Menanti Cinta Suamiku

Menanti Cinta Suamiku
Ancaman Arya


__ADS_3

Tari semakin diliputi rasa bersalah setelah pengacara keluarga Arya menceritakan penyakit yang di derita Dira, wanita itu tidak menyangka jika selama ini Dira mengidap penyakit yang sangat serius. Semakin besar rasa kagum Tari pada Dira yang rela mempertaruhkan nyawanya demi anaknya.


Kini Tari hanya bisa berdoa semoga Dira segera sadar dari komanya dan segera dapat di angkat penyakitnya. Tari juga berharap suatu saat bisa bertemu dengan Dira untuk meminta maaf atas semua kesalahan yang ia lakukan. Kini Tari harus bersabar untuk melewati masa hukumannya agar bisa keluar dari dalam penjara dan memulai hidup baru.


*


*

__ADS_1


*


Sudah tiga bulan ia dengan setia menemani Dira yang masih terbaring koma, tidak ada kemajuan membuat Arya sedih dan prustasi. Sang istri masih setia dengan tidur panjangnya. Bahkan silih berganti keluarga dan kerabat serta sahabat Dira dan Arya datang untuk menjenguk Dira. Bahkan Dani, Bimo dan Bunga sering mengunjungi Dira, memberikan semangat untuk Arya agar lebih kuat dan sabar, ketiganya sangat sedih melihat Arya yang begitu bersedih dengan keadaan Dira, mungkin ini adalah salah satu balasan untuk Arya yang dulu menyia-nyiakan istri sebaik Dira. Tuhan menghukum Arya dengan sakit yang di derita Dira. Arya menjalani hidupnya dalam rasa takut dan menyesal. Menyesal karena sudah pernah menyakiti Dira dan Takut jika Dira meninggalkannya.


Arya dengan hati-hati menyeka seluruh badan Dira, rutinitas yang selalu ia lakukan selama Dira koma. Lelaki itu tidak memperbolehkan perawat untuk melakukannya. Arya ingin tugas itu hanya dia yang melakukannya, rasanya tidak rela jika tubuh istrinya di lihat oleh orang lain walau yang melakukannya perawat perempuan.


Arya selalu mengajak Dira berkomunikasi, seperti sekarang ini ia berbicara panjang lebar setelah selesai membersihkan tubuh Dira. Arya meneteskan air matanya saat melihat Dira meneteskan air matanya, pemandangan yang ia saksikan selam tiga bulan ini jika ia menceritakan kedua anak mereka.

__ADS_1


"Kenapa kamu hanya menangis saja Dira, bangunlah jika kamu ingin merawat kedua anak kita atau kamu mau jika kakak mencarikan mereka ibu baru. Baiklah kalau kamu tidak mau bangun, nanti kakak akan menikah lagi dan si kembar punya mama baru." Ucap Arya mengancam istrinya.


Arya yang sudah prustasi terpaksa mengatakan hal tersebut, sudah berbagai cara ia coba untuk membuat Dira sadar tapi tidak berhasil, kali ini muncul ide jahil di otak Arya. Berharap sang istri terpancing dengan ancamannya. Tidak di sangka apa yang di harapkan Arya benar terjadi, Dira mulai menggerakkan tangannya dengan ajaib mata Dira mulai terbuka dengan pelan membuat Arya menangis terharu, dengan cepat Arya menekan tombol nurse call untuk memanggil perawat.


"Alhamdulillah ya Allah, sebentar ya sayang sebentar lagi Dokter dan perawat akan datang untuk memeriksa kamu." Ucap Arya menciumi tangan Dira.


Maaf up-nya segini dulu author lagi sakit, doain author sehat ya teman-teman biar bisa aktif up-nya.

__ADS_1


__ADS_2