
...Bahagia itu sederhana, sesederhana hari-hari yang kita lalui bersama dilingkupi tawa yang terbalut dalam rasa semesta, cinta....
...Happy Reading...
" Sayang. "
Pagi Nafisah sudah di awali dengan teriakan Altaf yang ribet dengan keperluan nya sendiri.
" Ada apa mas?. " Tanya Nafisah yang datang agam sedikit tergesa-gesa.
" Tas laptop mas dimana?. " Tanya Altaf yang menanyakan keberadaan benda yang Nafisah sendiri juga tidak tau dimana.
" Loh bukannya mas taruh di situ biasanya. " Ucap Nafisah.
" Nggak ada sayang. "
" Coba di cari dulu dengan benar.. " Altaf pun berusaha mencari nya dengan teliti tak lama Altaf memasang muka tanpa rasa bersalah.
" Tuh kan ketemu makanya mas di cari dulu dengan teliti baru teriak-teriak. " Nasihat Nafisah membuat Altaf gemas sekali ingin mencubit nya.
__ADS_1
" Oh ya mas kita jalan jam berapa soalnya bunda nanya ke Fisah. "
" 20 menit lagi kita akan berangkat ke bandara. " Ucap Altaf yang langsung melirik jam tangannya.
" Ya sudah kalau gitu fisah akan mengabari bunda dan mas lanjut siap-siap lagi di cek lebih teliti mas, mas kan kebiasaan pasti nanti aja yang ketinggalan. " Ucap Nafisah yang mengomel karena suka kesal gitu sama Altaf yang agak sedikit pelupa ini.
" Ya sayang. "
" Jangan ya aja mas, di cek lagi. Awas saja sampai ada yang ketinggalan Fisah jitak nanti. " Titah Nafisah.
" Ya sayang nya mas yang bawel. " Ucap Altaf yang mengecup pipi Nafisah karena sudah saking gemas nya.
" Huft mas altaf ini selalu deh buat Nafisah serangan jantung mendadak seperti ini, suka sekali buat Nafisah merona kan udah kaya apaan tau nih pipi Nafisah. " Gumam Nafisah saat di tangga.
...•••...
" Sayang sudah semuanya kan?. " Tanya Altaf saat dia memasukkan koper di bagasi mobil nya.
" Sudah semuanya mas. " Jawab Nafisah saat dia sedang merapihkan baju nya.
__ADS_1
" Ya sudah ayo kita berangkat sekarang. " Ucap Altaf yang menutup bagasi mobilnya.
Sebelum pergi Nafisah tidak lupa berpamitan dengan Mbok sedangkan Altaf juga tidak lupa pamitan ke mbok karena mereka berdua sudah menganggap mbok itu orang tua mereka sendiri.
" Mbok Fisah pergi dulu ya sampai ketemu tiga hari ke depan. " Ujar Nafisah
" Ya non semoga kalian happy ya liburan nya dan mbok berharap sehabis pulang liburan non Fisah hamil. " Ucap Mbok.
" Amin mbok doakan Altaf semoga sukses buat anak nya. " Ucap Altaf yang frontal banget, Nafisah hanya mendelik kan matanya menatap Altaf dengan heran kenapa suami nya bisa seperti sekarang berbeda dengan Altaf yang dulu.
" Mbok selalu doakan untuk aden dan non yang terbaik." Ucap Mbok.
" Ya sudah yuk mas berangkat sekarang, mbok fisah pamit ya. Assalamualaikum. " Ucap Nafisah yang mencium tangan mbok karena dia tidak mau Altaf dan mbok membahas hal kaya tadi lebih lanjut lagi pasti nanti melantur kemana-mana.
...•••...
Oh ya Nafisah dan Altaf akan berlibur ke kalimantan timur. Kenapa mereka ke sana? karena ini permintaan Nafisah, menurut Nafisah kalimantan itu tempat yang sangat indah dan pasti banyak tempat yang bisa ia dan Altaf kunjungi sedangkan Altaf menurut saja bagi dia kalau Nafisah senang dia pun akan senang juga toh kalimantan juga emang indah sekali.
To be continue...
__ADS_1