
"Aaakhhh!!!"
Brugkkhhh!!!
. . .
"Ya?! Astaga ... Baiklah, aku akan segera kesana!" Keanu bergegas memasang kembali jas miliknya sambil melangkahkan kakinya dengan cepat, keluar dari ruang kerjanya.
Dengan wajah cemas, Keanu berjalan menuju halaman depan bersama Sid. Sid turut panik walaupun ia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.
"Tuan, sebenarnya ada apa?" tanya Sid sambil menautkan kedua alisnya.
"Naila. Ia menabrak gerbang depan rumah dengan menggunakan sepeda motor. Dan sekarang, ia sedang dirawat dirumah sakit," sahut Keanu masih dengan wajah paniknya.
"Sepeda motor? Sepeda motor siapa, Tuan? Dan saya baru tahu kalau Nona Naila bisa mengendarai sepeda motor?!" tanya Sid keheranan.
"Mana aku tahu, Sid?! Sama halnya dirimu, akupun terkejut setelah mendengar Naila menabrak gerbang depan rumah dengan menggunakan sepeda motor. Sepeda motor siapa yang ia gunakan? Dasar bocah! Apa dia tidak punya pekerjaan lain, selain mencari masalah?"
Keanu terus menggerutu disepanjang lorong perusahaannya. Ia benar-benar tidak menyangka ternyata istrinya sangat ceroboh dan suka cari masalah.
Sid tersenyum tipis mendengar Keanu menggerutu disepanjang jalan. Bahkan lelaki itu terus bercuap-cuap ria hingga memasuki mobilnya.
"Begitulah, Tuan. Resiko menikahi anak kecil," batin Sid
"Sid, lebih cepat! Aku tidak ingin istri ku kenapa-napa," titah Keanu sambil menepuk pundak Sid yang duduk di depannya.
"Baik, Tuan."
Setibanya dirumah sakit, Keanu berlari kecil menuju ruangan dimana Naila tengah dirawat. Keanu membuka pintu dengan cepat dan nampaklah istri kecilnya sedang berselonjor diatas tempat tidur pasien, sambil memasang senyuman semanis mungkin kepadanya.
"Baby, kamu tidak apa-apa? Dimana yang sakit? Dan bagaimana ini bisa terjadi?" tanya Keanu dengan wajah panik menghampiri Naila.
Naila tersenyum dan mencoba menenangkan suaminya. "Tidak apa-apa kok, Hubby. Kaki Naila hanya terkilir saja dan luka kecil dibeberapa bagian." sahut Naila.
Bukannya tenang, Keanu malah semakin panik mendengar ucapan Naila. "Apa?! Terkilir? Luka kecil? Dimana, pasti sakit 'kan?!"
__ADS_1
"Sudahlah, Hubby! Naila baik-baik saja dan tidak perlu secemas itu." kesal Naila.
Keanu masih memperhatikan Naila dan menemukan beberapa titik luka yang ada di tubuh istrinya itu. Ada di kening, di sikut dan lututnya. Keanu mengembuskan napas berat. Dan kini ekspresi wajahnya berubah menjadi sendu.
"Ya Tuhan, Baby! Lukamu sampai sebanyak ini, sebenarnya apa yang kamu lakukan?!" tanya Keanu dengan wajah sendu menatap Naila.
Naila terkekeh pelan. "Sebenarnya ..."
Flash Back On
"Baby, aku berangkat dulu, ya!" Keanu melabuhkan sebuah ciuman hangat di kening Naila kemudian segera masuk ke dalam mobilnya.
"Bye, Danish! Bye Danisha! Jangan nakal-nakal, ya!" ucap Keanu sembari melambaikan tangannya kepada Danish dan Danisha yang sedang berada dalam gendongan Baby Sitter nya.
"Bye-bye!" sahut si Kembar serempak sambil membalas lambaian tangan Daddy mereka.
Setelah kepergian Keanu, si Kembar bermain bersama Baby Sitter mereka. Sedangkan Naila berjalan menuju perkumpulan para penjaga keamanan yang bekerja di rumahnya. Ada sesuatu yang menjadi pusat perhatiannya sejak tadi.
Ia melangkah menghampiri perkumpulan para penjaga keamanan itu sambil memperhatikan sebuah motor baru milik salah seorang dari mereka. Naila begitu penasaran dengan benda itu. Ia mengelus motor itu sambil berdecak kagum.
"Punya Pak Ahmad, Nyonya!" sahut salah seorang dari mereka.
"Pak Ahmad?"
"Ya, Nyonya. Nah, itu dia orangnya," ucap lelaki seraya menunjuk seseorang yang menghampiri Naila sambil tersenyum.
"Motor keren ini milik Pak Ahmad, ya?" tanya Naila kepada sang pemilik motor.
"Ya, Nyonya." Pak Ahmad tersenyum hangat kepada Naila yang masih terpesona sama motor barunya. Motor yang baru ia beli kemarin setelah mendapatkan bonus kerja dari Keanu.
"Motornya bagus! Tapi, ngomong-ngomong bagaimana cara mengendarai motor ini? Naila jadi penasaran," ucap Naila sambil mencoba duduk diatas motor itu sambil tersenyum puas.
Pak Ahmad dan teman-temannya saling tatap. Mereka bingung dengan melihat Naila yang begitu penasaran dengan motor baru milik Pak Ahmad.
"Ayo, Pak Ahmad. Jelaskan sama Naila bagaimana cara mengendarai motor ini. Biar nanti, kalau Naila sudah mengerti bagaimana cara mengendarainya, Naila pengen minta belikan juga sama Hubby motor yang seperti ini," tutur Naila.
__ADS_1
Pak Ahmad pun menghampiri Naila dan menjelaskan semuanya. Naila begitu fokus mendengarkan penjelasan Pak Ahmad. Hingga akhirnya ia mulai paham bagaimana cara mengendarai motor itu dan juga fungsi beberapa tombol yang ada di depannya.
"Jadi harus masukkan kunci, kemudian tekan starter, terus di gas deh!"
Namun, tanpa sepengetahuan Pak Ahmad dan teman-temannya, Naila memutar setang motor sebelah kanan dengan keras. Hingga akhirnya motor itu mengaung dan melaju dengan cepat menuju gerbang rumahnya.
"Aaakhhh!!!"
Brugkkhhh!!!
Flash Back Off
Naila masih memasang senyum konyolnya menatap Keanu. Ia tahu bahwa suaminya itu sedang kesal padanya. "Maafin Naila ya, Hubby," lirih Naila.
"Ya ampun, Baby! Sebenarnya kamu pengen belajar naik sepeda motor itu untuk apa? Kamu 'kan sudah punya sopir pribadi, kalau mau kemana-mana, tinggal bilang sama dia," tutur Keanu, ia tak habis pikir dengan apa yang ada didalam pikiran Istrinya itu.
Naila kembali tersenyum kecut. "Naila 'kan sering lihat gadis-gadis seumuran Naila yang bawa sepeda motor. Dan mereka terlihat keren, Hubby?!"
Keanu menghembuskan napas berat, kemudian meraih tangan Naila dan melabuhkan ciuman hangat di tangan istrinya itu. "Baby, mulai sekarang berjanjilah padaku ... kamu tidak akan pernah melakukan hal itu lagi. Ataupun sesuatu yang akan menyakiti dirimu sendiri. Bagaimana, Beb?!"
Naila pun menganggukkan kepalanya. "Ya, Hubby, Naila berjanji."
Tepat disaat itu, Tante Mira masuk ke ruangan Naila dengan wajah panik. Keanu dan Naila serempak menoleh kearah Tante Mira yang datang menghampiri mereka.
Setelah Tante Mira mendekat, Keanu bangkit dan segera keluar dari ruangan itu.
"Ya ampun, Nai! Kamu kenapa jadi begini?!" ucap Tante Mira sembari memperhatikan Naila yang tersenyum kecut menatapnya.
"Siapa yang memberitahu Tante? Keanu?" tanya Naila.
"Bukan, tapi Bi Iyem. Tapi kamu tidak apa-apa, 'kan? Tadi Tante sudah chat ke Adnan soal kamu."
"Lho, jangan Tante! Kak Adnan pasti akan cemas. Lagipula ini hanya luka kecil dan sedikit terkilir, itu saja," tutur Naila.
"Cih! Sedikit terkilir katamu. Makanya kalau tidak ingin bikin orang cemas, jangan lakukan sesuatu yang aneh-aneh lagi, Naila," kesal Tante Mira.
__ADS_1
...***...