
...Happy Reading...
Bandara Sungai Pinang, Samarinda.
Mereka berdua kini sudah tiba di Samarinda sungguh bahagia sekali mereka berdua terlebih Nafisah karena dia sangat ingin ke Kota Samarinda.
...•••...
Altaf memilih Hotel Mercure Samarinda untuk tempat beristirahat dia dan Nafisah.
" Assalamualaikum. " Ucap mereka saat memasuki kamar, Altaf dan Nafisah langsung menaruh koper nya.
" Mas bersih bersih dulu baru boleh tiduran di situ." Titah Nafisah saat melihat Altaf yang ingin merebahkan diri di kasur. Altaf pun melangkah kan kaki nya menuju kamar mandi.
" Sayang. " Teriak Altaf di dalam kamar mandi, Nafisah pun menghampiri ke depan kamar mandi.
" Ada apa mas. " Tanya Nafisah saat ia ada di depan kamar mandi.
" Tolong ambilkan handuk mas, mas lupa mengeluarkan nya dari koper. " Ujar Altaf dari dalam kamar mandi.
Tanpa menunggu lama Nafisah pun langsung mengambilkan handuk Altaf dari dalam koper.
Tok tok tok
" Mas. " Panggil Nafisah di depan kamar mandi, Altaf pun membuka sedikit pintunya.
" Makasih sayang. " Ucap Altaf yang langsung kembali menutup pintu kamar mandi.
Nafisah memilih menunggu di kasur sambil mengecek ponsel nya.
" Sayang. " Panggil Altaf, Nafisah pun menengok dan tiba-tiba Nafisah berteriak spontan karena kaget.
__ADS_1
" Astagfirullah MAS ALTAF. " Nafisah menutup mata nya dengan tangan karena dia baru saja melihat roti sobek di hadapannya.
Entah lah Nafisah kadang masih malu saat melihat pemandangan seperti ini meskipun ini bukan kali pertama dia melihatnya tapi selalu saja membuat deg-deg di hati nya bergejolak.
" Kamu kenapa?. " Tanya Altaf tanpa merasa berdosa sekali.
" Mas tuh ya bisa nggak sih kalau keluar kamar mandi jangan seperti ini. " Ucap Nafisah yang tidak mau menengok ke arah Altaf.
" Memang nya mas kenapa, ada yang salah dari mas. "
" Ya allah merasa tidak bersalah kamu mas. Mas kamu tuh ya bisa nggak si kalau keluar kamar mandi tuh bisa kan jangan kaya gini. " Ucap Nafisah.
" Loh memang nya mas kenapa si, sayang?. "
" Bisa kan tutupin roti sobek nya. " Ujar Nafisah, Altaf mengerutkan dahi nya bingung dengan maksud ucapan Nafisah.
Nafisah pun menunjuk ke arah dada bidang Altaf karen kesal Altaf tak peka dengan ucapannya.
" Wah ini toh yang kamu maksud, memangnya kenapa kalau mas seperti ini? nggak kuat iman ya." Ucap Altaf yang menggoda Nafisah.
" Mau kemana?. " Tanya Altaf
" Mau tenggelamin kepala Fisah di bath up kamar mandi. " Ujar Nafisah yang sudah kesal sekali sama Altaf.
Nafisah pun berlari ke kamar mandi sedangkan Altaf dia terkekeh geli melihat tingkah Nafisah yang malu-malu kaya gini.
" Sungguh menggemaskan sekali kamu Fisah. " Gumam Altaf.
Altaf pun bersiap-siap sambil menunggu Nafisah selesai mandi nya.
" Sayang. " Panggil Altaf
__ADS_1
" Ya mas. " Jawab Nafisah di dalam kamar mandi
" Kamu mandi apa tidur, sayang. Sudah hampir satu jam loh kamu di dalam kamar mandi. " Ujar Altaf.
" Ya ya mas bentar lagi. "
" Ish mas altaf ini nggak tau apa fisah kan sedang menahan malu kalau nanti ketemu mas gimana argh. " Ucap Nafisah dalam hati.
Nafisah pun melanjutkan mandi nya agar dia bisa cepat selesai mandi kalau nggak tar Altaf malah mengoceh tak jelas lagi.
" Ayo Nafisah kamu bisa. " Gumam Nafisah. Nafisah pun mematikan keran air lalu dia keluar membuka pintu kamar mandi.
" Sudah bertapa di dalam kamar mandi nya. " Ujar Altaf. Nafisah tidak menjawab nya melainkan dia mengambil hair dryer untuk mengeringkan rambut nya.
Oh ya, Nafisah sudah memakai baju nya, dia memang terbiasa membawa ganti setiap ingin mandi terlebih mengingat otak Altaf yang sudah mulai tidak jelas ini.
" Sayang, kita cari makan yuk di bawah. Mas lapar sekali. " Altaf mengajak Nafisah untuk mencari makan.
" Ya mas, sebentar Fisah ambil hijab Fisah sama tas Fisah. " Ucap Nafisah yang langsung melangkah ke arah meja kecil tempat dia menaruh tas nya tadi.
" Sudah yuk mas. " Ajak Nafisah, Altaf pun tanpa basi lagi menggandeng tangan Nafisah keluar dari kamar hotel untuk menuju ke restauran yang berada di hotel ini.
...•••...
Selesai mereka makan, Altaf pun menawarkan Nafisah untuk langsung balik kamar atau ingin jalan-jalan terlebih dahulu.
" Mau langsung balik kamar atau gimana?. " Tanya Altaf.
" Eum sepertinya kita bali kamar saja deh mas karena Fisah lelah sekali. " Ujar Nafisah yang memilih untuk istirahat saja.
Akhirnya mereka berdua pun istirahat.
__ADS_1
See you besok sama mereka berdua untuk pergi ke tempat yang sangat kece di Kota Samarinda.
To be continue...