Menanti Cinta Suamiku

Menanti Cinta Suamiku
Bagian 52


__ADS_3

...Happy Reading...


Sebelum mereka ke Bandara, Altaf dan Nafisah singgah untuk membeli oleh-oleh untuk di bawa pulang ke Jakarta.


Nafisah kalau sudah melihat kuliner seperti ini pasti dia akan excited sekali.


" Sayang, mas beli ini ya. " Ucap Altaf yang menunjuk sarung yang perpaduan warna ungu dan hitam itu.


v


" Ambil saja mas kalau mas suka. " Ucap Nafisah yang sedang asik memilih kaos untuk mbok dan supir pribadi Altaf.


" Mas sudah belanja nya?. " Tanya Nafisah yang saat melihat Altaf masih asik memilih sarung untuk supir dan para pegawai nya.


" Sudah sayang. "


Mereka pun langsung membayar belanjaan setelah itu langsung bergegas menuju Bandara.


...•••...


# Bandara


Mereka langsung check in untuk penerbangan sebenarnya yang check in Altaf saja karena Nafisah kecapean jadi memilih duduk di kursi.


" mau makan apa?. " Tanya Altaf saat baru saja datang sehabis check in.


" Eum beli roti saja mas, Fisah belum mau makan nasi. " Ucap Nafisah yang sedang duduk di kursi.

__ADS_1


" Ya sudah tunggu sini, mas belikan dulu. " Ucap Altaf yang langsung berjalan ke arah supermarket yang ada di sebrang dia, Nafisah hanya mengangguk.


" Nafisah. " panggil seseorang, nafisah menengok ke arahnya.


" Mba Tyas." Sahut Nafisah saat melihat orang yang memanggilnya itu Tyas.


" Kamu sendiri? Altaf mana?. " Tanya Tyas kepada Nafisah.


" Ah tidak ko mba fisah bersama mas Altaf tapi mas altaf sedang ke supermarket. " Ucap Nafisah.


" Sayang. "


" Altaf hey. " Ucap Tyas yang langsung memeluk Altaf, Altaf terdiam sedangkan Nafisah memilih untuk diam juga.


" Apa kabar?. " Tanya Tyas yang melepaskan pelukannya.


" Kamu darimana? atau mau kemana?. " Tanya Altaf ke Tyas.


" Eum mau ke Pontianak tadi abis Dinas saja. " Ucap Tyas.


Oh ya semenjak bercerai dengan Altaf, Tyas berjualan cosmetic untuk memenuhi kebutuhannya dan sekarang usaha yang di kembangkan lumayan pesat dan ramai.


" Wahh orang sibuk nih. " Ucap Altaf


" Ah enggak ko Al biasa aja, oh ya kalian berdua sendiri ngapain di sini?. " Tanya Tyas ke Nafisah dan Altaf.


" Kita disini abis liburan saja. " Lagi dan lagi yang menjawab adalah Altaf.

__ADS_1


" Mas, fisah mau ke toilet dulu masih lama kan pesawatnya." Ucap Nafisah yang sengaja pamit karena dia udah muak melihat kedekatan ini, mereka berdua tak menganggap Nafisah ada.


Nafisah langsung pergi tanpa mendengar ucapan Altaf yang mengizinkan atau nggak karena dia sudah muak.


...•••...


Nafisah kembali dari toilet mereka berdua masih asik berbincang hingga ada pengumuman pesawat yang akan Nafisah dan Altaf naikin.


" Kalau gitu aku sama Nafisah duluan ya. " Ucap Altaf.


" Safe Flight ya kalian. " Ucap Tyas


" Safe Flight juga kamu Tyas. " Ucap Altaf berbeda dengan Nafisah yang hanya diam dan tersenyum saja.


# Di dalam pesawat


Nafisah tampak diam saja dan dia mengganti koneksi ponsel nya dengan mode pesawat.


Altaf melihat ke arah Nafisah yang diam saja. " Kamu kenapa?. "Tanya Altaf.


Nafisah tak menjawab dia malah memilih beranjak bangun untuk ke kamar mandi.


" Nafisah kenapa?. " Tanya Altaf dalam hati.


Altaf sangat bingung dengan sikap Nafisah tadi tapi dia tidak mau ribut di sini biar di selesaikan di rumah saja nanti.


Sekarang saat nya berdoa agar selamat sampai tujuan.

__ADS_1


To be continue...


__ADS_2