Menanti Cinta Suamiku

Menanti Cinta Suamiku
Perbincangan Tiga Sahabat


__ADS_3

Arya, Bimo dan Dani kini sedang menikmati secangkir kopi di kantin rumah sakit. Ketiganya memutuskan untuk pamit kepada Bunga dan Dira yang sedang asyik berbincang di kamar rawat Dira. Ketiganya ingin berbincang mengenai kasus Tari, tak ingin membuat Dira kembali drop membuat ketiga laki-laki itu beralasan ke kantin untuk menikmati secangkir kopi.


"Bagaimana perkembangan kasus Tari?" Tanya Dani membuka pembicaraan mereka.


"Sudah di tangani oleh pengacara keluarga gue, dapat di pastikan wanita sialan itu akan membusuk di penjara." Jawab Arya dengan sedikit emosi saat kembali mengingat kejahatan yang di perbuat mantan kekasihnya itu.


Melihat kilatan emosi di mata Arya membuat kedua sahabatnya tertawa terbahak-bahak membuat Arya keheranan.


"Kenapa, ada yang lucu?" Tanya Arya sedikit kesal.

__ADS_1


"Kamu yang lucu Ar, dulu kamu selalu ada di garda terdepan untuk membela wanita itu, sekarang kamu terlihat orang yang paling membenci Tari." Ucap Dani.


"Itu karena gue belum tahu seperti apa liciknya wanita itu, kamu juga bukannya cerita kalau kamu pernah ada hubungan dengan Tari, malah hampir membuat gue malu karena di tinggal calon mempelai wanita." Ucap Arya pada Bimo sahabatnya.


"Percuma gue bilang Ar, karena kamu itu sudah cinta buta pada Tari. Bukannya dulu gue dan Dani sering mengatakan kalau Tari wanita tidak benar, tapi kamu selalu tidak percaya dan menuduh kami cemburu. Jadi percuma gue bilang Tari mantan gue mana percaya kamu. Lagian kamu seharusnya berterima kasih sama gue Ar, kalau Tari gak ninggalin Lo mana mungkin sekarang kamu jadi suaminya Dira. Mungkin sekarang kamu sedang di poroti oleh Tari sampai bangkrut." Ucap Bimo sembari menikmati kopinya.


"Tapi gara-gara masalah ini gue sudah nyakitin hati Bini gue bim, gue sudah banyak salah sama Dira." Ucap Arya terlihat menyesal.


"Sudah sudah jangan berdebat lagi, jadikan ini sebagai pembelajaran buat kalian berdua. Setiap kejadian pasti ada hikmahnya. Gue heran punya sahabat seperti kalian bisa-bisanya terjerat dengan wanita seperti Tari, kalau gue mah liat modelannya udah ogah, gak bersyukur kalian punya istri seperti Dira dan Bunga." Cibir Dani.

__ADS_1


"Alah Lo juga gak beda jauh sama kita, sama-sama brengsek. Kerjanya Gonta ganti pasangan, kapan kamu nikah dan hidup dengan satu wanita. Gak capek Lo kayak gini terus?" Tanya Bimo.


"Ya elah Bim, mana mungkin si Dani hidup dengan satu wanita. Nanti kalau dia nikah besar kemungkinan akan poligami." Ejek Arya membuat Bimo tertawa.


"Enak aja kalau ngomong, gue akan nikah kalau sudah ketemu dengan wanita yang gue cintai. Kalian tahu gak gue sedang pdkt dengan pasien gue, cantik bro. Sepertinya dia yang akan jodoh gue." Ucap Dani dengan percaya diri.


"Alah jangan kepedean Lo, kita semua gak tahu siapa yang akan jadi jodoh kita. Buktinya gue dan Bimo, pacaran sama siapa nikahnya sama siapa. Gue cuma kasih satu pesan untuk Lo Dan. Siapa pun nanti yang akan jadi jodohmu, kamu wajib mencintainya walau wanita itu bukan pasangan yang kamu inginkan. Menikah dengan wanita yang kita cintai adalah impian tetapi ingat mencintai wanita yang kita nikahi adalah kewajiban. Belajarlah dari kisah gue bro." Ucap Arya memberi nasehat pada sahabatnya.


Gak lama lagi novel Menanti cinta suamiku sepertinya akan tamat, author sudah ada rencana buat novel tentang kisah percintaannya Dani tapi sepertinya akan di buat setelah novel baru ini deh, atau doain aja biar author bisa buat dua novel sekaligus. hehehehe.

__ADS_1


Maaf sudah beberapa hari ini gak up, karena author kurang enak badan. Tapi Alhamdulillah hari ini sudah mulai enakan.


__ADS_2