Menanti Cinta Suamiku

Menanti Cinta Suamiku
Semakin Memanas


__ADS_3

Keduanya kini sudah berada di cafe yang ada di depan rumah sakit. Awalnya Arya protes karena sahabatnya itu malah membawanya ke cafe tersebut bukannya membeli batagor seperti yang Bimo katakan tadi.


"Kok ke sini Bim, bukannya mau beli batagor? Disini mana ada, kalau kamu mau cari batagor tuh disana." Tunjuk Arya dari dalam cafe, menunjuk Abang-abang penjual batagor yang memang berjualan tidak jauh dari cafe tempat mereka minum.


"Kita ngopi aja dulu, beli batagornya nanti saja. Sudah lama kita gak kumpul kayak gini. Sebentar lagi Dani juga datang kok. Kamu gak usah khawatir, istri kamu pasti aman bersama istriku." Ucap Bimo.


Sebenarnya membeli batagor hanyalah cara Bimo agar bisa membawa Arya keluar dari ruangan Dira, Bimo juga sudah mengkode sang istri dengan kedipan matanya saat Bunga mengerutkan keningnya. Pasalnya Bunga tidak sedang menginginkan makanan tersebut. Setelah mendapat kode dari suaminya akhirnya Bunga mengikuti permainan Bimo. Bunga juga penasaran dan akan mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya sedang di hadapi Dira. Jujur dari raut wajah Dira membuat bunga khawatir karena terlihat jelas temannya itu sedang banyak pikiran. Sedangkan Bimo juga akan mencari tahu apa yang terjadi diantara Arya dan Dira dengan perlahan tanpa harus memaksa Arya untuk bercerita, mungkin dengan sedikit pancingan sahabatnya itu mau cerita nantinya.


"Nah itu dia orang yang di tunggu-tunggu sudah datang." Ucap Bimo saat melihat Dani yang menghampiri meja mereka.

__ADS_1


"Lama amat sih pak dokter? Apa lagi sibuk godain suster-suster cantik. Jangan kelamaan main-main bro ingat umur, nanti barangmu karatan baru tahu rasa." Goda Bimo membuat ketiganya tertawa.


"Lebih baik jomblo begini bro dari pada sudah beristri tapi masih berhubungan dengan perempuan lain. Brengsek gak tuh." Sindir Dani menatap tajam sepupunya.


"Jangan sok suci jadi orang, bukannya kamu juga sering Gonta ganti cewek." Sambar Arya yang merasa tersindir.


"Gue memang bukan laki-laki baik bro tapi setidaknya gue tidak menyakiti wanita lain bro. Gue Gonta ganti pasangan juga atas dasar suka sama suka dan ingat satu lagi bro, gue itu masih lajang bukan pria beristri yang berselingkuh. Jadi tidak ada hati yang tersakiti. Berbeda dengan laki-laki yang sudah berkomitmen dalam ikatan pernikahan tapi masih menjalin hubungan dengan wanita lain." Ucap Dani membungkam mulut Arya.


"Kalian kenapa sih? Ada apa ini, apa gue melewatkan sesuatu?" Tanya Bimo.

__ADS_1


"Kenapa kamu gak bilang kalau dia juga ada di sini. Kalau tahu dia ada gue gak akan Sudi untuk datang ke sini." Ucap Dani kesal.


"Dani kamu kenapa sih, apa kamu ada masalah dengan Arya. Hey kita ini sahabat kalau ada masalah di selesaikan dengan baik-baik, bukan begini caranya." Ucap Bimo mencoba menasehati kedua sahabatnya itu.


"Gue udah coba untuk bicara baik-baik dengannya tapi dia gak mau dengar ucapan gue Bim. Asal Lo tahu, dia sudah menyakiti hati istrinya dengan berselingkuh dengan wanita murahan itu." Ucap Dani.


"Cukup Dani, jaga batasan kamu. Tari bukan wanita murahan." Ucap Arya murka, keadaan semakin memanas.


"Tari?" ucap Bimo.

__ADS_1


maaf up-nya baru hari ini, kemarin anak pertama saya demam, malamnya pak suami sakit gigi ditambah anak kedua author juga rewel karena lagi-lagi tumbuh gigi. sehingga author gak sempat up. Tapi hari ini sudah berobat dan Alhamdulillah semuanya sudah mulai membaik.


Jangan lupa like komentar vote dan hadiahnya agar author lebih semangat up-nya.


__ADS_2