
...Cemburu adalah salah satu bentuk cinta. Tapi cemburu terus menerus bukanlah cinta. Karena cinta butuh rasa percaya....
...Happy Reading...
Hari ini adalah jadwal Nafisah ke dokter dan Nafisah pun sudah siap.
" Mau kemana?. " Tanya Altaf
" Hari ini jadwal Fisah ke dokter. "
" Astagfirullah mas lupa kalau hari ini jadwal mu periksa, kalau gitu mas antar ya. " Ucap Altaf.
" Tidak usah mas, fisah bisa naik taksi online saja lagi pula mas bukannya ada meeting hari ini. "
" Ya mas ada meeting tapi mas mau antar kamu nggak ada penolakan, sebentar mas ambil kunci mobil dulu. " Ucap Altaf yang langsung lari ke atas untuk mengambil kunci mobil.
" Ayok. "
...•••...
" Fisah. "
" Ya mas?. " Nafisah menengok ke arah Altaf
" Mas minta maaf ya hanya bisa mengantar saja karena meeting akan di mulai." Ujar Altaf
" Ya mas tidak apa mas ke kantor saja, Fisah bisa sendiri ko. "
" Pulang nya nanti mas jemput atau nanti mas akan suruh supir menjemput mu. " Ucap Altaf
" Tidak usah mas, fisah naik taksi online saja lagian Fisah mau ke kampung pemulung. " Ujar Nafisah
__ADS_1
" Mau ngapain ke sana. "
" Fisah mau ketemu rara. " Ucap Nafisah
" Rara?. " Tanya Altaf yang bingung
" Rara adalah salah satu anak pemulung di sana, mas mengizinkan Fisah ke sana kan?. "
" Ya aku izinkan kalau gitu aku pergi ke kantor sekarang, nanti kabari aku kalau kamu sudah di sana. " Ucap Altaf, Nafisah mengangguk saja dan tak lupa mencium tangan Altaf.
...•••...
" Baik ibu Nafisah untuk pemeriksaan selanjut nya minggu depan jika luka nya sudah membaik perbannya bisa di buka. " Ucap dokter
Nafisah hanya mengangguk sambil membenarkan hijabnya.
" Kalau gitu saya akan kasih resep untuk obat luar nya. " Ucap dokter
Nafisah melirik jam sudah siang dan ini waktu nya istirahat, dia berniat untuk ke kantor suaminya untuk memberi makanan. Mungkin dia akan membeli makanan di dekat sini.
" Terima kasih dok, kalau gitu saya permisi. " Ucap Nafisah
" Ya silahkan. "
" Mari dok. " Ucap Nafisah tersenyum yang di balas dokter juga dengan senyuman.
Nafisah langsung ke apotik dan tak lupa juga singgah ke tempat makan untuk membeli makan siang suami nya.
...•••...
" Maaf sebelum nya ibu mencari siapa?. " Tanya resepsionis di kantor Altaf.
__ADS_1
" Pak Altaf nya ada kan. " Ujar Nafisah
" Pak Altaf sedang di luar tapi katanya sudah mau balik lagi si, kalau boleh saya tau ibu siapa nya pak Al ya?. " Tanya Wanita itu.
" Saya istrinya. "
" Oh Ibu Nafisah, kalau gitu ibu boleh menunggu di ruangannya saja. " Ujarnya.
" Eum saya nitip ini saja soalnya saya buru-buru. " Ucap Nafisah
" Baik bu, nanti saya akan kasih ke Pak Altaf. "
" Kalau gitu saya permisi. " Ujar Nafisah yang langsung keluar dari kantor itu.
Tapi Nafisah tak sengaja berpapasan dengan mobil Tyas dan tak lama keluar lah Tyas dan pria berkacamata yaitu Altaf.
Nafisah sempat kaget
" Nafisah. " Panggil Tyas, Nafisah hanya diam menatap Altaf sekilas lalu dia memandang lurus saja.
" Kamu ngapain di sini?. " Tanya Altaf tapi Nafisah masih diam
" Permisi. " Nafisah hanya mengucapkan itu dan berjalan tapi tangannya di tahan oleh Altaf
" Jawab dulu. "
" Maaf mas, Fisah sudah di tunggu anak-anak." Ucap Nafisah menepis tangan Altaf dan langsung berjalan sedikit berlari ke arah taksi online yang sudah ia pesan.
" Al maaf ya jadi buat suasana salah paham. " Ucap Tyas.
" It's oke Tyas kalau gitu aku mau kejar Nafisah."
__ADS_1
" Ya al harus kamu kejar dia dan tolong sampaikan maaf ku ya. " Ucap Tyas yang tak enak, Altaf hanya mengangguk dam langsung berlari ke arah mobil yang dia parkir kan tak jauh dari lobby kantor.
To be continue...