Majikanku, Suamiku

Majikanku, Suamiku
KEYLA ARMANI


__ADS_3

"Tante Mira, bagaimana Naila? Apa dia sudah melahirkan?" tanya Justin, sepupu Keanu yang sekarang sudah menetap di Indonesia.


Tante Mira menyunggingkan senyumannya setelah mengenali wajah bule-bule tersebut. "Astaga, Tante sempat tidak mengenali kalian, Justin. Maklum, Tante sudah tua, penglihatan juga sudah mulai kabur. Ehm, Naila baru saja dibawa masuk ke ruang Operasi oleh Dokter. Kita doakan saja semoga dia dan bayinya selamat," sahut Tante Mira.


"Tentu saja, Nyonya Mira. Doa kami selalu menyertainya," sela seorang Wanita cantik yang usianya hampir seusia Tante Mira.


"Wah, Nyonya Maria. Ini kejutan sekali, ternyata kalian semua berkumpul disini," seru Tante Mira.


Kedua wanita paruh baya itupun saling berpelukan untuk melepas rindu. Terakhir mereka bertemu, disaat pernikahan Naila dan Keanu diresmikan. Walaupun Nyonya Maria sudah beberapa kali berkunjung ke kediaman Keanu, tetapi karena kesibukannya, Tante Mira tidak sempat menemui mereka.


"Iya, Nyonya Mira, kami ingin menyambut kedatangan cucu baru kami. Dulu ketika Naila melahirkan si Kembar, kami tidak sempat menyambut kehadiran mereka," sahut Nyonya Maria.


Ternyata bule-bule tersebut adalah Daddy-nya Keanu, Tuan Armani, beserta dua orang sepupu dari Keanu, Justin dan Shane.


Tidak berselang lama, pasangan Arumi dan Adnan pun tiba. Dengan perut membesar, Arumi melangkah bersama Adnan yang kini sudah bisa berjalan dengan kakinya sendiri walaupun masih menggunakan alat bantu.


Dengan tertatih-tatih, Adnan menghampiri Tante Mira kemudian duduk disamping wanita paruh baya itu. Sedangkan Arumi, ia memilih duduk disamping suaminya.


"Apa Naila sudah melahirkan, Tante?" tanya Adnan.


"Belum, Sayang. Ia baru saja dibawa ke ruang Operasi. Kita doakan saja semoga dia dan bayinya selamat," ucap Tante Mira.


Tante Mira menengok Arumi kemudian tersenyum pada wanita itu. "Tidak lama lagi giliranmu, Nak. Tante doakan semoga kamu dan bayi kalian selamat, sehat tanpa kurang apapun," ucap Tante Mira sembari mengelus lembut perut Arumi.


"Terima kasih banyak atas doanya, Tante," sahut Arumi.


Selang beberapa saat, akhirnya pintu ruangan itupun terbuka. Tampaklah seorang Dokter dengan wajah semringah menghampiri keluarga besar Keanu dan Naila.


"Bagaimana persalinannya, Dok?" tanya Nyonya Maria, Ibu dari Keanu.


"Semuanya berjalan dengan lancar, Bayi dan Ibu selamat," ucap Dokter.


"Syukur lah ..." gumam mereka serempak.

__ADS_1


"Owh, iya! Cowok atau cewek, Dok? Soalnya kami semua belum tahu, ditanya pun mereka selalu bilang 'rahasia'," tanya Justin penasaran.


Ya, selama ini tidak ada yang tahu jenis kelamin bayi Naila. Setiap kali ada yang menanyakan jenis kelaminnya, mereka selalu menolak untuk mengatakannya dan berkata bahwa itu adalah kejutan.


"Bayinya perempuan, dia sangat cantik, secantik Ibunya," tutur Dokter sembari tersenyum hangat.


Arumi dan Adnan pun ikut bahagia mendengarnya. Adnan mengelus lembut perut Arumi kemudian melabuhkan sebuah ciuman hangat di kening Istrinya itu.


"Aku sudah tidak sabar menunggunya, Arumi. Aku ingin melihat wajahnya, mendengar tangisa pertamanya, dan juga menggendong tubuh mungilnya," ucap Adnan dengan mata berkaca-kaca menatap Arumi.


"Iya, Mas, tinggal dua bulan lagi. Akupun sama, aku sudah tidak sabar menunggu hari itu," sahut Arumi.


. . .


"Ya, Tuhan! Dia benar-benar cantik, ehm ... sepertinya akan ada yang tersaingi, nih!" ejek Nyonya Maria kepada Danisha yang sudah memasang wajah masam menatap Omanya.


Akhirnya tangis bocah cantik itupun pecah. Ia berlari menghampiri Keanu. Keanu mengangkat tubuh putri kecilnya itu kemudian mencoba menenangkannya.


"Sudah, jangan dengarkan kata Oma. Oma cuma bercanda. Danisha tenang saja, Danisha adalah gadis tercantik miliknya Daddy, ok?!" ucap Keanu sembari menyeka airmata yang mengalir dikedua pipi Danisha. Wajahnya terlihat lucu ketika menangis seperti itu.


Lain halnya dengan Danisha yang agak cemas dengan kehadiran adik barunya, Danish malah terlihat lebih tenang. Bocah kecil itu malah selalu menempel ditubuh Arumi, entah apa sebabnya.


"Kenapa, Sayang?" tanya Arumi seraya mengelus puncak kepala Danish yang sejak tadi duduk dengan sangat tenang disampingnya.


"Danish ingin berteman sama Dede Om Adnan jika Dedenya sudah lahir. Bolehkan, Tante?" tanya Danish.


"Tentu saja, kenapa tidak? Danish boleh menemani Dede Om Adnan, kalau perlu Danish nginap aja dirumah Tante, mau nggak?" goda Arumi sambil terkekeh pelan.


Adnan hanya bisa tersenyum mendengar permintaan keponakannya itu.


Danish menggelengkan kepalanya dengan cepat. "No! No! Mami dan Daddy pasti tidak akan setuju," sahut Bocah mungil itu sambil menyilangkan tangannya ke dada.


Arumi dan Adnan pun tergelak mendengar penuturan bocah itu.

__ADS_1


"Sebenarnya Danish mau mengajak Dede main apa, sih?" goda Adnan.


"Main bola, main mobil-mobilan, main perang-perangan dan banyak lagi!" seru Danish.


Adnan dan Arumi membulatkan mata mereka sambil terkekeh. Mereka tidak menyangka ternyata insting Danish benar-benar kuat. Ya, bayi Adnan dan Arumi diprediksi berjenis kelamin laki-laki karena tugu monas milik baby mereka begitu terlihat jelas ketika di USG.


"Iya, iya ... Danish bisa ajak Dede Om Adnan main bola dan perang-perangan, tapi tunggu Dedenya bisa jalan trus berlari biar bisa mengejar abang Danish," goda Adnan lagi.


Bocah laki-laki itupun semringah. Ia tersenyum lebar, bahkan deretan gigi susunya pun terlihat jelas dan sangat menggemaskan.


Sementara itu,


Setelah menyerahkan Danisha yang sedang merajuk kepada Tante Mira, Lelaki itupun segera menghampiri Naila yang masih tergolek lemah diatas tempat tidurnya.


Naila terkekeh pelan ketika Keanu menghampirinya. Ia teringat akan kepanikan lelaki itu sebelum ia diantar ke ruangan operasi.


"Benarkan, Hubby. Aku baik-baik saja," ucap Naila.


Keanu duduk disamping Naila kemudian meraih tangan istrinya itu. "Terima kasih, Sayang. Terima kasih karena sudah bersedia menjadi Ibu dari anak-anakku."


"Sama-sama, Hubby," sahut Naila.


"Siapa nama gadis mungil ini, Nak?!" sela Nyonya Maria tiba-tiba.


Keanu dan Naila saling tatap kemudian tersenyum. "Keyla Armani," sahut pasangan itu serempak.


"Wah! Nama yang cantik!" seru kedua orang tua Keanu.


"Sebentar, sepertinya Tante tau artinya!" sambung Tante Mira.


"Keanu dan Naila!" sahut semua orang di ruangan itu serempak.


...***...

__ADS_1


Tinggal satu bab lagi, Reader terlove 😍😍😍 dan mereka semua akan bahagia ...


__ADS_2