Menanti Cinta Suamiku

Menanti Cinta Suamiku
Operasi Berhasil


__ADS_3

Semua orang menunggu dengan cemas di depan ruang operasi , hanya keheningan serta doa yang di panjatkan dalam hati masing-masing yang menunggu operasi tersebut. Berharap operasi berjalan dengan lancar dan sesuai harapan, Dira bisa kembali sehat dan berkumpul dengan keluarga kecilnya.


Arya tidak bisa duduk diam menunggu sang istri yang sedang berjuang di dalam ruang operasi, jantungnya berdetak kencang menunggu operasi selesai. Takut, gelisah dan gamang menanti hasil akhir operasi yang membuat Arya tidak bisa duduk tenang dengan tenang.


"Nak duduklah, tenangkan hatimu. Dira hanya butuh doa dari kita." Tegur Hendra pada putranya.


"Tidak bisa pa, kenapa operasinya lama sekali? Arya tidak akan tenang sebelum tahu kondisi istri Arya pa."


"Serahkan semua pada Allah nak, insya Allah Dira akan sembuh." Tambah Davina yang kini ikut menenangkan putranya.

__ADS_1


Arya akhirnya mengikuti saran dari kedua orangtuanya, laki-laki itu kini duduk di antara Davina dan Hendra. Semua orang menunggu dalam diam tidak ada yang bersuara karena semua fokus dengan doa-doa yang mereka panjatkan, berharap Tuhan berbelas kasih pada mereka yang menginginkan kesembuhan Dira.


Terdengar suara pintu ruang operasi terbuka, membuat semua orang langsung bangkit dari tempat duduk mereka. Tidak sabar ingin mendengar kabar dari seseorang yang bisa di tanya perihal kondisi Dira saat ini.


Arya langsung menghampiri Dani yang baru saja keluar dari ruang operasi dengan seorang perawat. Menanyakan banyak pertanyaan pada Dokter spesialis jantung tersebut. Dani hanya menghela napas saat menghadapi sepupu sekaligus sahabatnya itu. Terlihat Arya tidak sabar atau terlalu takut akan kondisi istrinya.


"Sabar nak, jaga emosimu. Biarkan Dani menjelaskan kondisi istrimu." Tegur Hendra melihat tingkah Arya yang tidak sabaran.


"Kondisi Dira sekarang ini sudah membaik, operasinya berjalan lancar sehingga tidak perlu dilakukan tranplantasi jantung. Ini adalah suatu keajaiban karena sebelumnya Dira sudah di vonis akan sulit untuk bertahan. Allah masih berbaik hati pada kita sehingga Dira masih di izinkan untuk berkumpul bersama kita. Ini semua berkat doa dan dukungan dari orang-orang yang menyayangi Dira, sehingga Dira semakin semangat untuk sembuh." Tutur Dani menjelaskan.

__ADS_1


Tanpa di duga Arya langsung memeluk erat Dani, beban yang selama ini bersarang di pundaknya seketika hilang saat mendengar kabar baik dari Dani. Rasa takut yang sedari tadi menemaninya kini tidak dirasa lagi. Arya sangat bahagia mendengar kabar sang istri yang berhasil menjalani operasi jantung yang sangat beresiko itu.


"Terima kasih Dan, Lo emang sahabat terbaik gue. gue janji akan menjaga Dira dengan baik, gue akan berjuang agar Dira bahagia hidup bersama gue. Gue akan melimpahi Dira dengan cinta gue di setiap harinya, gue tidak akan mengulangi kesalahan gue di masa lalu." Ucap Arya yang kini terisak menahan haru.


" Gue pegang janji Lo Ar, jangan ulangi kesalahan kamu. Jagalah Dira dengan baik, karena Tuhan masih memberi kamu kesempatan untuk membahagiakan istrimu." Ucap Dani bijak.


Arya langsung menganggukkan kepalanya, terlihat Davina dan Hendra mendekati Arya yang masih menangis, memberi pelukan pada putra semata wayang mereka.


"Alhamdulillah ya Allah karena telah mengabulkan doa kami semua. Nak ini adalah hadiah dari Allah, mulai sekarang jadilah suami dan ayah yang baik untuk istri dan kedua anakmu. Mama doakan kamu bisa bahagia bersama keluarga kecil kamu.

__ADS_1


__ADS_2