Menanti Cinta Suamiku

Menanti Cinta Suamiku
Diambang Kehancuran


__ADS_3

Mobil Tari mulai keluar dari area apartemen membuat dua orang suruhan Bimo dan Arya mulai mengikuti Tari. Tari yang tidak sadar jika mobilnya sedang di ikuti terus melanjutkan tujuannya ke kantor Arya. Wanita itu masih tidak menyerah hingga ia rela kembali mendatangi kantor Arya dan berharap bisa bertemu dengan Arya.


Sesampai di perusahan Arya dengan percaya diri Tari melangkah menuju resepsionis dan kembali menanyakan keberadaan Arya.


"Maaf mbak, pak arya lagi cuti, setahu saya sih pak Arya lagi baby moon dengan istrinya." Ucap Resepsionis itu.


Hendra ternyata mengetahui kedatangan Tari kemarin kemudian memberi pesan jika Tari datang kembali agar resepsionis itu berkata seperti itu.


Tari semakin meradang mendengar ucapan resepsionis itu barusan. Tari mengepalkan tangannya menahan emosinya agar tidak meledak. "Sialan ternyata ia lagi enak-enakan dengan wanita sialan itu" Umpat Tari dalam hati.


"Kalau boleh Tahu, mereka baby moonnya kemana ya mbak?" Tanya Tari mulai mencari informasi.

__ADS_1


"Wah kalau itu saya kurang tahu mbak, emang mbak siapanya pak Arya kok dari kemarin cari pak Arya terus." Pancing resepsionis tersebut.


"Kamu gak tahu siapa saya, sepertinya kamu pegawai baru ya?Asal kamu tahu saya adalah kekasihnya Arya." Ucap Tari dengan sombong.


"Hahahaha...., mbak ini ada-ada saja. sadar mbak ini udah siang, bangun jangan mimpi terus. Jangan ngaku-ngaku deh mbak. Pak Arya itu sudah menikah dan istri pak Arya itu sangat cantik mana mungkin dia berpaling sama mbak."


"Maksud kamu apa?" Ucap Tari dengan emosi.


"Maksud saja mana mungkin pak Arya suka sama cewek yang dandanannya menor seperti mbak. Cantik karena dempulan doang, beda level dengan Bu Dira yang cantiknya natural. Cantiknya luar dalam lagi gak belagu dan sombong mana bebet bibit bobotnya jelas lagi. Gak usah jadi duri dalam rumah tangga orang deh mbak. Gak heran sih orang seperti pak Arya banyak yang suka atau ngaku-ngaku jadi pacarnya. Mau jadi pelakor ya mbak? Sebaiknya mbaknya pergi saja ya pintu keluarnya di sebelah sana jangan sampai saya panggil security ya mbak." Ucap Resepsionis tersebut.


Dengan terpaksa Tari keluar dari perusahan Arya dengan hati yang sangat kesal.

__ADS_1


Tari mulai menjalankan mobilnya meninggalkan perusahaan Arya dengan di ikuti dua orang suruhan Bimo dan Dani yang sudah berhasil membocorkan ban mobil Tari. Tidak lama setelah meninggalkan perusahan Arya, Tari berhenti dan turun dari mobil untuk memeriksa mobilnya karena merasa ada yang aneh dengan mobilnya, dan benar saja ternyata ban mobilnya bocor.


"Sial kenapa hari ini aku sial sekali." Umpat Tari menendang ban mobilnya.


Dengan cepat ia mengambil ponselnya untuk menghubungi bengkel langganannya dan tanpa Tari duga saat ia sedang menghubungi pihak bengkel ponselnya di jambret dua orang pengendara sepeda motor.


"Jambret tolong jambret. Tolong tolong." Teriak Tari tapi sayang tidak ada yang menolongnya karena saat itu keadaannya sedang sepi.


"Akh.... sial, ada apa dengan hari ini kenapa gak ada yang berjalan dengan lancar." Teriak Tari dengan emosi.


Dengan terpaksa Tari menghentikan taksi yang melintas meninggalkan mobilnya disana. Hanya satu yang membuat Tari sedikit khawatir, wanita itu khawatir jika sang penjambret menemukan video mesumnya dan menyebarkannya.

__ADS_1


"Gak mungkinlah, pasti penjambret itu hanya ingin menjual ponselku saja. Mana sempat ia mencek seluruh isinya." Ucap Tari menenangkan dirinya. Tanpa Tari tahu bahwa ia kini sedang di ambang kehancuran.


jangan lupa like komentar vote dan hadiahnya agar author lebih semangat.


__ADS_2