Menanti Cinta Suamiku

Menanti Cinta Suamiku
Bertemu kembali


__ADS_3

Arya sedang menemani sang istri belanja bulanan di supermarket yang ada di dekat perusahaan sang istri, seperti biasa Arya yang akan mendorong troli yang berisi belajaan mereka mengikuti kemana Dira melangkah mencari barang apa yang mereka butuhkan. Banyak orang yang iri melihat kemesraan keduanya yang terlihat seperti pengantin baru. Seorang anak kecil menabrak Dira yang sedang memilih sibuk memilih buah.


"Astaga ya Allah nak, apa ada yang sakit?" Tanya Dira khawatir sembari membantu anak itu berdiri.


"Tidak Tante, maaf ya Tante tadi aku gak hati-hati jalannya jadi nabrak Tante deh." Ucap bocah tersebut meminta maaf.


"Tidak apa-apa nak, lain kali hati-hati ya."


"Orang tua kamu mana nak, apa kamu terpisah dari mereka?" Tanya Arya.


"Astaga nak ternyata kamu disini, mama kira kamu hilang." Ucap seorang perempuan langsung memeluk gadis kecil itu.


"Maafin Vivi udah buat mama khawatir, Vivi janji gak akan nakal lagi."

__ADS_1


"Janji ya sayang, papa dan mama cari Vivi kemana-mana Lo dari tadi. Vivi ngapain disini, apa anak mama buat kesalahan?" Tanya perempuan itu.


"Maaf ma, Tadi Vivi lari-lari dan gak sengaja nabrak Tante ini. Tapi Vivi sudah minta maaf kok."


"Anak pintar, ya sudah kalau gitu kita ke tempat papa ya. Maaf ya mbak tadi anak saya sudah nabrak mmmm ...." Ucap Tari menggantung.


Deg....


Bukankah hari ini adalah hari yang di nanti oleh Tari dimana ia bisa bertemu dengan Dira dan Arya untuk meminta maaf atas semua kesalahannya di masa lalu. Tetapi entah kemana keberaniannya itu sehingga ia merasa takut menghadapi kedua orang itu.


"Ternyata kamu sudah bebas dari penjara, apa ini akal-akalan kamu untuk kembali mengusik keluargaku?" Tuduh Arya yang curiga dengan kemunculan mantannya itu secara tiba-tiba.


"Kak jangan seperti itu, kita kan gak sengaja ketemu disini." Ucap Dira menenangkan suaminya.

__ADS_1


"Jangan terlalu baik Dira, ini semua pasti rencana busuknya yang ingin merusak keluarga kita lagi." Arya sudah tidak percaya lagi pada wanita yang ada di hadapannya itu.


Mendengar ucapan Arya membuat Tari menangis ternyata orang-orang masih menganggapnya sebagai perempuan jahat padahal ia sudah bertaubat. Tanpa aba-aba Tari langsung bersujud di depan Dira memegang kaki wanita itu sembari mengucapkan kata maaf yang sudah lama ingin ia utarakan.


"Maafkan aku Dira, maaf karena sudah menghancurkan hidupmu. Maaf karena kelakuanku kamu kehilangan kedua orang tuamu dan maaf karena aku ingin merebut suamimu dulu. Tolong maafkan aku Dira. Sungguh aku sangat menyesal." Tangis Tari pecah membuat semua pengunjung supermarket memperhatikan mereka. Seorang laki-laki mendekati mereka dan membantu Tari untuk berdiri.


"Apa yang kamu lakukan Tari, ayo berdiri." Ucap lelaki itu.


"Iya Tari jangan seperti ini, semua orang memperhatikan kita. Ayo berdirilah." Dira ikut membantu Tari berdiri.


"Tidak Dira, aku tidak akan berdiri sebelum kamu memaafkan aku. Hidupku tidak tenang sebelum kamu memaafkan semua kesalahanku." Tangis Tari.


"Aku sudah memaafkan kamu tari, jadi ayo berdiri." Ucap Dira.

__ADS_1


__ADS_2