahkan sekertaris kekaisarannya untuk mencatat siapa yang akan gabung ke kelompok khusus tersebut.


Setelah mencatat semuanya, Jiang Qisha ingin menyampaikan yang lain namun baru ia ingin melakukannya, sebuah ledakan keras tiba-tiba terdengar, mengejutkan semua yang ada di ruangan itu.


Jiang Qisha terkejut, ledakan itu terdengar begitu kuat dan dekat, ia buru-buru keluar dari ruangan pertemuan itu, para tamu yang lain ikut bertindak serupa.


Ketika mereka keluar, mereka mendapati gerbang istana sudah dibobol dan dihancurkan, asap api mengepul ke atas langit.


Tidak hanya itu, tiba-tiba dari kepulan asap muncul orang-orang yang memakai jubah serba hitam yang memasuki ke dalam istana.


Jumlah mereka terus bertambah seiring waktu, beberapa dari mereka melemparkan bom peledak pada taman istana, membakarnya.


Wajah Jiang Qisha menjadi buruk, firasatnya berkata bahwa akan terjadi sesuatu yang besar tak lama lagi.

__ADS_1


Jiang Qisha tidak mempunyai waktu, dia langsung bergerak ke arah meraka dan mulai melancarkan serangan dengan elemen api birunya.


Para tamu yang lain tidak berdiam diri, mereka tidak butuh penjelasan untuk mengetahui bahwa semua ini adalah serangan.


__ADS_2