
Bimo dengan setia menemani sang istri yang sedang melawan rasa sakit yang semakin menjadi, tak jarang tubuh Bimo tidak luput dari pelampiasan rasa sakit yang Bunga rasakan. Bimo memejamkan matanya menahan rasa sakit akibat kuku bunga yang sedari tadi mencengkram kuat tangannya untuk melampiaskan rasa sakit yang semakin menjadi. Bimo tidak marah atau protes saat tangannya terluka akibat dari tajamnya kuku sang istri menusuk kulit tangannya. Kini yang ada di pikirannya hanyalah sampai kapan istrinya menahan rasa sakit ini, lelaki itu tidak tega melihat istrinya kesakitan seperti ini.
ceklek....
Bimo segera melihat ke arah pintu, terlihat seorang Dokter Perempuan dan beberapa suster memasuki ruangan tersebut membuat Bimo sedikit bernapas lega.
"Sebentar ya pak, kami periksa istrinya dulu." Ucap sang Dokter dengan ramah.
Bimo hanya menganggukkan kepalanya saja, melihat Dokter dan para suster memeriksa istrinya.
"Alhamdulillah bukaannya sudah lengkap. Suster apa alatnya sudah siap semua?" Tanya Dokter tersebut.
"Sudah Dokter" Jawab seorang suster sembari mendorong alat-alat yang membuat Bimo menelan ludahnya dengan kasar.
Melihat alat-alat tersebut membuat Bimo merasa ngilu, apalagi melihat ada gunting, benang dan jahit di sana. Otaknya kini mulai berpikir, untuk apa alat itu berada di sini.
"Kenapa ada gunting,benang dan jaahit segala. Istriku mau melahirkan bukan mau jahit baju." Guman Bimo dalam hati.
__ADS_1
"Jika ibu Bunga merasakan ingin mengejan sudah boleh ya. Ibu harus mengejan bersamaan ketika kontraksi kembali ibu rasakan." Ucap dokter memberi instruksi.
Bunga menganggukkan kepalanya, dan ketika kontraksi itu mulai terasa, Bunga mulai mengejan sesuai dengan arahan Dokter. Bimo dengan setia di samping sang istri memberi semangat agar istrinya kuat. Berkali-kali Bunga mengejan tapi sang buah hati belum juga keluar, membuat calon papa baru itu semakin panik di tambah melihat wajah Bunga yang pucat dan lelah.
"Sakit Dokter, aku sudah gak kuat lagi Dokter." Ucap Bunga dengan suara lemahnya.
"Sedikit lagi Bu, jangan menyerah ayo coba lagi. Rambut bayinya sudah kelihatan, ayo coba mengejan lagi." Ucap Dokter menyemangati Bunga.
"Ayo coba lagi sayang, kamu pasti kuat. Dengar Dokter bilang apa, rambutnya sudah kelihatan itu. coba lagi sayang jangan menyerah kamu kuat." Ucap Bimo memberikan semangat pada Bunga.
"Iya Bu, ibu pasti bisa. Dedek bayinya sudah tidak sabar untuk bertemu dengan mama papanya. Coba sekali lagi ibu pasti bisa." Tambah para suster yang kini ikut memberi semangat untuk Bunga.
"Aku tidak boleh menyerah, bukankah selama ini aku selalu menantikan kehadiran anak yang lahir dari rahimku sendiri. Aku tidak boleh lemah, anakku harus selamat, aku pasti bisa." Ucap Bunga dalam hatinya.
Dengan sekuat tenaga, Bunga kembali mengejan dan kali ini berhasil. Terdengar suara tangis bayi yang begitu nyaring memenuhi seluruh ruangan bersalin.
"Alhamdulillah, bayinya laki-laki ya pak Bu." Ucap Dokter tersebut.
__ADS_1
Bunga dan Bimo menangis terharu melihat sang buah hati yang sudah lama mereka nanti kini sudah lahir ke dunia menambah kebahagiaan dalam rumah tangga mereka. Bunga yang sempat di vonis Dokter sulit untuk hamil akhirnya memberikan seorang anak untuk Bimo, kini bunga bahagia karena sudah menjadi wanita seutuhnya.
"Terima kasih sayang aku mencintaimu sangat mencintaimu." Ucap Bimo mengecup kening Bunga.
Bunga hanya tersenyum rasanya ia belum mampu untuk berkata-kata, rasa haru sepasang suami istri itu harus terganggu dengan ucapan sang Dokter yang mampu membuat Bimo membulatkan matanya.
"Sepertinya terjadi robekan jalan lahir, ibu Bunga perlu dilakukan hecting."
"Maksudnya Dok?" Tanya Bimo yang tidak paham dengan ucapan Dokter.
"Karena terjadi robekan pada jalan lahir, jadi ibu bunga perlu di jahit ya pak." Beritahu Dokter tersebut.
Bimo merinding saat melihat Dokter akan melakukan hecting pada Bunga dan benar saja saat dokter tersebut memulai pekerjaannya terdengar suara jeritan Bunga.
"Aaakkhhh...."
Sudah dulu lanjut besok lagi, author jadi ngilu nih keingat waktu lahiran apalagi waktu di hecting rasanya "Ahh MANTAP"
__ADS_1
Jangan lupa like komentar vote dan hadiahnya agar author lebih semangat terimakasih.